Tanpa Bukti, Hillary dan Pelosi Tuding Putin Dalang Penyerbuan Capitol

Selasa, 19 Januari 2021 - 19:30 WIB
loading...
Tanpa Bukti, Hillary...
Dua tokoh Partai Demokrat AS, Hillary Clinton dan Nancy Pelosi, menuding Presiden Rusia Vladimir Putin dalang penyerbuan Capitol tanpa memberikan bukti. Foto/Kolase/Sindonews
A A A
WASHINGTON - Dua tokoh Partai Demokrat, Hillary Clinton dan Nancy Pelosi , menyerukan penyelidikan atas peran Presiden Rusia Vladimir Putin dalam kerusuhan di Gedung Capitol . Keduanya bahkan memiliki teori jika orang nomor satu di Rusia itu mungkin secara pribadi memerintahkan penyerbuan itu.

Nancy Pelosi dan Hillary Clinton duduk satu meja dalam pondcast mantan First Lady Amerika Serikat (AS) itu, 'You and Me Both', Senin waktu setempat. Keduanya membahas pertarungan kekacauan di Washington awal bulan ini. Pada satu titik selama percakapan, Hillary berpendapat bahwa Presiden Donald Trump memiliki agenda lain - meskipun dengan cepat menambahkan bahwa "Saya rasa kita belum tahu" apa itu - bertanya-tanya dengan lantang tentang siapa yang mendorongnya.

“Saya ingin melihat catatan teleponnya untuk melihat apakah dia berbicara dengan Putin pada hari pemberontak menyerbu Capitol,” kata Hillary, bertanya kepada Pelosi.



“Apakah menurut Anda kami memerlukan komisi seperti komisi 11/9 untuk menyelidiki dan melaporkan semuanya? mereka dapat bekerja sama dan menjelaskan apa yang terjadi?" imbuhnya seperti dikutip dari Russia Today, Selasa (19/1/2021)

Pelosi menjawab dengan tegas dengan mengatakan bahwa ketika datang ke arah Trump, semua jalan menuju Putin.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kapal Pesiar Supermewah...
Kapal Pesiar Supermewah Diduga Milik Putin Muncul Dikawal Kapal Perang Rusia, Dibuntuti Pasukan NATO
Langka, Putin Akui Rusia...
Langka, Putin Akui Rusia Krisis Bahan Bakar akibat Serangan Ukraina
Putin: Barat Coba Kacaukan...
Putin: Barat Coba Kacaukan Rusia karena Tak Mampu Mengalahkannya di Medan Perang
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
Serangan Drone Terbesar...
Serangan Drone Terbesar Ukraina Membakar Kilang Minyak Moskow, Rusia Janji Balas Dendam
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN...
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN dan Perundingan Bilateral di Sela-selanya
Runtuhkan Dolar AS,...
Runtuhkan Dolar AS, Putin Kumpulkan 11 Pemimpin ASEAN Termasuk Indonesia
Iran Klaim Serang Aset...
Iran Klaim Serang Aset Militer AS di Bahrain, Yordania, dan Kuwait
Trump Peringatkan China-Rusia...
Trump Peringatkan China-Rusia Tak Kirim Senjata ke Iran: Mereka Akan Bernasib Buruk!
Rekomendasi
Perhitungan Kerugian...
Perhitungan Kerugian Negara Dipertanyakan, Pengamat Dorong Reformasi Audit BPKP
Kapolri dan Istri Tinjau...
Kapolri dan Istri Tinjau Bazar Kreasi Bhayangkari Nusantara, Dukung Penguatan UMKM
FMIPA UNEJ Tanam 750...
FMIPA UNEJ Tanam 750 Bibit Terumbu Karang, Ekosistem Laut Banyuwangi Mulai Pulih
Berita Terkini
Siapa Yu Deng dan Hong...
Siapa Yu Deng dan Hong Wang? Matematikawan China yang Memecahkan Masalah Paling Sulit di Dunia
Selama 30 Tahun, Kakek...
Selama 30 Tahun, Kakek di Singapura Ini Perkosa 11 Gadis, Termasuk Anak, Cucu, hingga Keponakan
Ini Perceraian Termahal...
Ini Perceraian Termahal Abad Ini! Nilainya Capai Rp11 Triliun
Houthi dan Arab Saudi...
Houthi dan Arab Saudi Saling Serang, Ini 5 Pemicunya
AS Tak Umumkan Serangan...
AS Tak Umumkan Serangan Udara ke Iran, Apakah Dikaitkan dengan Angka Sial?
Dipaksa Akui Israel...
Dipaksa Akui Israel untuk Kesepakatan Nuklir, Akankah Saudi Merapat ke China dan Pakistan?
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved