Wanita Iran Pengacara HAM Dijebloskan Lagi ke Penjara yang Terkenal Kejam
Sabtu, 23 Januari 2021 - 14:51 WIB
loading...
Nasrin Sotoudeh, 57, pengacara HAM terkemuka Iran yang dijebloskan ke penjara atas tuduhan spionase. Foto/The Iran Project
A
A
A
TEHERAN - Nasrin Sotoudeh, 57, pengacara hak asasi manusia (HAM) terkemuka Iran , dijebloskan lagi ke penjara yang terkenal kejam pekan ini setelah dibebaskan sementara karena masalah kesehatan.
Sotoudeh ditahan lagi ke penjara Qarchak beberapa hari setelah dia menjalani angiogram di sebuah rumah sakit di Teheran.
Baca juga: Uskup Agung Yunani Menghina Islam, Bilang Islam Bukan Agama
“Sayangnya, kondisi tahanan di Iran menyedihkan, dan tahanan dengan masalah fisik dan penyakit menjadi lebih buruk,” tulis suaminya, Reza Khandan, di Twitter, hari Jumat (22/1/2021) seperti dikutip Al Arabiya English.
Sotoudeh, pemenang hadiah Sakharov Parlemen Eropa, ditangkap pada tahun 2018 atas tuduhan spionase, menyebarkan propaganda, dan menghina pemimpin tertinggi Iran. Dia menyangkal semua tuduhan.
Sotoudeh ditahan lagi ke penjara Qarchak beberapa hari setelah dia menjalani angiogram di sebuah rumah sakit di Teheran.
Baca juga: Uskup Agung Yunani Menghina Islam, Bilang Islam Bukan Agama
“Sayangnya, kondisi tahanan di Iran menyedihkan, dan tahanan dengan masalah fisik dan penyakit menjadi lebih buruk,” tulis suaminya, Reza Khandan, di Twitter, hari Jumat (22/1/2021) seperti dikutip Al Arabiya English.
Sotoudeh, pemenang hadiah Sakharov Parlemen Eropa, ditangkap pada tahun 2018 atas tuduhan spionase, menyebarkan propaganda, dan menghina pemimpin tertinggi Iran. Dia menyangkal semua tuduhan.
Lihat Juga :