Buntut Penyerbuan Capitol, UE Tolak Kunjungan Mike Pompeo

Rabu, 13 Januari 2021 - 07:44 WIB
loading...
A A A
Salah satu sumber, saat menjelaskan mengapa Pompeo memilih untuk tetap di Washington, menyebutkan keinginannya untuk melaksanakan tugas kebijakan luar negeri yang direncanakan sampai akhir masa jabatan dan membantu menjaga kesinambungan pemerintahan.

Selama hampir tiga tahun, Pompeo terbukti sebagai pelaksana setia gaya tidak konvensional Trump.

Masa jabatannya tidak mencakup keberhasilan nyata dalam tantangan kebijakan luar negeri AS yang sudah berlangsung lama seperti mengekang program nuklir Iran dan Korea Utara (Korut), mengakhiri perang AS di Afghanistan, atau menahan China yang semakin tegas.

Namun demikian pada 1 Januari, Pompeo memulai utas Twitter harian, mengatakan Amerika Serikat "jauh lebih aman" hari ini daripada empat tahun lalu berkat apa yang dia lihat sebagai pencapaian kebijakan luar negeri pemerintahan Trump. Dia mengatakan akan menunjukkan hasilnya. (Baca juga: Ada Ancaman Pemberontakan Besar, Trump Nyatakan Darurat 13 Hari di Washington )

“Selama beberapa hari mendatang, saya akan menjelaskan set misi, kemenangan besar, kisah pribadi, dan banyak lagi. Hanya aku, Mike,” katanya.

Kicauan itu sebagian besar dilihat sebagai bagian dari upayanya untuk meletakkan dasar bagi pencalonannya pada 2024 yang sangat dinanti-nantikan untuk nominasi presiden dari Partai Republik. Begitu pula beberapa kunjungan ke luar negeri.
(ber)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
3 Alasan Denmark Larang...
3 Alasan Denmark Larang Mengumandangkan Azan, Tidak Ingin Seperti Islamabad
10 Tahun Brexit, Mayoritas...
10 Tahun Brexit, Mayoritas Rakyat Inggris Menyesal!
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, Turki Ekspor Kapal Perang
Eks Kepala AL Jerman:...
Eks Kepala AL Jerman: Uni Eropa Bisa 'Berjalan Tanpa Sadar' Menuju Perang Melawan Rusia
Partai Pro-Barat Menang...
Partai Pro-Barat Menang Pemilu Armenia, Pukulan Telak bagi Rusia
Rusia Ancam Armenia:...
Rusia Ancam Armenia: Tak Lagi Dipasok Minyak Murah Jika Nekat Gabung Uni Eropa!
Apes, Uni Eropa Terancam...
Apes, Uni Eropa Terancam Kehilangan Pasokan Gas AS usai Tinggalkan Rusia
Korban Tewas Gempa Venezuela...
Korban Tewas Gempa Venezuela Hampir Tembus 2.300 Orang, Penyintas Krisis Makanan
Gelombang Panas Nyaris...
Gelombang Panas Nyaris 40 Deajat Celsius, Jalanan Kota New York Meleleh
Rekomendasi
Gelombang PHK Ancam...
Gelombang PHK Ancam Industri Strategis, Regulasi yang Menggerus Daya Saing Harus Ditinjau Ulang
Dominasi Bintang Liga...
Dominasi Bintang Liga Inggris di Piala Dunia 2026
Spanyol Gunduli Austria,...
Spanyol Gunduli Austria, Mikel Oyarzabal Cetak Brace
Berita Terkini
Jerman Berani Menolak...
Jerman Berani Menolak Loyal pada AS: 'Sesama Anggota NATO Jangan Mendikte!'
Ledakan Bom Guncang...
Ledakan Bom Guncang Kafe di Ibu Kota Suriah, 9 Orang Tewas, Mayat-mayat Tergeletak
Islam Melarang Pembalseman,...
Islam Melarang Pembalseman, Bagaimana Iran Mangawetkan Jenazah Khamenei sejak Februari?
Serangan Rudal Gila-gilaan...
Serangan Rudal Gila-gilaan Rusia Gempur Ibu Kota Ukraina, 27 Orang Tewas
PBB Perkirakan Pembersihan...
PBB Perkirakan Pembersihan Puing-puing Gaza Perlu Waktu Lebih dari 140 Tahun
Iran Tegaskan Inspektur...
Iran Tegaskan Inspektur IAEA Tak akan Diberi Akses Apa pun ke Lokasi Nuklir yang Dibom
Infografis
Trump Bela Putin, Tepis...
Trump Bela Putin, Tepis Klaim Rusia Tolak Gencatan Senjata
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved