Korsel Minta Bantuan Qatar Bebaskan Kapal Tanker yang Ditahan Iran

Kamis, 14 Januari 2021 - 19:26 WIB
loading...
Korsel Minta Bantuan...
Korea Selatan (Korsel) meminta bantuan Qatar untuk mengamankan pembebasan kapal dan awaknya yang ditahan oleh Iran. Foto/Ist
A A A
SEOUL - Korea Selatan (Korsel) meminta bantuan Qatar untuk mengamankan pembebasan kapal dan awaknya yang ditahan oleh Iran . Permintaan itu disampaikan seorang pejabat Seoul yang berkunjung ke Doha.

Wakil Menteri Luar Negeri Pertama Korsel, Choi Jong-kun melakukan kunjungan ke Doha, kemarin. Dalam kunjungan itu, dia melakukan pertemuan dengan sejumlah pejabat tinggi Qatar.

Baca juga: Iran Desak Korsel Tidak Politisasi Penyitaan Kapal Tanker

Jong-kun bertemu Mohammed bin Abdulrahman bin Jassim al-Thani, Wakil Perdana Menteri sekaligus Wakil Menteri Luar Negeri Qatar. Dia juga bertemu dengan Menteri Luar Negeri Qatar, Soltan bin Saad al-Muraikhi.

"Dia meminta dukungan semaksimal mungkin dari pihak Qatar untuk menyelesaikan masalah ini," kata Kementerian Luar Negeri Korsel dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir Anadolu Agency pada Kamis (14/1/2021).

Sebelum berkunjung ke Qatar, Jong-kun terlebih dahulu melakukan kunjungan ke Iran. Kunjungan itu dimaksudkan untuk mempercepat proses pembebasan kapal tersebut.

Seperti diketahui, kapal tanker minyak berbendera Korsel dengan 20 awak, termasuk lima warga Korsel, ditangkap oleh Garda RevolusiIran di Teluk Persia pada 4 Januari.

Baca juga: Tangkap Peluang IK CEPA, Kotra Jakarta Siap Jembatani Perdagangan RI-Korsel


Otoritas Iran mengklaim kapal itu, yang membawa 7.200 ton etanol ke Korsel dari pelabuhan Al-Jubail Arab Saudi, melanggar protokol lingkungan dan mencemari laut.

(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Serang 5 Negara...
Iran Serang 5 Negara Arab karena Jadi Pangkalan Militer AS
Serangan Balasan Iran...
Serangan Balasan Iran Diklaim Tewaskan 3 Tentara AS dan Hancurkan Sistem Rudal HIMARS
AS Bombarir Iran untuk...
AS Bombarir Iran untuk Keempat Kalinya, Teheran Sebut Kejahatan Perang
4 Alasan Krisis Selat...
4 Alasan Krisis Selat Hormuz Tak Bisa Diselesaikan melalui Perang
Saling Serang dan Ancam,...
Saling Serang dan Ancam, Perang AS dan Iran Bisa Berlarut-larut selama Berbulan-bulan
Mengapa Para Pemimpin...
Mengapa Para Pemimpin Iran Masih Berbeda Pandangan terkait Selat Hormuz?
Sugiono Bertemu Menlu...
Sugiono Bertemu Menlu Iran saat Hadiri Pemakaman Ali Khamenei
Diiringi Jutaan Pelayat,...
Diiringi Jutaan Pelayat, Jenazah Ali Khamenei Dimakamkan di Kota Mashhad
Pecah! Momen PM Malaysia...
Pecah! Momen PM Malaysia Anwar Ibrahim Nyanyi, PM Thailand Charnvirakul Main Saksofon
Rekomendasi
Gunung Merapi Semburkan...
Gunung Merapi Semburkan Awan Panas Guguran hingga 2 Km Pagi Ini
Supercar Zenvo Aurora...
Supercar Zenvo Aurora Tur Bermesin V12 Tenaga hingga 1.876 hp
Messi Adu Mulut dengan...
Messi Adu Mulut dengan Wasit Portugal: Hormati Saya, Bicaralah yang Baik!
Berita Terkini
Persaingan Memanas,...
Persaingan Memanas, China Membangun Replika Kapal Perang AS untuk Latihan Tembak Rudal
Iran Serang 5 Negara...
Iran Serang 5 Negara Arab karena Jadi Pangkalan Militer AS
Serangan Balasan Iran...
Serangan Balasan Iran Diklaim Tewaskan 3 Tentara AS dan Hancurkan Sistem Rudal HIMARS
AS Bombarir Iran untuk...
AS Bombarir Iran untuk Keempat Kalinya, Teheran Sebut Kejahatan Perang
Senator AS yang Desak...
Senator AS yang Desak Israel Mengebom Nuklir Gaza Tiba-tiba Meninggal
4 Alasan Krisis Selat...
4 Alasan Krisis Selat Hormuz Tak Bisa Diselesaikan melalui Perang
Infografis
9 Keunggulan Kapal Selam...
9 Keunggulan Kapal Selam Mini Iran yang Membuat Kapal Induk AS Menjauh
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved