20.000 Pasukan Garda Nasional Siap Dikerahkan Saat Pelantikan Biden

Kamis, 14 Januari 2021 - 06:06 WIB
loading...
20.000 Pasukan Garda...
Pasukan Garda Nasional terlihat di sekitar gedung US Capitol yang dipasangi pagar setelah serbuan pendukung Presiden Donald Trump di Washington DC, AS, pada 7 Januari 2020. Foto/Anadolu
A A A
WASHINGTON - Lebih dari 20.000 anggota Garda Nasional diharapkan tiba di Washington DC pekan depan untuk mengamankan pelantikan Presiden Amerika Serikat (AS) terpilih Joe Biden .

Kepala Kepolisian Washington DC Robert Contee mengatakan hal itu dalam persiapan pelantikan Biden.

Jumlah pasukan itu bisa menjadi yang terbesar yang pernah ada untuk pelantikan apa pun. Kepala kepolisian yang baru dilantik itu mengatakan jumlah petugas penegak hukum yang datang ke distrik itu tidak pernah terlihat pada jumlah sebesar itu.

"Saya khawatir sebelum hari ini dan akan melewati akhir pekan ini, dan seterusnya," ungkap Contee kepada wartawan.

Baca juga: Keluar dari ‘Pengasingan’ Gedung Putih, Trump Lihat Tembok Perbatasan

Dia mengaku khawatir tentang "ancaman keamanan besar" saat dia mengulangi seruan Walikota Muriel Bowser agar orang-orang tidak datang ke ibu kota untuk acara pelantikan presiden pada 20 Januari.

Baca juga: Twitter Larang 70.000 Akun Penyebar Konten Teori Konspirasi QAnon

“Tidak ada kekhawatiran tentang kekurangan pasukan Garda Nasional yang akan datang dari 50 negara bagian AS dan District of Columbia untuk mendukung Kepolisian Capitol AS, Polisi Taman dan Departemen Kepolisian Metropolitan Washington,” ungkap para pejabat AS.

Lihat infografis: Massa Pro-Trump Siapkan Pemberontakan Jelang Pelantikan Biden

Jumlah pasukan keamanan sebesar itu dikerahkan setelah massa pendukung Presiden Donald Trump menyerbu gedung US Capitol pekan lalu untuk menghentikan proses sertifikasi suara Electoral College dalam pemilu yang dimenangkan Joe Biden.

Kerusuhan tersebut menyebabkan tewasnya lima orang. Banyak pihak mengecam penyerbuan itu.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pilot F-15 AS: Serangan...
Pilot F-15 AS: Serangan Drone Iran Membentuk Formasi Ubur-ubur
Trump Kecam Pemungutan...
Trump Kecam Pemungutan Suara Senat untuk Batasi Kewenangannya dalam Perang Iran
10 Mata-mata Perang...
10 Mata-mata Perang Dingin yang Tak Pernah Takut Mati
Senat AS Sahkan Resolusi...
Senat AS Sahkan Resolusi Penghentian Perang Iran, Pukulan Telak bagi Trump
Trump Ungkap Dana Iran...
Trump Ungkap Dana Iran yang Dilepaskan akan Digunakan untuk Beli Barang-barang AS
Trump: Produsen Mobil...
Trump: Produsen Mobil AS Bisa Produksi Rudal
Infantino Pastikan Trump...
Infantino Pastikan Trump Hadiri Final Piala Dunia 2026
Kematian Akibat Wabah...
Kematian Akibat Wabah Ebola di RD Kongo Tembus 200 Orang
Trump Sebut Aset Iran...
Trump Sebut Aset Iran Akan Dikendalikan AS, Ini Respons Keras Teheran
Rekomendasi
Unpad Terima 4.268 Calon...
Unpad Terima 4.268 Calon Mahasiswa di Jalur SMUP 2026, Cek Tahapan Daftar Ulang
Istana Buka Suara soal...
Istana Buka Suara soal 2 Calon Manajer Kopdes Meninggal saat Latsarmil
IFG Life Tekankan Pentingnya...
IFG Life Tekankan Pentingnya Perencanaan Dana Pendidikan Sejak Dini
Berita Terkini
Tiru Strategi Iran,...
Tiru Strategi Iran, Ukraina Tembakkan 323 Drone ke Wilayah Rusia pada Malam Hari
Pilot F-15 AS: Serangan...
Pilot F-15 AS: Serangan Drone Iran Membentuk Formasi Ubur-ubur
Menlu AS Jual Kesepakatan...
Menlu AS Jual Kesepakatan Damai dengan Iran ke Negara-negara Arab
Israel Anggap Turki...
Israel Anggap Turki Lebih Berbahaya Dibandingkan Iran
Trump Kecam Pemungutan...
Trump Kecam Pemungutan Suara Senat untuk Batasi Kewenangannya dalam Perang Iran
10 Mata-mata Perang...
10 Mata-mata Perang Dingin yang Tak Pernah Takut Mati
Infografis
Saat Sekutu Berhenti...
Saat Sekutu Berhenti Menuruti Donald Trump
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved