UEA Borong 50 Jet F-35 dan 18 Drone, AS Raup Rp324 Triliun

Sabtu, 23 Januari 2021 - 09:40 WIB
loading...
UEA Borong 50 Jet F-35...
Pesawat jet tempur siluman F-35 Lightning II Lockheed Martin Amerika Serikat. Foto/REUTERS
A A A
WASHINGTON - Uni Emirat Arab (UEA) mengonfirmasi pada hari Jumat bahwa mereka telah menandatangani perjanjian dengan Amerika Serikat (AS) untuk membeli 50 unit jet tempur siluman F-35 , 18 drone bersenjata dan peralatan pertahanan lainnya. Nilai kesepakatan yang diraup Washington senilai USD23 miliar atau lebih dari Rp324 triliun.

Kesepakatan diteken pada saat-saat terakhir Donald Trump berkuasa sebagai presiden Amerika Serikat.

Baca juga: UEA Teken Kesepakatan dengan AS untuk Beli 50 F-35 dan 18 Drone Tempur

Kedutaan Besar UEA di Washington mengatakan dalam sebuah pernyataan di situs webnya bahwa surat perjanjian telah diselesaikan pada hari Selasa mengonfirmasikan persyaratan pembelian, termasuk biaya, spesifikasi teknis, dan jadwal pengiriman yang diantisipasi.

UEA, sekutu dekat AS, telah lama menyatakan minatnya untuk memperoleh jet tempur siluman F-35 buatan Lockheed Martin.

Kedutaan Emirat mengatakan kontrak tersebut mencakup sebanyak 50 pesawat tempur F-35A senilai USD10,4 miliar, 18 drone MQ-9B senilai USD2,97 miliar, dan berbagai amunisi senilai USD10 miliar.

Kedutaan tidak menyebutkan tanggal pengiriman final untuk jet tempur F-35, tetapi orang-orang yang mengetahui masalah itu mengatakan kepada Reuters, Sabtu (23/1/2021), bahwa proposal awal yang dikirim ke UEA mengatakan jadwal pengiriman adalah tahun 2027.

Pada bulan Desember, Senat AS menolak upaya untuk memblokir transaksi yang menurut penentang sedang dilakukan dengan terburu-buru.

Baca juga: Uskup Agung Yunani Menghina Islam, Bilang Islam Bukan Agama

Pernyataan kedutaan mengatakan negara Teluk Arab itu berkomitmen untuk menurunkan eskalasi di wilayah tersebut dan bahwa paket pertahanan meningkatkan interoperabilitas militer AS-UEA.

"Transaksi itu juga konsisten dengan Strategi Pertahanan Nasional AS bipartisan yang memungkinkan mitra untuk mengambil lebih banyak tanggung jawab atas keamanan mereka sendiri dan kolektif di Timur Tengah," lanjut keduataan itu.

UEA mengatakan pada hari Kamis bahwa mereka berharap dapat bekerja sama dengan pemerintahan Presiden Joe Biden.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menhan Negara NATO Salahkan...
Menhan Negara NATO Salahkan Trump atas Penutupan Selat Hormuz
AS Kerahkan Sistem Rudal...
AS Kerahkan Sistem Rudal Canggih Typhon ke Jepang, Dapat Menargetkan China
Gunakan Mode Autopilot,...
Gunakan Mode Autopilot, Mobil Tesla Ini Malah Tabrak Rumah dan Tewaskan Penghuninya
Mengejutkan, 92% Warga...
Mengejutkan, 92% Warga Israel Yakin Iran Telah Menang Perang
Perundingan Iran-AS...
Perundingan Iran-AS Hasilkan 4 Kesepakatan Utama, Negosiator Teheran Sempat Walkout
Jenderal Iran Peringatkan...
Jenderal Iran Peringatkan Pasukan Israel: Tinggalkan Lebanon atau Diusir Secara Memalukan!
Timnas Iran Tinggalkan...
Timnas Iran Tinggalkan Surat Tulisan Tangan di Ruang Ganti Piala Dunia 2026
Suami Divonis 4 Tahun...
Suami Divonis 4 Tahun Penjara karena Paksa Istri Berhubungan Seks dengan 120 Pria
Momen PM Inggris Keir...
Momen PM Inggris Keir Starmer Tak Kuasa Menahan Tangis saat Umumkan Mundur
Rekomendasi
Wujudkan Liburan Impian...
Wujudkan Liburan Impian Tanpa Beban dengan Cashback Rp350.000
MLSC All-Stars 2026:...
MLSC All-Stars 2026: 12 Tim Terbaik Siap Berebut Gelar Juara di Kudus
Gunakan MT Gamkonora,...
Gunakan MT Gamkonora, Pertamina Patra Niaga Tambah 450 Ribu Barel Minyak
Berita Terkini
Rusia Tembak Jatuh 80...
Rusia Tembak Jatuh 80 Drone Ukraina, Kremlin Luncurkan Rudal Balistik Iskander
6 PM dalam 10 Tahun...
6 PM dalam 10 Tahun 44 Hari, Seperti Apa Politik Antrean di Inggris?
Jepang Naikkan Biaya...
Jepang Naikkan Biaya Visa sebanyak Lima Kali Lipat, Apa Pemicunya?
Tuntut Menteri Pendidikan...
Tuntut Menteri Pendidikan Mundur, Pendukung Partai Kecoa Berkemah di Jalanan
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Keir Starmer Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Upacara Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Digelar selama 6 Hari
Infografis
AS Kerahkan 15.000 Prajurit...
AS Kerahkan 15.000 Prajurit dan 100 Jet Tempur Amankan Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved