Berlomba Ciptakan Teknologi Kereta Cepat, China Juaranya

Kamis, 21 Januari 2021 - 05:37 WIB
loading...
Berlomba Ciptakan Teknologi...
China terus mengembangkan kereta cepat untuk mendukung aktivitas ekonomi di negara itu. FOTO/REUTERS
A A A
BEIJING - Seiring dengan berkembangnya ekonomi dan teknologi , China kini menjadi negara dengan jaringan kereta api berkecepatan tinggi terbesar di dunia. Jalur kereta di Negeri Panda total membentang sepanjang 37.000 kilometer di berbagai wilayah.

Berdasarkan China State Railway Group Company Ltd, Badan Usaha Milik Negara (BUMN) China yang bergerak di bidang jasa angkutan kereta api, China kini memiliki sedikitnya 1.036 kereta peluru Fuxing yang beroperasi sejak 2017. Kereta tersebut dapat melaju hingga 350 kilometer per jam tanpa perlu masinis.

Awal tahun ini, China memamerkan pengembangan kereta peluru terbaru dari serie Maglev yang dapat melaju hingga 620 kilometer per jam. Kereta sepanjang 21 meter tersebut menggunakan tenaga superkonduktor bersuhu tinggi (HTS) sehingga terlihat melayang saat melaju di atas rel yang terbuat dari magnet.

(Baca juga: Wabah COVID-19 Berlanjut, China Bangun Kamp Karantina 'Raksasa' )

Seperti dilansir media lokal Xinhua, Maglev telah diperkenalkan kepada publik pada 13 Januari di Chengdu, Provinsi Sichuan, China. Para ahli dari berbagai perguruan tinggi telah turut serta dalam pengembangan kereta itu, termasuk pembangunan rel sepanjang 165 meter untuk menampilkan kereta di atas rel.

Wakil Rektor Southwest Jiaotong University, Profesor He Chuan, yang terlibat dalam pengembangan Maglev mengatakan kereta itu dapat beroperasi maksimal selama 10 tahun. “Sichuan menyimpan sumber daya alam langka yang memungkinan pengembangan inovasi teknologi seperti ini,” kata He Chuan.

Kereta ini, kata He Chuan, merupakan pengembangan terbaru dari kereta Maglev yang sudah beroperasi sejak 2003 di China. Dengan kecepatan maksimum mencapai 431 kilometer per jam, kereta Maglev versi lama beroperasi dari Bandara Shanghai Pudong menuju Longyang Road, kawasan sebelah timur Shanghai.

(Baca juga: Luhut Ingin Kereta Cepat Jakarta-Bandung Bisa Diperpanjang hingga Surabaya )
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Respons Aksi China,...
Respons Aksi China, Jepang Perkuat Pertahanan Sisi Barat Daya
4 Fakta Pembunuhan WNI...
4 Fakta Pembunuhan WNI di Hokkaido, Tersangka Sudah Berniat Habisi Korban
3 Fakta Kereta Leo Express...
3 Fakta Kereta Leo Express dengan Rute Terpanjang di Eropa hingga 1.300 Km
Anggap China Jadi Ancaman,...
Anggap China Jadi Ancaman, Menhan Jepang: Kita Hadapi Tantangan Baru
China Blakblakan Targetkan...
China Blakblakan Targetkan Sekutu Utama AS di Asia, Begini Caranya
Sultan Jepang Bangun...
Sultan Jepang Bangun Sirkuit Ala Formula 1 Rp3,2 Triliun Khusus untuk Istri dan Anak
Inul Daratista Geram...
Inul Daratista Geram Dituding Gila Hormat, Ungkap Alasan Petugas KAI Melayani Sambil Jongkok
Diduga Drone Laut Ukraina...
Diduga Drone Laut Ukraina Meledak di Pelabuhan Rumania
Menteri Turki Sebut...
Menteri Turki Sebut Yerusalem Akan Direbut Umat Islam, Israel Murka
Rekomendasi
Dasco Kasih Bocoran...
Dasco Kasih Bocoran Pemerintah Punya Strategi Khusus Atasi Pelemahan Rupiah
Dirjen Imigrasi Ungkap...
Dirjen Imigrasi Ungkap Alasan Tyo Nugros Dicekal ke Malaysia
Enggan Bebani Daerah...
Enggan Bebani Daerah Penyangga soal Subsidi Transjabodetabek, Pramono: Minimal Renovasi Halte
Berita Terkini
Iran Serang Pangkalan...
Iran Serang Pangkalan Yordania Markas Jet Tempur Siluman F-35, F-15, dan F-16 AS
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
AS Tolak Masuk Wasit...
AS Tolak Masuk Wasit Piala Dunia Omar Artan, Alasannya Terlibat Organisasi Teroris
Pertama Kalinya, Taiwan...
Pertama Kalinya, Taiwan Tembakkan Puluhan Rudal HIMARS Amerika ke Arah China
Ini Bukti Biadabnya...
Ini Bukti Biadabnya Tentara Israel Tembak Mati Bayi Palestina di Tepi Barat
Trump: 49 Rudal Tomahawk...
Trump: 49 Rudal Tomahawk Gempur Iran, AS Akan Bombardir Habis-habisan
Infografis
Kaleidoskop 2025: 10...
Kaleidoskop 2025: 10 Peristiwa Teknologi Paling Menonjol di Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved