DPR AS Bersiap Lakukan Voting untuk Memakzulkan Trump

Selasa, 12 Januari 2021 - 16:55 WIB
loading...
DPR AS Bersiap Lakukan...
DPR AS bersiap melakukan voting untuk memakzulkan Presiden Donald Trump. Foto/Dok.Sindonews
A A A
WASHINGTON - Pemimpin Mayoritas DPR Amerika Serikat (AS), Steny Hoyer mengatakan, Partai Demokrat berencana untuk memberikan suara guna memakzulkan Presiden Donald Trump.Ini dilakukan satu minggu setelah perusuh yang dihasut oleh Trump menyerbu dan menerobos area aman gedung Capitol.

"DPR akan memberikan suara pada Selasa malam (waktu AS) terhadap resolusi yang mendesak Wakil Presiden Mike Pence untuk meminta pemberlakukan Amandemen ke-25guna menggulingkan Trump dari kekuasaan, dan kemudian berencana untuk memberikan suara pada hari Rabu pukul 9 pagi terhadap resolusi pemakzulan," kata Hoyer seperti dikutip dari CNN, Selasa (12/1/2021).

Demokrat secara resmi memperkenalkan resolusi pemakzulan mereka pada hari Senin, menuduh Trump dengan "hasutan pemberontakan" saat mereka berlomba untuk menjadikannya presiden pertama dalam sejarah yang dimakzulkan dua kali. Pemungutan suara pada hari Rabu nanti menggarisbawahi kemarahan Partai Demokrat terhadap Trump dan para pendukungnya setelah berbulan-bulan retorika palsu tentang pemilu yang dicuri, membuat pengikut Trump melakukan aksi protes mematikan pada hari Rabu yang menggeledah gedung Capitol, memaksa anggota parlemen untuk mengevakuasi DPR dan Senat - dan bahkan dapat lebih buruk.



Artikel pemakzulan tunggal, yang diperkenalkan ketika DPR mengadakan sesi pro-forma singkat pada hari Senin, menunjuk pada klaim palsu Trump yang berulang kali bahwa ia memenangkan pemilihan presiden (pilpres) dan pidatonya di hadapan massa pada 6 Januari sebelum para perusuh menyerbu gedung Capitol. Artikel itu juga mengutip seruan Trump dengan Menteri Luar Negeri Republik Georgia di mana Presiden mendesaknya untuk "menemukan" cukup suara bagi Trump guna memenangkan pemilihan negara bagian.

"Dalam semua ini, Presiden Trump sangat membahayakan keamanan Amerika Serikat dan lembaga Pemerintahnya," bunyi resolusi itu.

"Dia mengancam integritas sistem demokrasi, mencampuri transisi kekuasaan secara damai, dan membahayakan cabang pemerintah yang setara. Dengan demikian, dia mengkhianati kepercayaannya sebagai Presiden, hingga melukai rakyat Amerika Serikat," sambung resolusi tersebut.

Resolusi tersebut juga mengutip Amandemen ke-14 Konstitusi AS, dengan menyatakan bahwa hal itu "melarang siapa pun yang telah 'terlibat dalam pemberontakan atau pemberontakan melawan' Amerika Serikat dari kantor pusat."(Baca juga: DPR AS Tekan Pence Pecat Presiden Trump, Siapkan Pemakzulan Kedua )
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Anggaran Perang AS Membengkak,...
Anggaran Perang AS Membengkak, Pakar Militer Ini Sebut Pentagon Kurang Transparan
Trump akan Bicara dengan...
Trump akan Bicara dengan Hizbullah jika Presiden Lebanon Mau
Menlu Rubio Ungkap AS...
Menlu Rubio Ungkap AS Masih Bersedia Negosiasi dengan Iran
RUU Integrasi Militer...
RUU Integrasi Militer AS-Israel Dianggap Ancaman Eksistensial, Anggota Kongres Diseru Menolak
Trump Setujui Kesepakatan...
Trump Setujui Kesepakatan Nuklir Arab Saudi yang Memungkinkan Pengayaan Uranium
Trump Ingin Terus Serang...
Trump Ingin Terus Serang Iran dari Pangkalan Militer Inggris
Piala Dunia 2026 Sukses...
Piala Dunia 2026 Sukses Digelar, Presiden FIFA Gianni Infantino Dapat Tawaran Jabatan dari Trump
Laporan: Pentagon Tutupi...
Laporan: Pentagon Tutupi Informasi Jumlah Korban Militer AS dalam Perang di Iran
Tegas! Wali Kota New...
Tegas! Wali Kota New York Zohran Mamdani: Netanyahu Penjahat Perang!
Rekomendasi
John Herdman Pede Timnas...
John Herdman Pede Timnas Indonesia Mampu Bersaing Juarai AFF 2026
Sinopsis Tobat Jatuh...
Sinopsis 'Tobat Jatuh Cinta' Eps 31: Bunda Latifah Terus Mendesak Mining Untuk Segera Mencari Jaka
Sinopsis Microdrama...
Sinopsis Microdrama The Stolen Fairytale di V+Short, Dibintangi Dinda Mahira hingga Venly Arauna
Berita Terkini
Anggaran Perang AS Membengkak,...
Anggaran Perang AS Membengkak, Pakar Militer Ini Sebut Pentagon Kurang Transparan
Sistem Pertahanan Udara...
Sistem Pertahanan Udara Sudah Diaktifkan, tapi Belum Ada Serangan AS ke Teheran
CIA Akui Agresi AS ke...
CIA Akui Agresi AS ke Iran Gagal Total, Ini 4 Indikatornya
Terowongan Runtuh Akibat...
Terowongan Runtuh Akibat Ledakan Pipa Gas di India, 12 Orang Tewas
Presiden Zelensky Pecat...
Presiden Zelensky Pecat Panglima Militer Ukraina, Rusia Untung Besar!
Trump akan Bicara dengan...
Trump akan Bicara dengan Hizbullah jika Presiden Lebanon Mau
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved