PM Kanada Sebut Trump 'Provokator' Penyerbuan Parlemen AS
Minggu, 10 Januari 2021 - 13:45 WIB
loading...
Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau mengecam Presiden AS Donald Trump, dengan menyebut dia menghasut sebuah kerusuhan yang mengejutkan di US Capitol. Foto/REUTERS
A
A
A
OTTAWA - Perdana Menteri Kanada , Justin Trudeau mengecam Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump. Dia mengatakan, Trump"menghasut" sebuah kerusuhan yang mengejutkan di Capitol Hill, yang merobek struktur demokrasi.
(Baca juga : Mayweather Tajir Melintir! Suka-suka Pamer Arloji Berlian Rp2,2 T )
"Apa yang kami saksikan adalah serangan terhadap demokrasi oleh perusuh yang kejam, yang dihasut oleh presiden saat ini dan politisi lainnya," kata Trudeau dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir Anadolu Agency pada Minggu (10/1/2021).
(Baca juga : Ucapkan Belasungkawa, Pakistan: Doa Kami untuk Saudara Kami di Indonesia )
“Peristiwa itu masih mengejutkan, sangat mengganggu dan terus terang, kita juga telah melihat minggu ini bahwa demokrasi tangguh di Amerika, sekutu, dan tetangga terdekat kita. Kekerasan tidak memiliki tempat dalam masyarakat kita dan ekstremis tidak akan berhasil mengalahkan keinginan rakyat," sambungnya. ( Baca juga: Pemimpin Hizbullah: Tombol Nuklir di Tangan ‘Bodoh Gila’ Trump )
(Baca juga : Mayweather Tajir Melintir! Suka-suka Pamer Arloji Berlian Rp2,2 T )
"Apa yang kami saksikan adalah serangan terhadap demokrasi oleh perusuh yang kejam, yang dihasut oleh presiden saat ini dan politisi lainnya," kata Trudeau dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir Anadolu Agency pada Minggu (10/1/2021).
(Baca juga : Ucapkan Belasungkawa, Pakistan: Doa Kami untuk Saudara Kami di Indonesia )
“Peristiwa itu masih mengejutkan, sangat mengganggu dan terus terang, kita juga telah melihat minggu ini bahwa demokrasi tangguh di Amerika, sekutu, dan tetangga terdekat kita. Kekerasan tidak memiliki tempat dalam masyarakat kita dan ekstremis tidak akan berhasil mengalahkan keinginan rakyat," sambungnya. ( Baca juga: Pemimpin Hizbullah: Tombol Nuklir di Tangan ‘Bodoh Gila’ Trump )
Lihat Juga :