Perusahaan China Bantah Kirim Masker N95 Palsu ke AS

Jum'at, 15 Mei 2020 - 01:42 WIB
loading...
A A A
Masker "Sound" palsu mengklaim disetujui oleh NIOSH, tetapi CDC mengatakan bahwa Sound bukan pemegang persetujuan NIOSH atau pemegang label pribadi.

Menurut AP di antara para penerima makser itu adalah Direct Relief, sebuah organisasi bantuan kemanusiaan internasional; Lawrence General Hospital di Massachusetts; dan petugas pemadam kebakaran dan paramedis Virginia Barat.

Meskipun Shanghai Dasheng mengklaim bahwa perusahaan itu tidak mengekspor masker, salah satu penerima yaitu Mark Kwoka, importir yang berbasis di Florida, mengatakan kepada AP ia percaya pengirimannya berasal dari pabrik perusahaan. Kepercayaannya itu berdasarkan pada informasi yang diperolehnya dari rekan-rekannya di China dan mengatakan hal itu "semacam keluar dari kendali."

Pada bulan Januari lalu, Wu memanggil pekerja pabrik kembali dari liburan Festival Musim Semi mereka untuk meningkatkan produksi masker N95. Dalam pernyataan yang diposting di situs web Pemerintah Rakyat Kota Shanghai, Wu mengatakan perusahaan itu "tidak punya pilihan lain" dan orang-orang bekerja sepanjang waktu.

Menurut Wu output harian Shanghai Dasheng untuk masker N95 sekarang sekitar 500.000, dan Amerika menyumbang sekitar 5 persen dari ekspornya.
(ber)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hubungan China dan Korut...
Hubungan China dan Korut Masuki Tahap Awal yang Baru
5 Negara yang Mampu...
5 Negara yang Mampu Membuat Jet Tempur Sendiri, Ada yang Produksinya Mencapai Ratusan Unit per Tahun
IRGC Serang 3 Pangkalan...
IRGC Serang 3 Pangkalan Militer Zionis, Israel Gempur 5 Kota Iran
AS Hendak Beli Kepulauan...
AS Hendak Beli Kepulauan Chagos, Ini Tujuannya
Iran Luncurkan Gelombang...
Iran Luncurkan Gelombang Kedua Serangan Rudal, Jenderal Tertinggi Israel Sembunyi di Bunker
AS Serukan Korut Denuklirisasi,...
AS Serukan Korut Denuklirisasi, Adik Kim Jong-un: Mimpi Usang!
Bank Sentral China Borong...
Bank Sentral China Borong Emas 19 Bulan Berturut-turut, Ada Apa?
Diduga Drone Laut Ukraina...
Diduga Drone Laut Ukraina Meledak di Pelabuhan Rumania
Iran Serang Israel Lagi,...
Iran Serang Israel Lagi, Ledakan Guncang Yerusalem
Rekomendasi
BPDP, Ditjenbun dan...
BPDP, Ditjenbun dan AKPY Latih 122 Pekebun Sawit OKI Tingkatkan Kualitas Panen
Eks Ketua Ombudsman...
Eks Ketua Ombudsman Hery Susanto Segera Disidang
Jadi Penasihat Presiden,...
Jadi Penasihat Presiden, Said Iqbal Siap Perjuangkan Kepastian Kerja dan Upah Layak
Berita Terkini
Aset Iran yang Dibekukan...
Aset Iran yang Dibekukan Dijadikan Ganti Rugi bagi Negara Arab, 3 Alasan Teheran Marah Besar!
4 Fakta Pembunuhan WNI...
4 Fakta Pembunuhan WNI di Hokkaido, Tersangka Sudah Berniat Habisi Korban
Hacker Pro-Palestina...
Hacker Pro-Palestina Janji Lancarkan Serangan Siber Paling Dahsyat ke Israel
Tak Ingin Kerusakan...
Tak Ingin Kerusakan Akibat Serangan Iran Diketahui Dunia, Israel Berlakukan Sensor Militer
Eropa Memanas! Jet tempur...
Eropa Memanas! Jet tempur Prancis Tembak Jatuh Drone Rusia di Latvia
Gempa Guncang Filipina,...
Gempa Guncang Filipina, 15 Orang Tewas
Infografis
Spesifikasi Sistem Rudal...
Spesifikasi Sistem Rudal Patriot yang Dikirim AS ke Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved