Nelayan Tidak Bisa Beroperasi, Korut Kekurangan Pasokan Ikan

Kamis, 28 Januari 2021 - 05:46 WIB
loading...
A A A
Warga asing biasanya memanggil kapal penangkap ikan Korut sebagai armada gelap. Sebab, selain tidak memiliki perlengkapan lengkap, kapal-kapal itu tidak pernah muncul di dalam sistem pengawasan umum dan terkadang melanggar regulasi. Puluhan kapal tersebut juga sering ditemukan terdampar di pesisir Jepang.

Peneliti senior dari Global Fishing Watch, Jaeyoon Park, mengatakan penurunan jumlah kapal penangkap cumi-cumi Korut mengindikasikan adanya penerapan protokol kesehatan (Prokes) Covid-19 oleh Korut. Namun, sejauh ini, tidak diketahui bagaimana Korut mengganti kebutuhan harian sea food mereka.

“Akses keluar masuk Korut sangat ketat. Pemimpin Korut, Kim Jong-un, tidak ingin virus Covid-19 masuk ke negaranya,” kata Park. Senada dengan Park, para ahli mengatakan Korut menutup perbatasan sejak tahun lalu karena khawatir pembludakan jumlah pasien akan melampaui kapasitas tempat dan petugas kesehatan.

(Baca juga: Peretas Rusia dan Korea Utara Incar Vaksin Covid-19 )

Sampai sekarang, pemerintah Korut menyatakan tidak ada kasus Covid-19 setelah diterapkannya prokes dan pengawasan yang sangat ketat di perbatasan, baik di perbatsan Korut-China ataupun Korut-Korsel. Pergerakan orang di dalam Korut juga amat dibatasi. Namun, pembatasan itu memiliki dampak yang besar.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Langka, Sekutu AS Minta...
Langka, Sekutu AS Minta Tolong Korut Cari Tentara Seoul yang Hilang di Perbatasan
Setelah Bikin Marah...
Setelah Bikin Marah Kim Jong-un, Korut Sukes Tembakkan Rudal dari Kapal Perang 5.000 Ton
Korut Tuding Jepang...
Korut Tuding Jepang Berubah Jadi Negara Perang, Apa Pemicunya?
5 Fakta Kim Jong-un...
5 Fakta Kim Jong-un Enggan Berbicara tentang Ibunya, Dijuluki Anak Haram dari Seorang Selir
Korut Masih Andalkan...
Korut Masih Andalkan Senjata Besar, Korsel Beralih ke 500.000 Prajurit Drone, Siapa Lebih Unggul?
Kim Jong-un Janji Kapal...
Kim Jong-un Janji Kapal Perang Korut Dilengkapi Senjata Nuklir, Momok bagi AS
Benarkah Song Joong...
Benarkah Song Joong Ki dan Katy Louise Saunders Cerai? Ini Faktanya
Serangan Rudal Iran...
Serangan Rudal Iran Hantam Pangkalan Militer di Yordania, Korban Jiwa Tentara AS Bertambah
Rekomendasi
Sebut Ada 3 Kancil Politik...
Sebut Ada 3 Kancil Politik Indonesia, Prabowo: Kalau Berkumpul, Bahaya
Pertamina Trans Kontinental...
Pertamina Trans Kontinental Ajak Siswa Lestarikan Ekosistem Laut
Dokter Tifa Sudah Pelajari...
Dokter Tifa Sudah Pelajari 10 Ribu Halaman Dokumen BAP sebelum Eksepsi Dikabulkan
Berita Terkini
Wali Kota New York Mamdani...
Wali Kota New York Mamdani dan Istrinya Terima Ancaman Pembunuhan
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
Infografis
4 Profesi yang Tidak...
4 Profesi yang Tidak Bisa Digantikan oleh Teknologi AI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved