Takut Diserang Houthi Yaman, Israel Kerahkan Sistem Rudal Iron Dome
Sabtu, 09 Januari 2021 - 10:33 WIB
loading...
A
A
A
Pemimpin gerakan Houthi, Sayyid Abdulmalik Al-Houthi, sebelumnya mengancam akan menyerang Israel dan telah menjadi pengkritik tajam terhadap normalisasi antara negara-negara Arab dan negara yang menduduki Palestina tersebut.
Dia menggambarkan Israel sebagai "musuh utama dunia Muslim" dan memperingatkan Arab Saudi dan Uni Emirat Arab pada bulan Juni lalu agar tidak menormalisasi hubungan. (Baca juga: China: Ekstremisme Membuat Wanita Uighur Jadi 'Mesin Pembuat Bayi' )
Tahun lalu, Menteri Pertahanan dalam pemerintahan Houthi yang berbasis di Sanaa, Jenderal Mohammed Al-Atefi, menyatakan bahwa target militer dan maritim di Israel telah diidentifikasi. "Kami tidak akan ragu untuk menyerang mereka jika pimpinan memutuskan untuk melakukannya," katanya.
Otoritas Houthi juga prihatin dengan ambisi Israel di Laut Merah dan Selat Bab el-Mandeb, serta perkembangan di pulau Socotra di Yaman, yang saat ini berada di bawah kendali pasukan yang didukung UEA. Ada laporan rencana Emirat-Israel untuk mendirikan pangkalan militer bersama di pulau itu.
Dia menggambarkan Israel sebagai "musuh utama dunia Muslim" dan memperingatkan Arab Saudi dan Uni Emirat Arab pada bulan Juni lalu agar tidak menormalisasi hubungan. (Baca juga: China: Ekstremisme Membuat Wanita Uighur Jadi 'Mesin Pembuat Bayi' )
Tahun lalu, Menteri Pertahanan dalam pemerintahan Houthi yang berbasis di Sanaa, Jenderal Mohammed Al-Atefi, menyatakan bahwa target militer dan maritim di Israel telah diidentifikasi. "Kami tidak akan ragu untuk menyerang mereka jika pimpinan memutuskan untuk melakukannya," katanya.
Otoritas Houthi juga prihatin dengan ambisi Israel di Laut Merah dan Selat Bab el-Mandeb, serta perkembangan di pulau Socotra di Yaman, yang saat ini berada di bawah kendali pasukan yang didukung UEA. Ada laporan rencana Emirat-Israel untuk mendirikan pangkalan militer bersama di pulau itu.
(min)
Lihat Juga :