Putri Soleimani pada Trump yang Lengser: Anda Bunuh Ayah Saya, tapi Hidup Ketakutan

Kamis, 21 Januari 2021 - 07:48 WIB
loading...
Putri Soleimani pada...
Zaynab Soleimani, putri jenderal Iran yang dibunuh AS; Qassem Soleimani. Foto/Tehran Times
A A A
TEHERAN - Putri almarhum Jenderal Qassem Soleimani dari Iran menyambut sinis lengsernya Donald Trump sebagai presiden Amerika Serikat (AS). Dia mengatakan Trump selalu dia ingat sebagai pembunuh Jenderal Soleimani.

Baca juga : Joe Biden Presiden AS Disambut Antusias Perry Warjiyo, Dana Asing Bakal Mengucur Deras

"Trump, Anda membunuh ayah saya, jenderal yang memimpin kemenangan perang melawan ISIS/ al-Qaeda, dengan harapan menyimpang bahwa Anda akan dilihat sebagai semacam pahlawan,” tulis putri Soleimani, Zaynab Soleimani, di Twitter, Rabu (20/1/2021).

Baca juga :Khabib Nurmagomedov, Muslim Taat yang Bikin Joe Rogan Terkesan

"Tapi sebaliknya Anda dikalahkan, diisolasi dan dihancurkan, dipandang bukan sebagai pahlawan, tetapi orang yang hidup dalam ketakutan akan musuh. Ironisnya," lanjut dia.

Baca juga: Trump Tinggalkan Catatan untuk Biden di Gedung Putih lalu Hengkang, Apa Isinya?

Soleimani merupakan komandan Pasukan Quds, pasukan elite Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran, pada saat dibunuh AS dengan serangan pesawat nirawak atau drone bersenjata rudal pada 3 Januari 2020 di Baghdad. Militer AS mengonfirmasi bahwa pembunuhan itu atas perintah Trump.

Baca juga : Biden Sapu Bersih Kebijakan Trump Terkait Pandemi COVID-19

Selain putri Soleimani, Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif juga menyampaikan ucapan sinis atas lengsernya Trump dan para anak buahnya, termasuk Menteri Luar Negeri Mike Pompeo. "Pemerintahan Trump dibuang ke tong sampah sejarah dengan aib," tulis Zarif.

"Tapi ingatan tentang Jenderal Soleimani dan 1000-an yang dibunuh, cacat dan kelaparan makanan dan obat-obatan oleh negara Trump, terorisme dan kejahatan terhadap kemanusiaan, akan bersinar," lanjut Zarif, seperti dikutip Sputniknews, Kamis (21/1/2021). "Mungkin orang baru di DC terpelajar," imbuh Zarif merujuk pada pemerintahan Presiden Joe Biden.

Baca juga: Bill Clinton Tertidur saat Pelantikan Joe Biden sebagai Presiden AS

Pada hari Rabu Presiden terpilih AS Joe Biden dilantik dalam upacara dengan keamanan yang tidak biasa di Washington DC. Beberapa minggu sebelumnya, pendukung Trump melancarkan pemberontakan bersenjata dan menyerbu Gedung Capitol AS, membubarkan Kongres tetapi gagal dalam tujuan mereka untuk menghentikan sertifikasi hasil pemilu November 2020 yang menunjukkan Biden sebagai pemenang.

Biden telah mengindikasikan bahwa dia bersedia untuk membalikkan salah satu tindakan Trump yang paling merusak terhadap Iran, yakni penarikan AS dari kesepakatan nuklir Joint Comprehensive Plan of Action (JCPOA) pada 2018 lalu.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Swiss Ungkap Perundingan...
Swiss Ungkap Perundingan AS-Iran Tidak Jadi Digelar, Wapres Vance Batalkan Perjalanan
Jurnalis AS: Trump Tak...
Jurnalis AS: Trump Tak Konsultasi dengan Israel soal Iran untuk Lemahkan Posisi Netanyahu
Kecaman Wapres AS ke...
Kecaman Wapres AS ke Israel Makin Pedas: Senjatamu Dibayar dengan Uang Pajak Amerika!
Menteri Perang AS Kecam...
Menteri Perang AS Kecam Negara-negara NATO: Menumpang Gratis, tapi Tolak Bantu Melawan Iran!
FIFA Gencar Berantas...
FIFA Gencar Berantas Ujaran Kebencian di Piala Dunia 2026
WNI Dikeroyok dan Dianiaya...
WNI Dikeroyok dan Dianiaya di Malaysia, Polisi Amankan 4 Orang yang Terlibat
Viral, Ribuan Warga...
Viral, Ribuan Warga Malaysia Antre 2 Km di Bawah Terik Matahari untuk Melamar Kerja
Rekomendasi
Universitas Brawijaya...
Universitas Brawijaya Tembus Peringkat 616 Dunia di QS WUR 2027
DPR Sesalkan Anggaran...
DPR Sesalkan Anggaran Komnas HAM yang Substantif Hanya 6 Persen, Sisanya Administratif
Harga BBM Naik, Gunakan...
Harga BBM Naik, Gunakan iCAR V23 hanya Rp38 Ribu Seminggu
Berita Terkini
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Netanyahu Keras Kepala,...
Netanyahu Keras Kepala, Israel Tak akan Mundur dari Lebanon Selatan
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
Swiss Ungkap Perundingan...
Swiss Ungkap Perundingan AS-Iran Tidak Jadi Digelar, Wapres Vance Batalkan Perjalanan
Jurnalis AS: Trump Tak...
Jurnalis AS: Trump Tak Konsultasi dengan Israel soal Iran untuk Lemahkan Posisi Netanyahu
Infografis
Ryan Routh, Tersangka...
Ryan Routh, Tersangka yang Nyaris Bunuh Donald Trump dengan AK-47
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved