Dapat Izin Pakai, Rusia Siap Kirim Vaksin Covid-19 ke Palestina
Senin, 11 Januari 2021 - 21:03 WIB
loading...
Dana Investasi Langsung Rusia (RDIF) mengumumkan, bahwa Kementerian Kesehatan Negara Palestina menyetujui registrasi vaksin Sputnik V. Foto/REUTERS
A
A
A
MOSKOW - Dana Investasi Langsung Rusia (RDIF) mengumumkan, bahwa Kementerian Kesehatan Negara Palestina menyetujui registrasi vaksin Sputnik V. Ini menjadikan Palestina sebagai negara Timur Tengah pertama yang mendaftarkan vaksin tersebut.
Vaksin tersebut terdaftar di bawah prosedur otorisasi penggunaan darurat tanpa uji klinis tambahan di negara tersebut. Sputnik V telah didaftarkan dengan prosedur yang sama sebelumnya di Aljazair, Argentina, Bolivia, dan Serbia. ( Baca juga: Vietnam Jalin Kerja Sama dengan Rusia Produksi Vaksin Sputnik V )
Menurut RDIF, pengiriman Sputnik V ke Palestina direncanakan pada kuartal pertama 2021 dengan gelombang pertama diharapkan tiba dalam waktu satu bulan. Pasokan vaksin akan difasilitasi oleh mitra internasional RDIF di India, China, Korea Selatan, dan negara lain.
"Kualitas tinggi dan kemanjuran vaksin Sputnik V menstimulasi minat yang semakin besar dari lebih banyak negara. Ini diterjemahkan ke dalam geografi yang lebih luas dari pendaftaran, pengiriman dan produksinya," kata CEO RDIF, Kirim Dmitriev, dalam siaran pers yang diterima Sindonews pada Senin (11/1/2021).
Dia menuturkan bahwa pihaknya sangat senang, bahwa selain di Eropa, Afrika, Asia, dan Amerika Latin, Sputnik V kini juga akan hadir di Timur Tengah. ( Baca juga: Jerman dan Rusia Kerja Sama Pembuatan Vaksin, Bagaimana Indonesia? )
"Ini akan memungkinkan kami untuk lebih menggabungkan kekuatan untuk kemenangan bersama yang lebih cepat atas infeksi virus corona dengan menjamin akses ke vaksin yang efektif dan aman untuk lebih banyak negara dan rakyatnya," tukasnya.
Vaksin tersebut terdaftar di bawah prosedur otorisasi penggunaan darurat tanpa uji klinis tambahan di negara tersebut. Sputnik V telah didaftarkan dengan prosedur yang sama sebelumnya di Aljazair, Argentina, Bolivia, dan Serbia. ( Baca juga: Vietnam Jalin Kerja Sama dengan Rusia Produksi Vaksin Sputnik V )
Menurut RDIF, pengiriman Sputnik V ke Palestina direncanakan pada kuartal pertama 2021 dengan gelombang pertama diharapkan tiba dalam waktu satu bulan. Pasokan vaksin akan difasilitasi oleh mitra internasional RDIF di India, China, Korea Selatan, dan negara lain.
"Kualitas tinggi dan kemanjuran vaksin Sputnik V menstimulasi minat yang semakin besar dari lebih banyak negara. Ini diterjemahkan ke dalam geografi yang lebih luas dari pendaftaran, pengiriman dan produksinya," kata CEO RDIF, Kirim Dmitriev, dalam siaran pers yang diterima Sindonews pada Senin (11/1/2021).
Dia menuturkan bahwa pihaknya sangat senang, bahwa selain di Eropa, Afrika, Asia, dan Amerika Latin, Sputnik V kini juga akan hadir di Timur Tengah. ( Baca juga: Jerman dan Rusia Kerja Sama Pembuatan Vaksin, Bagaimana Indonesia? )
"Ini akan memungkinkan kami untuk lebih menggabungkan kekuatan untuk kemenangan bersama yang lebih cepat atas infeksi virus corona dengan menjamin akses ke vaksin yang efektif dan aman untuk lebih banyak negara dan rakyatnya," tukasnya.
(esn)
Lihat Juga :