Perang Pecah, Iran Tak Akan Bedakan Pangkalan AS dan Negara Arab
Minggu, 03 Januari 2021 - 07:37 WIB
loading...
A
A
A
Komentar Hajizadeh bertepatan dengan peringatan pertama pembunuhan jenderal Iran Qassem Soleimani dalam serangan pesawat tak berawak AS di Baghdad pada 3 Januari lalu.(Baca juga: Iran Peringati Pembunuhan Soleimani: Trump Tak Akan Aman di Bumi! )
Ketegangan antara Washington dan Teheran, yang telah meningkat sejak 2018 ketika Presiden AS Donald Trump menarik diri dari kesepakatan nuklir Iran 2015, mencapai puncaknya pada Januari ketika AS membunuh Soleimani, mantan komandan Pasukan Quds, sayap luar negeri IRGC .
(Baca juga : Kisah Ilmuwan Tanpa Kewarganegaraan Coba Temukan Vaksin Covid-19 )
Hajizadeh juga aIran telah mendukung kemampuan rudal sekutunya di Gaza dan Lebanon.
Iran memiliki sejarah panjang dalam mempersenjatai dan secara finansial mendukung jaringan proksi milisi Syiah di Timur Tengah untuk memajukan pengaruhnya di wilayah tersebut. Terutama, Teheran mendukung Hizbullah, milisi Syiah di Lebanon yang memiliki cengkeraman kuat pada pemerintah Lebanon.
Ketegangan antara Washington dan Teheran, yang telah meningkat sejak 2018 ketika Presiden AS Donald Trump menarik diri dari kesepakatan nuklir Iran 2015, mencapai puncaknya pada Januari ketika AS membunuh Soleimani, mantan komandan Pasukan Quds, sayap luar negeri IRGC .
(Baca juga : Kisah Ilmuwan Tanpa Kewarganegaraan Coba Temukan Vaksin Covid-19 )
Hajizadeh juga aIran telah mendukung kemampuan rudal sekutunya di Gaza dan Lebanon.
Iran memiliki sejarah panjang dalam mempersenjatai dan secara finansial mendukung jaringan proksi milisi Syiah di Timur Tengah untuk memajukan pengaruhnya di wilayah tersebut. Terutama, Teheran mendukung Hizbullah, milisi Syiah di Lebanon yang memiliki cengkeraman kuat pada pemerintah Lebanon.
Lihat Juga :