Taiwan Pegang Kunci, Siap Luncurkan Teknologi Era Digital Masa Depan
Rabu, 06 Januari 2021 - 12:01 WIB
loading...
Pemandangan kota Taiwan. Foto/TETO
A
A
A
TAIPEI - Taiwan , negara kepulauan maritim dengan populasi hanya 24 juta jiwa, memiliki posisi unik dan penting dalam posisi geo-strategis Asia Timur dan Pasifik Barat.
"Sebuah kapal induk yang tidak dapat tenggelam" (an unsinkable aircraft carrier) adalah ungkapan terhadap posisi strategis Taiwan oleh MacArthur, jenderal terkenal era Perang Dunia II.
Taiwan pada abad ke-21 juga berada di posisi pusat strategi ekonomi industri semikonduktor global.
"Posisi strategis ekonomi" yang unik ini sangat penting bagi Taiwan dan keamanan global. Oleh karena itu, akademisi Amerika Craig Addison menyebut Taiwan sebagai "Silicon Shield", kekuatan semikonduktornya cukup untuk mempengaruhi perkembangan teknologi global.
Taiwan terletak di tengah antara Asia Timur dan Pasifik Barat sebagai "rantai pulau pertama", dan merupakan perisai pelindung untuk semua pulau bebas kawasan Amerika dan kawasan Asia-Pasifik. (Baca Juga: Kim Jong-un Akui Rencana Ekonominya Gagal di Hampir Semua Sektor)
Taiwan menempati posisi kunci di seberang Laut China Timur dan Laut China Selatan, dan jarak garis lurus terpendek dari China hanya 130 kilometer. (Lihat Infografis: Ini Negara yang Mengembangkan Drone Bawah Laut Selain China)
Seiring kekuatan ekonomi dan militer China yang semakin kuat, ketergantungannya pada energi meningkat pesat. 85% minyak mentah dan gas alam cair China diangkut melalui Laut China Selatan. (Lihat Video: Pesan Tak Biasa Chacha Eks Trio Macan Sebelum Meninggal Dunia)
Untuk memastikan keamanan transportasi energi, mereka harus dapat mengontrol wilayah laut terkait. Dan taiwan memegang peranan penting untuk mengontrol wilayah laut ini secara efektif.
Taiwan menghadap langsung ke Samudera Pasifik, jika China bisa mengerahkan kekuatan militer di Taiwan, maka akan bisa menguasai Samudera Pasifik yang akan sangat mengancam pengaruh regional AS.
Jepang juga akan menjadi genting dan berdampak besar pada negara-negara Asia Tenggara. Oleh karena itu, posisi strategis Taiwan dan Laut China Selatan sama pentingnya, dan mereka memainkan peran kunci dalam mencegah China memproyeksikan kekuatan militer di lautan.
Selain itu, Taiwan terletak di pusat Laut China Timur, Samudra Pasifik, dan Laut China Selatan, sehingga jalur lalu lintas semua pihak harus melewati perairan sekitar Taiwan.
Transportasi komersial atau strategis maritim yang penting di kawasan Asia-Pasifik berada dalam jangkauan yang dapat dipantau oleh Taiwan. Dari dulu hingga sekarang, Taiwan memiliki posisi geostrategis yang jelas dan penting.
Selama beberapa dekade terakhir, perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi telah berubah dengan pesat, dan berbagai ide inovatif telah diwujudkan satu per satu.
Setiap perkembangan teknologi memiliki dampak yang besar bagi dunia dan mengubah gaya hidup seluruh manusia, termasuk ponsel pintar, laptop, komputer desktop, tablet iPad dan produk komunikasi informasi lainnya, serta media sosial, layanan cloud, big data, dan lainnya.
Bagian internal terpenting yakni CPU (unit pemrosesan pusat) yang bertanggung jawab memproses dan menghitung data, memori untuk menyimpan data, chip untuk menerima dan mengirim sinyal jaringan dan GPS dan lainnya, semuanya terdiri dari komponen seperti transistor yang menggunakan "semikonduktor" sebagai bahan bakunya.
Industri semikonduktor tidak hanya menjadi awal era digital, tetapi juga merupakan industri penting bagi perkembangan teknologi masa depan, dan dengan munculnya era komputasi kecepatan tinggi dan kinerja tinggi (HPC), AI (kecerdasan buatan), komunikasi seluler 5G, dan Internet of Things (IoT), semua teknologi ini membutuhkan teknologi semikonduktor untuk mencapainya.
Produk semikonduktor telah ada di mana-mana, dan permintaan meningkat pesat. Dunia menghadapi dampak yang parah akibat pandemi pada tahun 2020, penerapan produk teknologi semikonduktor di masa pandemi telah membuktikan betapa pentingnya teknologi semikonduktor tersebut.
"Sebuah kapal induk yang tidak dapat tenggelam" (an unsinkable aircraft carrier) adalah ungkapan terhadap posisi strategis Taiwan oleh MacArthur, jenderal terkenal era Perang Dunia II.
Taiwan pada abad ke-21 juga berada di posisi pusat strategi ekonomi industri semikonduktor global.
"Posisi strategis ekonomi" yang unik ini sangat penting bagi Taiwan dan keamanan global. Oleh karena itu, akademisi Amerika Craig Addison menyebut Taiwan sebagai "Silicon Shield", kekuatan semikonduktornya cukup untuk mempengaruhi perkembangan teknologi global.
Taiwan terletak di tengah antara Asia Timur dan Pasifik Barat sebagai "rantai pulau pertama", dan merupakan perisai pelindung untuk semua pulau bebas kawasan Amerika dan kawasan Asia-Pasifik. (Baca Juga: Kim Jong-un Akui Rencana Ekonominya Gagal di Hampir Semua Sektor)
Taiwan menempati posisi kunci di seberang Laut China Timur dan Laut China Selatan, dan jarak garis lurus terpendek dari China hanya 130 kilometer. (Lihat Infografis: Ini Negara yang Mengembangkan Drone Bawah Laut Selain China)
Seiring kekuatan ekonomi dan militer China yang semakin kuat, ketergantungannya pada energi meningkat pesat. 85% minyak mentah dan gas alam cair China diangkut melalui Laut China Selatan. (Lihat Video: Pesan Tak Biasa Chacha Eks Trio Macan Sebelum Meninggal Dunia)
Untuk memastikan keamanan transportasi energi, mereka harus dapat mengontrol wilayah laut terkait. Dan taiwan memegang peranan penting untuk mengontrol wilayah laut ini secara efektif.
Taiwan menghadap langsung ke Samudera Pasifik, jika China bisa mengerahkan kekuatan militer di Taiwan, maka akan bisa menguasai Samudera Pasifik yang akan sangat mengancam pengaruh regional AS.
Jepang juga akan menjadi genting dan berdampak besar pada negara-negara Asia Tenggara. Oleh karena itu, posisi strategis Taiwan dan Laut China Selatan sama pentingnya, dan mereka memainkan peran kunci dalam mencegah China memproyeksikan kekuatan militer di lautan.
Selain itu, Taiwan terletak di pusat Laut China Timur, Samudra Pasifik, dan Laut China Selatan, sehingga jalur lalu lintas semua pihak harus melewati perairan sekitar Taiwan.
Transportasi komersial atau strategis maritim yang penting di kawasan Asia-Pasifik berada dalam jangkauan yang dapat dipantau oleh Taiwan. Dari dulu hingga sekarang, Taiwan memiliki posisi geostrategis yang jelas dan penting.
Selama beberapa dekade terakhir, perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi telah berubah dengan pesat, dan berbagai ide inovatif telah diwujudkan satu per satu.
Setiap perkembangan teknologi memiliki dampak yang besar bagi dunia dan mengubah gaya hidup seluruh manusia, termasuk ponsel pintar, laptop, komputer desktop, tablet iPad dan produk komunikasi informasi lainnya, serta media sosial, layanan cloud, big data, dan lainnya.
Bagian internal terpenting yakni CPU (unit pemrosesan pusat) yang bertanggung jawab memproses dan menghitung data, memori untuk menyimpan data, chip untuk menerima dan mengirim sinyal jaringan dan GPS dan lainnya, semuanya terdiri dari komponen seperti transistor yang menggunakan "semikonduktor" sebagai bahan bakunya.
Industri semikonduktor tidak hanya menjadi awal era digital, tetapi juga merupakan industri penting bagi perkembangan teknologi masa depan, dan dengan munculnya era komputasi kecepatan tinggi dan kinerja tinggi (HPC), AI (kecerdasan buatan), komunikasi seluler 5G, dan Internet of Things (IoT), semua teknologi ini membutuhkan teknologi semikonduktor untuk mencapainya.
Produk semikonduktor telah ada di mana-mana, dan permintaan meningkat pesat. Dunia menghadapi dampak yang parah akibat pandemi pada tahun 2020, penerapan produk teknologi semikonduktor di masa pandemi telah membuktikan betapa pentingnya teknologi semikonduktor tersebut.
Lihat Juga :