Maskapai AS Perketat Keamanan di Bandara dan Penerbangan Area Washington
Kamis, 07 Januari 2021 - 12:06 WIB
loading...
A
A
A
Presiden Asosiasi Awak Penerbangan-CWA Sara Nelson yang mewakili pekerja di 17 maskapai penerbangan termasuk United Airlines, mengatakan para pengunjuk rasa seharusnya tidak diizinkan meninggalkan wilayah Washington dengan penerbangan komersial setelah menunjukkan "perilaku mentalitas massa" dalam penerbangan ke wilayah tersebut. (Baca Juga: Situasi Politik di AS Memanas, KJRI New York Imbau WNI Hindari Kerumunan)
"Perilaku mentalitas massa yang terjadi pada beberapa penerbangan ke daerah Washington DC kemarin tidak dapat diterima dan mengancam keselamatan dan keamanan setiap orang di dalamnya," ungkap Nelson, dilansir Reuters.
"Tindakan melawan demokrasi kita, pemerintah kita dan kebebasan yang kita klaim sebagai warga Amerika harus mendiskualifikasi individu-individu ini dari kebebasan terbang," tegas dia.
United tidak segera berkomentar tentang seruan tersebut.
Administrasi Keamanan Transportasi, yang memiliki otoritas atas keamanan perjalanan AS menyatakan "selalu waspada" dan memiliki "keamanan berlapis."
"Perilaku mentalitas massa yang terjadi pada beberapa penerbangan ke daerah Washington DC kemarin tidak dapat diterima dan mengancam keselamatan dan keamanan setiap orang di dalamnya," ungkap Nelson, dilansir Reuters.
"Tindakan melawan demokrasi kita, pemerintah kita dan kebebasan yang kita klaim sebagai warga Amerika harus mendiskualifikasi individu-individu ini dari kebebasan terbang," tegas dia.
United tidak segera berkomentar tentang seruan tersebut.
Administrasi Keamanan Transportasi, yang memiliki otoritas atas keamanan perjalanan AS menyatakan "selalu waspada" dan memiliki "keamanan berlapis."
Lihat Juga :