The Line, Model Kelas Dunia dari Kota Masa Depan di Arab Saudi
Rabu, 13 Januari 2021 - 08:11 WIB
loading...
A
A
A
Al-Qasabi juga mengatakan bahwa Arab Saudi saat ini menyaksikan transformasi yang belum pernah terjadi sebelumnya di semua tingkatan, mengutip keunggulan komparatif yang menjadi ciri proyek pariwisata, budaya, olahraga, komersial, investasi, dan energi di masa depan.
The Line adalah kota bebas karbon yang membentang lebih dari 170 km dan dapat menampung satu juta penduduk, dalam apa yang dia sebut pembangunan perkotaandidukung oleh 100% energi bersih.
Proyek konstruksi besar pertama untuk zona bisnis utama senilai USD 500 miliar itu ditujukan untuk mendiversifikasi ekonomi negara pengekspor minyak terbesar dunia tersebut.
“Mengapa kita harus mengorbankan alam demi pembangunan. Kita perlu mengubah konsep kota konvensional menjadi kota yang futuristik," ucap Putra Mahkota Arab Saudi, Pangeran Mohammad Bin Salman (MBS) saat mengumumkan rencana pembangunan kota bebas karbon di NEOM itu.(Baca juga: Saudi Ungkap Proyek Pembangunan Kota Bebas Karbon )
NEOM sendiri adalah sebuah komplek perkotaan berteknologi tinggi seluas 26.500 km persegi di Laut Merah dengan beberapa zona, termasuk kawasan industri dan area logistik, direncanakan selesai pada 2025.
The Line adalah kota bebas karbon yang membentang lebih dari 170 km dan dapat menampung satu juta penduduk, dalam apa yang dia sebut pembangunan perkotaandidukung oleh 100% energi bersih.
Proyek konstruksi besar pertama untuk zona bisnis utama senilai USD 500 miliar itu ditujukan untuk mendiversifikasi ekonomi negara pengekspor minyak terbesar dunia tersebut.
“Mengapa kita harus mengorbankan alam demi pembangunan. Kita perlu mengubah konsep kota konvensional menjadi kota yang futuristik," ucap Putra Mahkota Arab Saudi, Pangeran Mohammad Bin Salman (MBS) saat mengumumkan rencana pembangunan kota bebas karbon di NEOM itu.(Baca juga: Saudi Ungkap Proyek Pembangunan Kota Bebas Karbon )
NEOM sendiri adalah sebuah komplek perkotaan berteknologi tinggi seluas 26.500 km persegi di Laut Merah dengan beberapa zona, termasuk kawasan industri dan area logistik, direncanakan selesai pada 2025.
(ber)
Lihat Juga :