Ciutkan Nyali Musuh, Iran Tembakkan Rudal Jarak Jauh ke Samudera Hindia

Minggu, 17 Januari 2021 - 00:01 WIB
loading...
Ciutkan Nyali Musuh,...
Rudal diluncurkan militer Iran saat latihan perang pada 16 Januari 2021. Foto/Sepah News
A A A
TEHERAN - Pasukan Garda Revolusi Iran menembakkan rudal balistik jarak jauh ke Samudra Hindia pada Sabtu (16/1), tepat hari kedua latihan militer.

Latihan itu dilakukan di tengah semakin memudarnya ketegangan tinggi dengan pemerintahan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump . Latihan itu digelar di wilayah gurun tengah negara itu.

Penembakan rudal jarak jauh saat ini setelah pengujian rudal balistik permukaan-ke-permukaan pada Jumat dan latihan drone baru yang diproduksi secara lokal di area yang sama.

"Salah satu tujuan kebijakan pertahanan terpenting kami adalah menggunakan rudal balistik jarak jauh untuk melawan kapal perang musuh, termasuk kapal induk dan kapal perang," ungkap Komandan Garda Revolusi Iran Mayor Jenderal Hossein Salami, dikutip media pemerintah.

Baca juga: Mantan Presiden Iran Peringatkan Rencana Perang Baru di Timur Tengah

“Dengan rudal ini, yang memiliki jangkauan 1.800 kilometer, kita sekarang dapat menyerang target yang bergerak di lautan," papar dia.

Lihat infografis: Iran Tembakkan Rudal sambil Diawasi Kapal Selam Nuklir AS

Rudal jarak jauh ini memiliki lebih banyak keunggulan dibandingkan rudal jelajah kecepatan rendah yang biasa ditembakkan Iran.

Lihat video: Tim Penyelam TNI AL Temukan Komponen CVR Pesawat SJ-182

Target latihan pada Sabtu (16/1) berada di Teluk Oman dan Samudra Hindia bagian utara.



Kepala Staf Jenderal Mohammad Baqeri mengatakan, “Meski Iran tidak memiliki niat ofensif, sekarang akan dapat menanggapi setiap tindakan bermusuhan dan jahat dalam waktu singkat."

Pada Rabu, Iran menguji rudal angkatan laut jarak pendek di kawasan Teluk dan ada latihan awal bulan ini yang menampilkan beragam drone yang diproduksi di dalam negeri.

Iran memiliki salah satu program rudal terbesar di Timur Tengah. Kemampuan rudal itu dianggap sebagai kekuatan pencegah dan pembalasan terhadap Amerika Serikat dan musuh-musuh lainnya jika terjadi perang.

Ada konfrontasi berkala antara militer Iran dan pasukan AS di Teluk sejak 2018, saat Trump meninggalkan kesepakatan nuklir 2015 antara Iran dengan kekuatan dunia.

AS kemudian menerapkan kembali berbagai sanksi keras terhadap Teheran. Tindakan AS itu membuat perekonomian Iran hampir lumpuh.

Presiden AS terpilih Joe Biden mengatakan Amerika Serikat akan bergabung kembali dengan kesepakatan nuklir jika Iran melanjutkan kepatuhan yang ketat.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Kembali Serang Iran,...
AS Kembali Serang Iran, IRGC Balas Gempur Pasukan Amerika
Singapura Marah Kapalnya...
Singapura Marah Kapalnya Diserang di Selat Hormuz
Iran Sebut Pernyataan...
Iran Sebut Pernyataan Bersama AS-GCC Provokatif, Serukan Zona Bebas Senjata Nuklir Timur Tengah
Tolak Klaim AS, Iran...
Tolak Klaim AS, Iran Tegaskan Aset yang Dicairkan Tidak untuk Beli Produk Pertanian Amerika
Iran Tuduh NATO Terlibat...
Iran Tuduh NATO Terlibat Perang Gabungan AS-Israel Gara-gara Pengakuan Sekjen Mark Rutte
Trump Caci Maki Netanyahu:...
Trump Caci Maki Netanyahu: Semua Orang Yahudi Muak Denganmu!
Mesir vs Iran: Misi...
Mesir vs Iran: Misi Bersejarah Tim Melli Berlanjut atau Berakhir?
Kemlu Pastikan 3 WNI...
Kemlu Pastikan 3 WNI di Venezuela Aman Pascagempa Dahsyat M7,1
Mengenal Gempa Doublet...
Mengenal Gempa Doublet di Venezuela Tewaskan Ratusan Orang, Jarang Terjadi
Rekomendasi
Didier Deschamps Absen...
Didier Deschamps Absen Dampingi Prancis di Piala Dunia 2026 usai Ibunda Meninggal Dunia
Mesir vs Iran: Misi...
Mesir vs Iran: Misi Bersejarah Tim Melli Berlanjut atau Berakhir?
PP 20 Tahun 2026: Langkah...
PP 20 Tahun 2026: Langkah Besar Menuju Keadilan Pajak bagi UMKM Orang Pribadi
Berita Terkini
6 Petani Diculik Tentara...
6 Petani Diculik Tentara Israel di Lebanon Selatan
Lebanon dan Israel Tandatangani...
Lebanon dan Israel Tandatangani Kesepakatan Kerangka Kerja untuk Akhiri Perang
India Tuntut Pertanggungjawaban...
India Tuntut Pertanggungjawaban atas Para Pelaku Pemboman Sekolah
AS Kembali Serang Iran,...
AS Kembali Serang Iran, IRGC Balas Gempur Pasukan Amerika
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan,...
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan, Korban Tewas Gempa Venezuela Capai 589 Orang
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
Infografis
Spesifikasi Sistem Rudal...
Spesifikasi Sistem Rudal Patriot yang Dikirim AS ke Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved