Korban Tewas Tanah Longsor Norwegia Jadi Tiga Orang

Minggu, 03 Januari 2021 - 10:45 WIB
loading...
A A A
Operasi penyelamatan terhambat oleh terbatasnya jumlah jam siang hari di Norwegia sepanjang tahun ini dan kekhawatiran erosi lebih lanjut.

Tanah di lokasi tersebut rapuh dan tidak mampu menahan berat peralatan penyelamat, termasuk kendaraan berat dari militer Norwegia. Lebih dari 1.000 orang telah dievakuasi, dan para pejabat mengatakan hingga 1.500 orang mungkin dipindahkan dari daerah tersebut di tengah kekhawatiran akan terjadinya tanah longsor lebih lanjut. (Baca juga: Tanah Longsor Hantam Daerah Permukiman Norwegia, 10 Luka )

Penyebab pasti bencana itu belum diketahui, tetapi distrik Gjerdrum, tempat Ask berada, dikenal memiliki banyak tanah liat, bahan yang dapat berubah dari bentuk padat menjadi cair.

Para ahli mengatakan substansi tanah liat yang dikombinasikan dengan curah hujan yang berlebihan dan cuaca lembab khas Norwegia pada saat-saat seperti ini mungkin telah berkontribusi terjadinya longsor.

Otoritas Norwegia pada tahun 2005 memperingatkan orang-orang untuk tidak membangun bangunan tempat tinggal di daerah itu, tetapi rumah-rumah akhirnya dibangun di sana pada dekade tersebut. Juru bicara Toril Hofshagen dari Direktorat Sumber Daya dan Energi Norwegia menyebut tanah longsor unik dalam kehancurannya.

"Tidak sejak 1893 terjadi tanah longsor cepat dengan dimensi ini di Norwegia," kata Hofshagen kepada media pada Sabtu.
(ber)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Norwegia Diam-diam Gunakan...
Norwegia Diam-diam Gunakan Pengaruhnya untuk Dorong Penangguhan Israel dari FIFA
8 Fakta Menarik tentang...
8 Fakta Menarik tentang Norwegia, Negara Paling Bahagia dan Matahari Tak Terbenam di Musim Panas
Malaysia Tuntut Kompensasi...
Malaysia Tuntut Kompensasi Rp4,6 Triliun setelah Batal Dapatkan Rudal Canggih NSM Norwegia
9 Kota di Mana Matahari...
9 Kota di Mana Matahari Hampir Tidak Pernah Terbenam atau Terbit saat Musim Panas
4 Fakta Memalukan Keluarga...
4 Fakta Memalukan Keluarga Kerajaan Norwegia Divonis 4 Tahun Penjara karena Pemerkosaan
3 Alasan Norwegia Batalkan...
3 Alasan Norwegia Batalkan Penjualan Rudal rudal Anti-kapal NSM ke Malaysia
Tak Oper ke Haaland,...
Tak Oper ke Haaland, Sorloth dan Kekasihnya Diteror
Banjir Hancurkan Peternakan,...
Banjir Hancurkan Peternakan, Lepaskan Hampir 900 Ular Termasuk Kobra ke Permukiman
Heboh! 100 Lebih Politisi...
Heboh! 100 Lebih Politisi Demokrat di DPR AS Tolak Bantuan Militer untuk Israel
Rekomendasi
Periksa Anggota BPK...
Periksa Anggota BPK Bobby Rizaldi, KPK Dalami Dugaan Pengaturan Opini WTP Pemkab Muara Enim
FIFA Selidiki Spanduk...
FIFA Selidiki Spanduk Kontroversial Argentina soal Kepulauan Falkland
Final Piala Dunia 2026:...
Final Piala Dunia 2026: New York Dikepung Kabut Asap, Laga Spanyol vs Argentina Terancam?
Berita Terkini
China Investasikan Rp900...
China Investasikan Rp900 Triliun untuk Pelabuhan Afrika, Analis Soroti Risiko Utang
Ini 2 Kapal Induk dan...
Ini 2 Kapal Induk dan 22 Kapal Perang AS yang Blokade Iran
Media China Gambarkan...
Media China Gambarkan Orang Filipina sebagai Monyet, Manila Marah
Wapres AS JD Vance:...
Wapres AS JD Vance: Epstein Terhubung dengan Level Tertinggi CIA dan Mossad
AS Mengebom Bandara...
AS Mengebom Bandara dan Jembatan Iran, Teheran: Seluruh Wilayah Timur Tengah Tanggung Akibatnya!
AS Lanjutkan Bombardir...
AS Lanjutkan Bombardir Iran 6 Hari Beruntun, Serang Bandara dan Jembatan
Infografis
10 Negara Penguasa Cadangan...
10 Negara Penguasa Cadangan Logam Tanah Jarang Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved