Iran Desak Korsel Tidak Politisasi Penyitaan Kapal Tanker

Senin, 11 Januari 2021 - 13:09 WIB
loading...
Iran Desak Korsel Tidak...
Iran mendesak Korea Selatan (Korsel) tidak mempolitisasi penyitaan kapalnya oleh Garda Revolusi Iran (IRGC) di Teluk Arab. Foto/Ist
A A A
TEHERAN - Iran mendesak Korea Selatan (Korsel) tidak mempolitisasi penyitaan kapalnya oleh Garda Revolusi Iran (IRGC) di Teluk Arab. Teheran juga menekan Seoul untuk melepaskan dana USD 7 miliar yang dibekukan di tengah sanksi Amerika Serikat (AS).

Wakil Menteri Luar Negeri Korsel, Choi Jong-kun, tiba di Teherankemarin untuk membahas pelepasan kapal MT Hankuk Chemi, yang disita oleh IRGC pada pekan lalu di dekat Selat strategis Hormuz. ( Baca juga: Iran Mengaku Tangkap Dua WNI ABK di Kapal Korsel )

Iran membantah tuduhan bahwa penyitaan kapal tanker dan 20 awaknya sama dengan penyanderaan dan mengatakan bahwa Seoul lah yang menyandera dana Iran.

Dalam pertemuan dengan Choi, Wakil Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araqchi mendesak Seol untuk tidak mempolitisasi penyitaan kapal tanker tersebut. ( Baca juga: Iran Sangkal Tuduhan Menyita Kapal Korsel dan Menyandera Awaknya )

"Seoul harus menahan diri dari mempolitisasi masalah dan propaganda yang sia-sia dan membiarkan proses hukum dilanjutkan," ucapnya, seperti dilansir Al Arabiya pada Senin (11/1/2021).

Araqchi, dalam pertemuan tersebut juga meminta Korsel untuk segera melepaskan dana Iran, sebesar USD 7 juta, yang dibekukan Seoul, karen adanya sanksi ekonomi oleh Washington terhadap Teheran.

"Selama sekitar dua setengah tahun, bank-bank Korsel telah membekukan dana Iran, itu tidak dapat diterima. Dalam pandangan kami, ini lebih karena kurangnya kemauan politik Seoul (untuk menyelesaikan masalah) daripada sanksi AS," tukasnya.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Tuduh NATO Terlibat...
Iran Tuduh NATO Terlibat Perang Gabungan AS-Israel Gara-gara Pengakuan Sekjen Mark Rutte
Trump Caci Maki Netanyahu:...
Trump Caci Maki Netanyahu: Semua Orang Yahudi Muak Denganmu!
Selat Hormuz Bergejolak...
Selat Hormuz Bergejolak Lagi, Iran Serang Kapal Berbendera Singapura
Iran Tolak Pendapat...
Iran Tolak Pendapat Menlu AS Rubio tentang Kesepakatan Damai
Iran Peringatkan Kapal-kapal...
Iran Peringatkan Kapal-kapal Tidak Melintasi Selat Hormuz Tanpa Izin
Menlu Iran Bilang Hamas:...
Menlu Iran Bilang Hamas: Gaza Penting dalam Negosiasi dengan AS
Perang Iran 2026: Akhir...
Perang Iran 2026: Akhir Pertempuran, Awal Perebutan Kemenangan
Gempa Guncang Venezuela,...
Gempa Guncang Venezuela, 18 Orang Diselamatkan dari Reruntuhan
Gempa Venezuela: Korban...
Gempa Venezuela: Korban Tewas Melonjak Jadi 164 Orang, Hampir 1.000 Lainnya Luka
Rekomendasi
Jenderal Sigit Bentuk...
Jenderal Sigit Bentuk Polresta Baru Khusus di IKN, Dijabat AKBP Supriyanto
Tinjau Teknologi Tanam...
Tinjau Teknologi Tanam PM-AAS, Presiden Prabowo Sebut Inovasi Pertanian Revolusioner
Jadwal Lengkap MotoGP...
Jadwal Lengkap MotoGP Belanda 2026 di Sirkuit Assen, Streaming VISION+
Berita Terkini
Viral! Kebun Binatang...
Viral! Kebun Binatang China Cari Pemeran Beruang Hitam, Gajinya Rp263,6 Juta
Sadisnya Tentara Israel,...
Sadisnya Tentara Israel, Tembak Mati Pria Palestina yang Sedang Tidur
Malaysia Tuntut Kompensasi...
Malaysia Tuntut Kompensasi Rp4,6 Triliun setelah Batal Dapatkan Rudal Canggih NSM Norwegia
Iran Tuduh NATO Terlibat...
Iran Tuduh NATO Terlibat Perang Gabungan AS-Israel Gara-gara Pengakuan Sekjen Mark Rutte
Update Gempa Kembar...
Update Gempa Kembar Venezuela: 235 Orang Tewas, 1.500 Luka, Banyak Jasad Terkubur Reruntuhan
Kerja Sama Yunani-China...
Kerja Sama Yunani-China Diperdebatkan, Legislator Tolak Status 'Mitra Lemah'
Infografis
Sejarah Panjang Persia...
Sejarah Panjang Persia Menjadi Iran yang Mengubah Timur Tengah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved