NATO Desak Rusia Perpanjang Perjanjian Kontrol Senjata dengan AS
Minggu, 24 Januari 2021 - 11:36 WIB
loading...
Sekretaris Jenderal NATO, Jens Stoltenberg. mendesak Rusia untuk memperpanjang Perjanjian Pengurangan Senjata Strategis Baru (New START) dengan Amerika Serikat. Foto/REUTERS
A
A
A
BRUSSELS - NATO mendesak Rusia untuk memperpanjang Perjanjian Pengurangan Senjata Strategis Baru (New START) dengan Amerika Serikat (AS). NATO meminta Rusia untuk segera merespon secara resmi usulan AS untuk memperpanjang perjanjian kontrol senjata itu selama lima tahun ke depan.
"Saya menyambut baik pengumuman Presiden AS, Joe Biden dan niatnya untuk mengupayakan perpanjangan perjanjian New START," kata Sekretaris Jenderal NATO, Jens Stoltenberg. Baca juga: Rusia Sambut Baik Usulan Biden Perpanjang Perjanjian New START
"Saya telah berulang kali menyatakan bahwa kita tidak boleh berakhir dalam situasi di mana kita tidak memiliki kesepakatan, tidak ada batasan apa pun pada jumlah hulu ledak nuklir," sambungnya, seperti dilansir Anadolu Agency pada Minggu (24/1/2021).
Dia mengatakan perjanjian New START tidak boleh dibiarkan berakhir seperti perjanjian kontrol senjata lainnya dan semua sekutu NATO mendukung perjanjian New START.
“Karena itu, perpanjangan perjanjian New START bukanlah akhir. Ini harus menjadi awal dari upaya baru untuk memperkuat kontrol senjata internasional untuk melihat bagaimana kami dapat mencakup lebih banyak sistem senjata, dan juga mencakup lebih banyak negara, misalnya, China,” kata Stoltenberg.
"Saya menyambut baik pengumuman Presiden AS, Joe Biden dan niatnya untuk mengupayakan perpanjangan perjanjian New START," kata Sekretaris Jenderal NATO, Jens Stoltenberg. Baca juga: Rusia Sambut Baik Usulan Biden Perpanjang Perjanjian New START
"Saya telah berulang kali menyatakan bahwa kita tidak boleh berakhir dalam situasi di mana kita tidak memiliki kesepakatan, tidak ada batasan apa pun pada jumlah hulu ledak nuklir," sambungnya, seperti dilansir Anadolu Agency pada Minggu (24/1/2021).
Dia mengatakan perjanjian New START tidak boleh dibiarkan berakhir seperti perjanjian kontrol senjata lainnya dan semua sekutu NATO mendukung perjanjian New START.
“Karena itu, perpanjangan perjanjian New START bukanlah akhir. Ini harus menjadi awal dari upaya baru untuk memperkuat kontrol senjata internasional untuk melihat bagaimana kami dapat mencakup lebih banyak sistem senjata, dan juga mencakup lebih banyak negara, misalnya, China,” kata Stoltenberg.
Lihat Juga :