Keamanan Pelantikan Joe Biden Akan Diperketat

Selasa, 12 Januari 2021 - 06:03 WIB
loading...
A A A
Hal yang mengkhawatirkan adalah di akhir kekuasaan, Trump justru kehilangan banyak loyalis di pemerintahan selepas kerusuhan di Capitol. “Dia (Trump) sudah kehilangan kita. Dia telah kehilangan pemerintahannya. Banyak di antara kita yang kecewa,” kata salah satu pejabat senior pemerintahan Trump, dilansir Reuters.

Pada pekan-pekan terakhir berkuasa, Trump berencana berkunjung ke perbatasan AS-Meksiko untuk mengecek kebijakan imigrasi dan mengunjungi tembok perbatasan. Dia juga akan memberikan Medal of Freedom di Gedung Putih. Trump dan aliansinya juga akan melawan keputusan Twitter yang memblok akun pribadinya.

Pada saat bersamaan, Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) akan mengadakan pemungutan suara paling cepat pada hari Selasa (11/1) atas proses pemakzulan terhadap Presiden Donald Trump. Partai Demokrat di DPR berencana untuk mengajukan dakwaan "penghasutan untuk pemberontakan" terhadap sang presiden atas perannya dalam penyerbuan di gedung Capitol. James Clyburn, yang merupakan politikus tertinggi ketiga partai Demokrat di DPR, berkata kepada CNN akan ada tindakan yang diambil pada minggu ini.

Namun, Partai Demokrat tidak akan mengirim pasal-pasal pemakzulan ke Senat sampai setelah 100 hari pertama Joe Biden menjabat. "Mari kita beri Presiden terpilih Biden 100 hari yang ia butuhkan untuk menjalankan agendanya," kata Clyburn. Itu akan memungkinkan Biden untuk mengukuhkan kabinet barunya dan memulai sejumlah kebijakan utama termasuk mengatasi virus korona.

Partai Demokrat serta semakin banyak anggota partai Republik menuduh Trump mendorong kerusuhan di Kongres pada Rabu lalu yang menewaskan lima orang. Namun, tidak ada senator Republik yang berkata mereka akan menyatakan sang presiden bersalah.

Senator Republik Pat Toomey meminta Trump untuk mengundurkan diri pada hari Minggu. "Saya pikir jalan terbaik bagi negara kita adalah presiden mengundurkan diri dan pergi secepat mungkin," kata Senator Toomey kepada acara Meet the Press di stasiun televisi NBC. "Saya mengakui bahwa itu kemungkinannya kecil, tetapi saya pikir itu yang terbaik."

Sementara itu, mantan gubernur California dari Partai Republik Arnold Schwarzenegger menyebut Trump sebagai "presiden terburuk yang pernah ada" dalam sebuah video yang diunggah ke media sosial pada hari Minggu. Sang aktor menyamakan kekerasan pada hari Rabu dengan peristiwa Kristallnacht atau Malam Kaca Pecah, ketika properti milik orang-orang Yahudi dihancurkan di Jerman yang dikuasai Nazi pada 1938.
(ynt)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pria Ini Ditusuk 15...
Pria Ini Ditusuk 15 Kali di Mal AS Hanya karena Beragama Islam
Perang Iran Meluas,...
Perang Iran Meluas, AS Jual Senjata ke Arab Saudi dan Kuwait Total Rp36,2 Triliun
AS Perluas Serangan...
AS Perluas Serangan terhadap Iran, Pengeboman 90 Menit Sebabkan Ledakan di Mana-mana
Meski Sedang Perang,...
Meski Sedang Perang, Trump Puji Iran karena Bebaskan Warga AS dari Penjara
Iran Hancurkan Markas...
Iran Hancurkan Markas Besar Armada Ke-5 AS di Bahrain, Amerika Habisi 7 Tentara Teheran
Mantan Pasukan Khusus...
Mantan Pasukan Khusus AS Bawa Paspor China Ini Ditangkap di Perbatasan Nepal dan India, Siapa Jordan Brown?
Trump Akan Serahkan...
Trump Akan Serahkan Trofi Pemenang Piala Dunia 2026
AS Serang Abadan dan...
AS Serang Abadan dan Mahshahr di Iran Barat, Wilayah Perbatasan Jadi Sasaran
Trump Sebut Iran Sudah...
Trump Sebut Iran Sudah Tak Berdaya: Angkatan Laut dan Pemimpin Mereka Telah Tiada
Rekomendasi
Ternyata Pelajar Pembawa...
Ternyata Pelajar Pembawa Bom Rakitan di MAN 3 Padang Korban Bully
Utang Luar Negeri Indonesia...
Utang Luar Negeri Indonesia Tembus Rp8.000 Triliun, Purbaya: Masih Aman
IUCN Lihat Menhut Paham...
IUCN Lihat Menhut Paham Akar Masalah Konservasi Gajah
Berita Terkini
Maroko Tandatangani...
Maroko Tandatangani Perjanjian dengan Dewan Perdamaian untuk Gabung Pasukan Internasional Gaza
Pria Ini Ditusuk 15...
Pria Ini Ditusuk 15 Kali di Mal AS Hanya karena Beragama Islam
Anggota Politbiro Partai...
Anggota Politbiro Partai Komunis China Dipecat karena Korupsi Skala Besar dan Skandal Seks
Perang Iran Meluas,...
Perang Iran Meluas, AS Jual Senjata ke Arab Saudi dan Kuwait Total Rp36,2 Triliun
Profil Sheikh Hamad...
Profil Sheikh Hamad bin Khalifa Al Thani, Sosok di Balik Lompatan Qatar dari Negara Gurun Menjadi Raksasa Kaya Dunia
Kronologi Venezuela...
Kronologi Venezuela Simpan 31 Ton Emas di Bank of England tapi Tak Bisa Diambil
Infografis
Akhiri Perang Ukraina,...
Akhiri Perang Ukraina, Trump Akan Akui Crimea Milik Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved