Pakar: Objek Mirip Rudal di Perairan Indonesia Adalah Drone Surveillance China

Selasa, 12 Januari 2021 - 06:56 WIB
loading...
A A A
Wong mencatat bahwa operasi terakhir yang diketahui di mana drone bawah air digunakan adalah pada Desember 2019, setelah itu semua berhasil dipulihkan. Pada tahun 2020 atau setelah glider bawah air itu ditemukan di Pulau Selayar, China tidak melakukan survei apa pun di lepas pantai Indonesia.

Glider bawah air biasanya digunakan dalam penelitian, seperti mengumpulkan data tentang kadar oksigen, kondisi air, dan lain-lain. Namun, menurut Wong, data tersebut mungkin juga berguna dalam operasi Angkatan Laut, terutama di kapal selam dan perang anti-kapal selam.

"Pengetahuan yang unggul tentang perairan suatu wilayah dapat memungkinkan kapal selam untuk beroperasi lebih tenang dan mengurangi kemungkinan penemuan," kata Wong, seperti dikutip dari CNBC, Selasa (12/1/2021). (Baca juga: Massa Pro-Trump Siapkan Pemberontakan Besar-besaran Jelang Pelantikan Biden )

Dia lebih lanjut menegaskan bahwa China memiliki kebijakan "Fusi Militer-Sipil" yang diamanatkan dengan jelas untuk menggunakan pengetahuan dan teknologi yang tersedia di sipil dan ruang komersial untuk keuntungan militer.

Oleh karena itu, Wong menyimpulkan, perintah China kemungkinan besar akan mengeksploitasi sifat penggunaan ganda dari informasi yang dikumpulkan glider.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Masalah Kualitas dan...
Masalah Kualitas dan Krisis Internal Hambat Ambisi Ekspor Senjata China
Seorang Tentara AS Tewas...
Seorang Tentara AS Tewas di Irak Saat Buang Amunisi Drone Iran yang Jatuh
Langka, Kapal Perang...
Langka, Kapal Perang China Latihan Tembak di Dalam ZEE Jepang
China Perluas Pengaruh...
China Perluas Pengaruh di Kirgizstan, Warga Khawatir soal Kedaulatan
30 Drone MQ-9 Reaper...
30 Drone MQ-9 Reaper AS Ditembak Jatuh oleh Militer Iran, Ini 4 Kelemahannya
Merek-merek China Menguasai...
Merek-merek China Menguasai Sepertiga Penjualan PHEV di Eropa
Jadi PM Baru, Andy Burnham...
Jadi PM Baru, Andy Burnham Izinkan AS Gunakan Pangkalan Inggris untuk Serang Iran
Konflik AS-Iran Makin...
Konflik AS-Iran Makin Memanas, Harga Minyak Dunia Kembali Tembus 100 Dolar AS per Barel
Rekomendasi
Kejagung Pastikan Proses...
Kejagung Pastikan Proses Etik Febrie Adriansyah Tunggu Perkara Pidana Inkrah
Eksepsi Dokter Tifa...
Eksepsi Dokter Tifa di Kasus Ijazah Jokowi Diterima, Polda Metro Jaya: Itu Bukan Akhir dari Semuanya
Tegaskan Pelimpahan...
Tegaskan Pelimpahan Kasus Febrie Adriansyah dari Polri Sah, Jamwas Kejagung: Pernah Dilakukan di Perkara Asabri
Berita Terkini
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Minyak Mentah Brent...
Minyak Mentah Brent Tembus USD100 setelah Kapal Tanker Diserang di Laut Merah
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
Ini Sosok Pangeran Arab...
Ini Sosok Pangeran Arab Saudi yang Tewas di Hotel Mewah usai Konsumsi Narkoba dan Alkohol
Infografis
10 Negara dengan Jalan...
10 Negara dengan Jalan Terbaik di Dunia, Juaranya Tetangga Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved