Ada Ancaman Pemberontakan Besar, Trump Nyatakan Darurat 13 Hari di Washington

Selasa, 12 Januari 2021 - 09:20 WIB
loading...
Ada Ancaman Pemberontakan...
Presiden Amerika Serikat Donald John Trump. Foto/REUTERS
A A A
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump telah menyatakan keadaan darurat 13 hari di Washington D.C. hingga 24 Januari. Pengumuman ini muncul di tengah ancaman akan adanya pemberontakan bersenjata besar-besaran di seluruh negeri oleh massa pro-Trump pekan depan.

"Memerintahkan bantuan Federal untuk melengkapi upaya tanggapan Distrik karena kondisi darurat akibat Pelantikan Presiden ke-59 dari 11 Januari hingga 24 Januari 2021," bunyi pengumuman Trump yang dirilis Senin (11/1/2021) waktu Washington. (Baca: Massa Pro-Trump Siapkan Pemberontakan Besar-besaran Jelang Pelantikan Biden )

Deklarasi daurat memungkinkan badan darurat seperti Departemen Keamanan Dalam Negeri untuk mengoordinasikan upaya bantuan bencana.

Pengumuman ini muncul ketika FBI memperingatkan bahwa kelompok bersenjata pro-Trum sedang merencanakan protes di seluruh negeri dan akan melakukan pemberontakan bersenjata besar-besaran jika Amandemen ke-25 Konstitusi diajukan untuk memecat Trump.

Di saat Trump ditekan untuk mengundurkan diri, dia mulai ditinggalkan para menterinya. Anggota Kabinet terbaru yang mengundurkan diri adalah Pelaksana Tugas (Plt) Menteri Keamanan Dalam Negeri Chad Wolf.

Sementara itu, kubu Partai Demokrat di Kongres telah secara resmi mengajukan sebuah artikel pemakzulan terhadap Presiden Donald Trump, dengan pemungutan suara tentang masalah tersebut diperkirakan akan terjadi dalam beberapa hari ke depan. (Baca: Anggap Pengkhianat, Massa Pro-Trump Hendak Gantung Wapres Pence di Capitol )

Semua mata masih tertuju pada Wakil Presiden Mike Pence, yang telah diberi waktu satu hari untuk memutuskan apakah dia akan mengajukan Amandemen ke-25 untuk memecat Trump dari jabatannya sebagai presiden.

Hal itu hampir pasti tidak akan terjadi, jadi langkah selanjutnya adalah DPR memberikan suara untuk pemakzulan Trump. Itu akan terjadi Rabu waktu AS. Artikel pemakzulan tersebut menuduh Trump membuat hasutan pemberontakan.

"Trump mewakili ancaman yang akan datang bagi demokrasi Amerika," kata Ketua DPR Nancy Pelosi.

"Apa yang terjadi adalah pelanggaran yang sangat, sangat mengerikan terhadap Capitol, dari cabang pemerintahan pertama, oleh Presiden Amerika Serikat," katanya kepada 60 Minutes tadi malam yang dilansir news.com.au. (Baca juga: Jenderal Tertinggi AS: Presiden Punya Kekuasaan Tunggal untuk Serangan Nuklir )

“Presiden ini bersalah karena menghasut pemberontakan. Dia harus membayar harga untuk itu."
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pilot F-15 AS: Serangan...
Pilot F-15 AS: Serangan Drone Iran Membentuk Formasi Ubur-ubur
Trump Kecam Pemungutan...
Trump Kecam Pemungutan Suara Senat untuk Batasi Kewenangannya dalam Perang Iran
10 Mata-mata Perang...
10 Mata-mata Perang Dingin yang Tak Pernah Takut Mati
Senat AS Sahkan Resolusi...
Senat AS Sahkan Resolusi Penghentian Perang Iran, Pukulan Telak bagi Trump
Trump Ungkap Dana Iran...
Trump Ungkap Dana Iran yang Dilepaskan akan Digunakan untuk Beli Barang-barang AS
Trump: Produsen Mobil...
Trump: Produsen Mobil AS Bisa Produksi Rudal
Usai Perang dengan Iran,...
Usai Perang dengan Iran, Trump Janji Ekonomi AS Segera Bangkit
Israel Bombardir Lebanon...
Israel Bombardir Lebanon Selatan Tewaskan 16 Orang
Viral! Sekuriti Apartemen...
Viral! Sekuriti Apartemen Temukan Emas Ratusan Juta di Tempat Sampah, Kembalikan ke Pemilik
Rekomendasi
Gus Yaqut Sakit, KPK...
Gus Yaqut Sakit, KPK Bantarkan Penahanannya ke RS Polri Kramatjati
KPR Rumah Subsidi Bisa...
KPR Rumah Subsidi Bisa Dicicil hingga 40 Tahun, Bunga Tetap 5%
Selesai Diperiksa Kasus...
Selesai Diperiksa Kasus Kuota Haji, Eks Dirjen PHU Hilman Latief: Diminta Keterangan Saja
Berita Terkini
Rusia Klaim Senjata...
Rusia Klaim Senjata Nuklir Jadi Satu-satunya Jaminan pada Perang Global, Ini 3 Alasannya
Bill Gates Ngaku Jadi...
Bill Gates Ngaku Jadi Korban Epstein, tapi Fakta Berbicara Lain
10 Tahun Brexit, Mayoritas...
10 Tahun Brexit, Mayoritas Rakyat Inggris Menyesal!
Israel Intervensi Pilpres...
Israel Intervensi Pilpres Kolombia, Ini 4 Faktanya
Kandidat Kuat PM Inggris...
Kandidat Kuat PM Inggris Andy Burnham Dinilai Tidak Berpihak ke Palestina
Tiru Strategi Iran,...
Tiru Strategi Iran, Ukraina Tembakkan 323 Drone ke Wilayah Rusia pada Malam Hari
Infografis
Pasar di Jakarta Hasilkan...
Pasar di Jakarta Hasilkan 500 Ton Sampah Per Hari
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved