Saingi Jet Tempur Siluman F-22 AS, China Memodifikasi Mesin J-20
Senin, 11 Januari 2021 - 08:27 WIB
loading...
A
A
A
Foto yang beredar online itu menunjukkan China telah menghasilkan batch baru prototipe J-20 generasi kedua untuk uji penerbangan. Hal itu diungkap akun WeChat War Industry Black Technology oleh Quantum Defense Cloud yang berbasis di Shenzhen, sebuah perusahaan latar belakang militer. (Baca juga: Sudah 104 Kecelakaan Pesawat, Indonesia Tempat Paling Berbahaya di Asia )
Orang dalam militer China mengonfirmasi bahwa prototipe J-20 baru ditenagai oleh dua mesin WS-10C, tetapi mengatakan mesin yang dimodifikasi tetap menjadi pilihan sementara untuk J-20.
"Penggunaan WS-10C untuk menggantikan mesin Rusia disebabkan oleh kegagalan WS-15 lolos evaluasi akhir pada 2019," kata orang dalam itu.
"Angkatan Udara tidak senang dengan hasil akhir, menuntut teknisi mesin memodifikasinya sampai memenuhi semua standar, misalnya menyesuaikan mesin F119 yang digunakan oleh F-22 Raptor Amerika," ujarnya, yang dilansir Business Insider, Senin (11/1/2021).
Pandemi COVID-19, kata orang dalam tersebut, telah memengaruhi pekerjaan modifikasi pada WS-15 dalam satu tahun terakhir.
Versi modifikasi J-20B memasuki produksi massal pada Juni tahun lalu setelah Chengdu Aerospace Corporation (CAC), pengembang J-20, menyiapkan jalur produksi keempat pada 2019. Setiap lini memiliki kapasitas untuk membuat sekitar satu unit J -20 sebulan.
Orang dalam militer China mengonfirmasi bahwa prototipe J-20 baru ditenagai oleh dua mesin WS-10C, tetapi mengatakan mesin yang dimodifikasi tetap menjadi pilihan sementara untuk J-20.
"Penggunaan WS-10C untuk menggantikan mesin Rusia disebabkan oleh kegagalan WS-15 lolos evaluasi akhir pada 2019," kata orang dalam itu.
"Angkatan Udara tidak senang dengan hasil akhir, menuntut teknisi mesin memodifikasinya sampai memenuhi semua standar, misalnya menyesuaikan mesin F119 yang digunakan oleh F-22 Raptor Amerika," ujarnya, yang dilansir Business Insider, Senin (11/1/2021).
Pandemi COVID-19, kata orang dalam tersebut, telah memengaruhi pekerjaan modifikasi pada WS-15 dalam satu tahun terakhir.
Versi modifikasi J-20B memasuki produksi massal pada Juni tahun lalu setelah Chengdu Aerospace Corporation (CAC), pengembang J-20, menyiapkan jalur produksi keempat pada 2019. Setiap lini memiliki kapasitas untuk membuat sekitar satu unit J -20 sebulan.
Lihat Juga :