Tanpa Bukti, Hillary dan Pelosi Tuding Putin Dalang Penyerbuan Capitol

Selasa, 19 Januari 2021 - 19:30 WIB
loading...
A A A
Baca juga: DPR AS Bersiap Lakukan Voting untuk Memakzulkan Trump

"Ingat ketika Mueller menghabiskan 18 bulan dan jutaan dolar dipersenjatai dengan tim jaksa dan kuasa panggilan pengadilan, lalu menutup penyelidikannya setelah menangkap 'nol' orang Amerika karena berkonspirasi dengan Rusia? Ayo lakukan lagi!" serunya.

Netizen lain mempertimbangkan untuk bertanya apakah kebijakan Twitter yang menentang teori konspirasi dan disinformasi berbahaya - yang diberlakukan dengan keras untuk komunitas QAnon - akan berlaku untuk pemikiran tak berdasar Clinton dan Pelosi. Dengan bercanda mereka cenderung "menyebarkan perselisihan" di kancah politik AS.

Sejalan dengan dugaan konspirasi Pelosi dan Hillary, mantan kekasih perusuh Capitol minggu lalu muncul untuk mengungkapkan bahwa laptop Ketua DPR dicuri dari kantornya sehingga dapat dijual ke intelijen Rusia. Meskipun kesepakatan yang dituduhkan itu dikatakan tidak menguntungkan dan tidak pernah terjadi, FBI mengatakan belum dapat memastikan kebenaran dari cerita itu.

Baca juga: Penyerbu Capitol Curi Laptop Pelosi untuk Dijual ke Mata-mata Rusia

Meskipun tidak ada bukti keterlibatan pemerintah asing dalam kerusuhan Capitol yang belum terungkap, namun FBI telah meluncurkan penyelidikan terhadap kemungkinan tersebut, memeriksa secara khusus serangkaian pembayaran yang setara dengan lebih dari USD500.000 dalam bentuk bitcoin yang dibuat untuk tokoh-tokoh kunci yang terlibat dalam mengorganisir protes tersebut dan diduga dikirim oleh seorang warga negara Prancis yang telah bunuh diri.
(ber)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Partai Pro-Barat Menang...
Partai Pro-Barat Menang Pemilu Armenia, Pukulan Telak bagi Rusia
Putin: Serangan Rudal...
Putin: Serangan Rudal Hipersonik Oreshnik Rusia terhadap Ukraina Hanya Tes, Belum Skala Penuh
Zelensky Tantang Putin...
Zelensky Tantang Putin Bertemu Tatap Muka, Kremlin: Datanglah ke Moskow!
Rusia Ancam Armenia:...
Rusia Ancam Armenia: Tak Lagi Dipasok Minyak Murah Jika Nekat Gabung Uni Eropa!
Blok Rusia Tekan Armenia:...
Blok Rusia Tekan Armenia: Pilih Tetap Jadi Sekutu atau Hengkang ke Uni Eropa!
Putin Ragu Drone Rusia...
Putin Ragu Drone Rusia Serang Negara NATO, Presiden Rumania Sodorkan Bukti
AS MAKIN KELABAKAN!...
AS MAKIN KELABAKAN! Putin dan Xi Jinping Sepakati Proyek 'Power of Siberia'
Taiwan Luncurkan Puluhan...
Taiwan Luncurkan Puluhan Rudal HIMARS ke Arah China
Kecelakaan Maut Minibus...
Kecelakaan Maut Minibus Tabrak Truk, 8 Orang Tewas
Rekomendasi
Komut Pertamina Pastikan...
Komut Pertamina Pastikan Keandalan Distribusi Energi di NTT
MNC Sekuritas Ajak Mahasiswa...
MNC Sekuritas Ajak Mahasiswa Universitas Trilogi Menjadi Investor Cerdas
Begal dan Curanmor,...
Begal dan Curanmor, Kasus Besar yang Diungkap Polda Riau dalam Semalam
Berita Terkini
Presiden Asosiasi Sepak...
Presiden Asosiasi Sepak Bola Palestina Kecam AS Tunda Visa untuk Acara Piala Dunia
Militer AS Bangun Pangkalan...
Militer AS Bangun Pangkalan Baru di Dekat Perbatasan Gaza untuk Dukung Rencana Pasca-Perang
Trump Puji Unggahan...
Trump Puji Unggahan Menlu Iran tentang Kemungkinan Kesepakatan AS-Iran Sangat Positif
Menlu Iran Ungkap MoU...
Menlu Iran Ungkap MoU dengan AS Mencakup Lebanon dan Blokade Paman Sam
Trump Marah, Tuding...
Trump Marah, Tuding Iran Bocorkan Detail Kesepakatan Damai
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved