Laptop Penuh Informasi Sensitif Dicuri Pendukung Trump, Keamanan Nasional AS Dalam Bahaya

Sabtu, 09 Januari 2021 - 04:03 WIB
loading...
Laptop Penuh Informasi...
CBS News melaporkan bahwa laptop yang mungkin berisi informasi keamanan nasional yang sensitif termasuk di antara benda-benda yang dicuri ketika perusuh menggeledah kantor anggota parlemen. Foto/REUTERS
A A A
WASHINGTON - Aksi penyerbuan yang dilakukan pendukung Donald Trump terhadap gedung Parlemen Amerika Serikat (AS) ternyata bisa berakibat cukup serius. Pasalnya, massa yang menerobos masuk dilaporkan mencuri laptop yang berisi data-data sensitif.

CBS News melaporkan bahwa laptop yang mungkin berisi informasi keamanan nasional yang sensitif termasuk di antara benda-benda yang dicuri ketika perusuh menggeledah kantor anggota parlemen. ( Baca juga: Setelah US Capitol Diserbu, Kini Para Politisi Israel yang Ketakutan )

Mereka dilaporkan mengobrak-abrik file komputer dan email, serta mencuri barang elektronik dan dokumen pribadi. Salah satu ruangan yang digeledah adalah ruangan Ketua DPR AS, Nancy Pelosi.

Pengacara AS, Michael Sherwin membenarkan telah terjadi pencurian di Capitol Hill saat aksi penyerbuan pendukung Trump. Dia menuturkan, saat ini pendataan mengenai barang-barang yang hilang sedang dilakukan.

“Kami harus mengidentifikasi apa yang telah dilakukan, memitigasi itu, dan itu bisa memiliki potensi ekuitas keamanan nasional,” kata Sherwin, seperti dilansir Sputnik pada Sabtu (9/1/2021).

Menanggapi laporan itu, kepala petugas administrasi DPR AS atau CAO dalam sebuah pernyataan mengatakan bahwa mereka "mengambil beberapa tindakan" selama kerusuhan untuk melindungi infrastruktur digital Kongres. ( Baca juga: Soroti Rusuh Capitol Hill, Fahri Hamzah: Elite Jangan Membelah Masyarakat )

Ini termasuk mengeluarkan perintah untuk mengunci komputer dan laptop dan mematikan akses jaringan kabel. "Saat ini belum ada indikasi jaringan DPR dibobol," kata pernyataan itu.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Demi Cinta Bertaruh...
Demi Cinta Bertaruh Nyawa, Pasangan Ini Lamaran di Puncak Gedung Empire State 443 Meter
AS Pertimbangkan Tarik...
AS Pertimbangkan Tarik Pasukan dari Arab Saudi, Berseteru Gara-gara Perang Iran
Israel Ancam Serang...
Israel Ancam Serang Iran Ketiga Kalinya Meski Sedang Negosiasi dengan AS
Tetangga Indonesia Ini...
Tetangga Indonesia Ini Beli Lagi 24 Rudal Canggih Hellfire AS, Harganya Rp401 Miliar
Helikopter Angkatan...
Helikopter Angkatan Laut AS Jatuh di Laut Arab, 1 Awak Hilang, Ditembak Iran?
1 Tahun Berkuasa, Kekayaan...
1 Tahun Berkuasa, Kekayaan Trump Bertambah Rp25 Triliun
Pasokan Minyak Iran...
Pasokan Minyak Iran Kembali Banjiri Pasar Asia, Harga Minyak Dunia Anjlok 4%
Ayah dan Anak Diselamatkan...
Ayah dan Anak Diselamatkan Setelah 4 Hari Terkubur Reruntuhan Bangunan Pasca-gempa Venezuela
Netanyahu: Israel Masih...
Netanyahu: Israel Masih Mungkin Serang Iran!
Rekomendasi
Inggris vs Meksiko di...
Inggris vs Meksiko di 16 Besar Piala Dunia 2026, Tuchel Waspadai Tipisnya Oksigen Azteca
Maroko Jadi Sorotan...
Maroko Jadi Sorotan di Piala Dunia 2026, Ternyata Negeri Ini Melahirkan 6 Tarekat Besar Dunia
Sebastian Beccacece...
Sebastian Beccacece Mundur Setelah Ekuador Tersingkir di Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Demi Cinta Bertaruh...
Demi Cinta Bertaruh Nyawa, Pasangan Ini Lamaran di Puncak Gedung Empire State 443 Meter
AS Pertimbangkan Tarik...
AS Pertimbangkan Tarik Pasukan dari Arab Saudi, Berseteru Gara-gara Perang Iran
Israel Ancam Serang...
Israel Ancam Serang Iran Ketiga Kalinya Meski Sedang Negosiasi dengan AS
Tetangga Indonesia Ini...
Tetangga Indonesia Ini Beli Lagi 24 Rudal Canggih Hellfire AS, Harganya Rp401 Miliar
Helikopter Angkatan...
Helikopter Angkatan Laut AS Jatuh di Laut Arab, 1 Awak Hilang, Ditembak Iran?
1 Tahun Berkuasa, Kekayaan...
1 Tahun Berkuasa, Kekayaan Trump Bertambah Rp25 Triliun
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved