Demokrat Tuntut Trump Segera Dipecat atau Diusir dari Gedung Putih
Kamis, 07 Januari 2021 - 10:34 WIB
loading...
A
A
A
Konstitusi mensyaratkan suara dua pertiga Senat untuk memvonis dan memberhentikan seorang presiden.
![Demokrat Tuntut Trump Segera Dipecat atau Diusir dari Gedung Putih]()
Trump sebelumnya dimakzulkan DPR yang dipimpin Demokrat pada Desember 2019 atas tuduhan penyalahgunaan kekuasaan dan menghalangi Kongres setelah upaya Trump menekan Ukraina menyelidiki Joe dan Hunter Biden.
Trump dibebaskan dari tuduhan itu oleh Senat yang dipimpin Partai Republik pada Februari 2020.
"Kejahatan dan pelanggaran ringan" apa yang bisa dituduhkan kepada Trump?
![Demokrat Tuntut Trump Segera Dipecat atau Diusir dari Gedung Putih]()
Frank Bowman, seorang profesor hukum konstitusional di Universitas Missouri, mengatakan, “Trump bisa dibilang memicu hasutan, atau upaya penggulingan pemerintah AS.”
Tetapi Bowman mengatakan Trump juga bisa dimakzulkan karena pelanggaran yang lebih umum seperti ketidaksetiaan terhadap Konstitusi AS dan gagal menegakkan sumpah jabatannya.
(BACA JUGA : K-Pop Dorong Pemulihan Ekonomi dan Investasi Indonesia, Caranya? )
Kongres memiliki keleluasaan dalam mendefinisikan kejahatan dan pelanggaran ringan serta tidak terbatas pada pelanggaran pidana yang sebenarnya.
"Pelanggaran esensial adalah pelanggaran terhadap Konstitusi, salah satu yang pada dasarnya mencoba merusak hasil pemilu yang sah menurut hukum," ungkap Bowman.

Trump sebelumnya dimakzulkan DPR yang dipimpin Demokrat pada Desember 2019 atas tuduhan penyalahgunaan kekuasaan dan menghalangi Kongres setelah upaya Trump menekan Ukraina menyelidiki Joe dan Hunter Biden.
Trump dibebaskan dari tuduhan itu oleh Senat yang dipimpin Partai Republik pada Februari 2020.
"Kejahatan dan pelanggaran ringan" apa yang bisa dituduhkan kepada Trump?

Frank Bowman, seorang profesor hukum konstitusional di Universitas Missouri, mengatakan, “Trump bisa dibilang memicu hasutan, atau upaya penggulingan pemerintah AS.”
Tetapi Bowman mengatakan Trump juga bisa dimakzulkan karena pelanggaran yang lebih umum seperti ketidaksetiaan terhadap Konstitusi AS dan gagal menegakkan sumpah jabatannya.
(BACA JUGA : K-Pop Dorong Pemulihan Ekonomi dan Investasi Indonesia, Caranya? )
Kongres memiliki keleluasaan dalam mendefinisikan kejahatan dan pelanggaran ringan serta tidak terbatas pada pelanggaran pidana yang sebenarnya.
"Pelanggaran esensial adalah pelanggaran terhadap Konstitusi, salah satu yang pada dasarnya mencoba merusak hasil pemilu yang sah menurut hukum," ungkap Bowman.
Lihat Juga :