TV Irlandia Minta Maaf soal Tayangan Satire 'Tuhan Melakukan Pemerkosaan'

Minggu, 03 Januari 2021 - 00:00 WIB
loading...
TV Irlandia Minta Maaf...
Adegan berita satire yang menuduh Tuhan melakukan pemerkosaan yang ditayangkan di televisi Irlandia pada Malam Tahuan Baru. Foto/Irish Mirror
A A A
DUBLIN - RTÉ One, stasiun televisi di Irlandia , meminta maaf atas penayangan berita satire yang menggambarkan Tuhan ditangkap karena melakukan pemerkosaan. Tayangan pada acara hitung mundur Malam Tahun Baru itu memicu kemarahan Uskup Agung setempat.

Dalam sebuah pernyataan yang dirilis Sabtu (2/1/2021), stasiun televisi itu mengakui bahwa beberapa penonton tersinggung dengan tayangan berita satire "Waterford Whispers". (Baca: Acara TV Irlandia Sebut 'Tuhan Melakukan Pemerkosaan' Picu Kemarahan )

Sekitar 600 keluhan telah dibuat sejauh ini tentang tayangan itu sejak disiarkan pada Malam Tahun Baru.

"RTÉ menyadari bahwa hal-hal yang dapat menyebabkan pelanggaran secara alami berbeda dari orang ke orang, dalam komedi dan satire pada khususnya," bunyi pernyataan stasiun televisi tersebut.

"Setelah meninjau respons balik dan keluhan yang diterima sampai saat ini, RTÉ ingin meminta maaf kepada mereka yang tersinggung oleh segmen tersebut," lanjut pernyataan tersebut, seperti dikutip The Journal.

Sebelumnya, Uskup Agung Primate Katolik Eamon Martin marah dengan acara itu dan menyerukan penghapusan tayangan video yang dia sebut keterlaluan.

"Program tersebut, disiarkan di televisi RTÉ One pada Kamis malam, termasuk laporan berita satir Waterford Whispers News menuduh Tuhan melakukan pemerkosaan dan melaporkan pemenjaraannya," tulis Uskup Agung itu di Twitter pada Hari Tahun Baru. (Baca juga: Drone Selam China Berkeliaran di Perairan Indonesia Patut Dicurigai )

“Klip keterlaluan ini harus segera dihapus dan dikecam oleh semua orang yang berniat baik,” lanjut dia.

Dia mengungkapkan keterkejutannya, bahwa produser atau pun editor dari program tersebut tidak menyadari seberapa dalam menyinggungnya konten acara itu.

"Untuk menyiarkan klip yang sangat ofensif dan menghujat tentang Tuhan dan Bunda Maria yang terberkati selama musim Natal di program dan pada Malam Pesta Khidmat Maria, Ibu dari Tuhan, adalah menghina semua Katolik dan Kristen,” imbuh Uskup Agung.

Klip berdurasi 23 detik, yang dibacakan oleh mantan penyiar RTÉ Aengus Mac Grianna, dimulai dengan kalimat; “Dalam wahyu mengejutkan lainnya tahun ini, Tuhan menjadi sosok terbaru yang terlibat dalam skandal pelecehan seksual yang sedang berlangsung. Wanita berusia lima miliar tahun itu dituduh memaksakan diri pada seorang migran muda Timur Tengah dan diduga menghamilinya di luar keinginannya sebelum dijatuhi hukuman dua tahun penjara dengan penangguhan 24 bulan terakhir."

Saat laporan berita satire itu dibacakan, cuplikan video menunjukkan seorang pria tua berjanggut berkulit putih dan berkacamata dikawal oleh seorang anggota Garda di luar gedung pengadilan Waterford ke sebuah van Garda dan memprotes; "Itu terjadi 2.000 tahun yang lalu."

Item tersebut diikuti oleh laporan tiruan produser film AS Harvey Weinstein, yang dijatuhi hukuman 23 tahun penjara tahun lalu karena pemerkosaan dan pelanggaran seksual lainnya, yang diklaim, "meminta pengadilan ulang di Irlandia".
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
India Gempar, Seorang...
India Gempar, Seorang Ibu Diperkosa Beramai-ramai di Depan Anaknya
4 Fakta Memalukan Keluarga...
4 Fakta Memalukan Keluarga Kerajaan Norwegia Divonis 4 Tahun Penjara karena Pemerkosaan
Imigran Sudan Tikam...
Imigran Sudan Tikam Warga Lokal, Kerusuhan Pecah di Irlandia Utara
Irlandia Larang Impor...
Irlandia Larang Impor dari Permukiman Israel Mulai Pertengahan Juli
Siapa Nasire Best? Tersangka...
Siapa Nasire Best? Tersangka Penyerangan Gedung Putih yang Mengaku sebagai Yesus Kristus
Tersangka Penembakan...
Tersangka Penembakan Dekat Gedung Putih Ditembak Mati, Meyakini Dirinya Yesus
Di Tengah Piala Dunia...
Di Tengah Piala Dunia 2026, Kapten Timnas Cape Verde Diselidiki Polisi atas Dugaan Pemerkosaan
Kapal Penangkap Ikan...
Kapal Penangkap Ikan Tenggelam di Lepas Pantai Busan, 2 Awak Asal Indonesia Hilang
Didemo atas Tuduhan...
Didemo atas Tuduhan Korupsi, Presiden Serbia Vucic Umumkan Akan Mundur
Rekomendasi
Hasil Survei: 83,1%...
Hasil Survei: 83,1% Publik Yakin UU Polri Bawa Perubahan Terhadap Kinerja Kepolisian
HKBP 165 Padel Series...
HKBP 165 Padel Series III Bekasi Tarik Antusias 140 Peserta, Siap Berlanjut ke Bandung
Kemenhaj Sebut 90% Jemaah...
Kemenhaj Sebut 90% Jemaah Haji Sudah Tiba di Tanah Air
Berita Terkini
Media Pro-IRGC: Iran...
Media Pro-IRGC: Iran Mutlak Harus Memiliki Bom Nuklir
Inggris Sekarang Tanpa...
Inggris Sekarang Tanpa Kapal Selam Serang Nuklir Aktif, Jadi Tak Berdaya Melawan Rusia
Pesawat Jatuh di Prancis,...
Pesawat Jatuh di Prancis, 11 Orang Tewas
Iran: Sifat Dasar AS...
Iran: Sifat Dasar AS Adalah Mengingkari Janji!
5 Fakta Kim Jong-un...
5 Fakta Kim Jong-un Enggan Berbicara tentang Ibunya, Dijuluki Anak Haram dari Seorang Selir
Ancaman Nyata Zionis...
Ancaman Nyata Zionis Bukan Iran, Industri Militer Israel Berlomba Melawan Drone Hizbullah
Infografis
10 Film dan Acara TV...
10 Film dan Acara TV yang Meramalkan Masa Depan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved