Berlomba Ciptakan Teknologi Kereta Cepat, China Juaranya
Kamis, 21 Januari 2021 - 05:37 WIB
loading...
A
A
A
Awalnya, kereta tersebut dirancang untuk melayani turis lokal dan asing menyusul akan digelarnya Olimpiade Tokyo pada tahun ini sebelum akhirnya ditunda pada 2021. Tokaido Shinkansen juga menjadi transportasi kereta cepat utama dan pertama selama pagelaran Olimpiade Musim Panas di Jepang pada 1964.
Dari segi desain, N700S tidak terlalu berbeda dengan model sebelumnya N700 dan N700A, kecuali logo barunya yang elegan. Namun, secara detail, N700S mengalami sedikit perubahan di bagian pipi dan lampu depan. Di bagian dalam, setiap kursi dilengkapi colokan listrik menyusul tingginya penggunaan ponsel.
Lampu di bagian dalam memancarkan cahaya yang lebih lembut hingga menciptakan suasana yang lebih tenang. Tempat penyimpanan barang dan tas di bagian atas akan menyala di setiap stasiun untuk mengingatkan penumpang atas barang mereka. Kereta terbaru juga dilengkapi gudang bagasi yang lebih luas.
Operasi N700S juga disebut lebih halus dan senyap setelah dipasangnya sistem suspensi aktif baru yang dapat menyerap pergerakan kereta. Selain meningkatkan kenyamanan, kereta terbaru juga dilengkapi sistem rem dan kendali otomatis yang lebih baik sehingga dapat berhenti lebih cepat dalam kondisi darurat.
“N700S juga dilengkapi baterai lithium-ion self-propulsion,” ungkap Central Japan Railway, dikutip CNN. “Sistem ini akan membuat kereta tetap beroperasi dalam jarak dekat ketika listrik terputus. Artinya, penumpang dapat sampai ke lokasi yang lebih aman daripada terdampar di terowongan selama gempa bumi.”
Central Japan Railway juga memasang lebih banyak kamera, yakni naik dari dua menjadi enam kamera per gerbong. Komponen yang digunakan juga lebih sedikit sehingga menyisakan ruangan yang lebih luas dibandingkan model sebelumnya. Hal ini akan membuat konsumsi energi lebih hemat dalam pembuatan kereta.
“Dengan membuat mekanisme yang lebih ringan dan lebih compact di bagian bawah lantai gerbong N700S, kami telah menciptakan standar baru,” kata Wakil Kepala Bagian Bisnis Kereta Central Japan Railway, Masayuki Ueno. “Standar baru ini akan membantu kami dalam memperluas bisnis ke luar negeri.”
Dari segi desain, N700S tidak terlalu berbeda dengan model sebelumnya N700 dan N700A, kecuali logo barunya yang elegan. Namun, secara detail, N700S mengalami sedikit perubahan di bagian pipi dan lampu depan. Di bagian dalam, setiap kursi dilengkapi colokan listrik menyusul tingginya penggunaan ponsel.
Lampu di bagian dalam memancarkan cahaya yang lebih lembut hingga menciptakan suasana yang lebih tenang. Tempat penyimpanan barang dan tas di bagian atas akan menyala di setiap stasiun untuk mengingatkan penumpang atas barang mereka. Kereta terbaru juga dilengkapi gudang bagasi yang lebih luas.
Operasi N700S juga disebut lebih halus dan senyap setelah dipasangnya sistem suspensi aktif baru yang dapat menyerap pergerakan kereta. Selain meningkatkan kenyamanan, kereta terbaru juga dilengkapi sistem rem dan kendali otomatis yang lebih baik sehingga dapat berhenti lebih cepat dalam kondisi darurat.
“N700S juga dilengkapi baterai lithium-ion self-propulsion,” ungkap Central Japan Railway, dikutip CNN. “Sistem ini akan membuat kereta tetap beroperasi dalam jarak dekat ketika listrik terputus. Artinya, penumpang dapat sampai ke lokasi yang lebih aman daripada terdampar di terowongan selama gempa bumi.”
Central Japan Railway juga memasang lebih banyak kamera, yakni naik dari dua menjadi enam kamera per gerbong. Komponen yang digunakan juga lebih sedikit sehingga menyisakan ruangan yang lebih luas dibandingkan model sebelumnya. Hal ini akan membuat konsumsi energi lebih hemat dalam pembuatan kereta.
“Dengan membuat mekanisme yang lebih ringan dan lebih compact di bagian bawah lantai gerbong N700S, kami telah menciptakan standar baru,” kata Wakil Kepala Bagian Bisnis Kereta Central Japan Railway, Masayuki Ueno. “Standar baru ini akan membantu kami dalam memperluas bisnis ke luar negeri.”
(ynt)
Lihat Juga :