Samuel Little Meninggal, Si Pembunuh Berantai yang Habisi 93 Wanita

Kamis, 31 Desember 2020 - 14:56 WIB
loading...
Samuel Little Meninggal,...
Samuel Little, pembunuh berantai di Amerika Serikat yang mengaku telah membunuh 93 wanita, telah meninggal dunia. Foto/ABC.net.au
A A A
WASHINGTON - Samuel Little, seorang pria yang digambarkan oleh FBI sebagai pembunuh berantai paling produktif dalam sejarah Amerika Serikat (AS) , meninggal dunia pada usia 80 tahun. Semasa hidup, dia mengaku telah menghabisi 93 wanita.

Departemen Koreksi dan Rehabilitasi negara bagian California mengatakan Little meninggal di rumah sakit California pada hari Rabu (30/12/2020) waktu setempat. (Baca: Video Parodi Indonesia Raya yang Hina Indonesia Ternyata Dibuat WNI )

Dia menjalani hukuman seumur hidup karena pembunuhan tiga wanita. Tapi pada saat kematiannya, dia mengaku telah membunuh 93 wanita antara tahun 1970 dan 2005.

Para pejabat mengatakan kebanyakan korbannya adalah pekerja seks atau pun pengguna narkoba.

Mengutip BBC, Kamis (31/12/2020), Little, yang merupakan mantan petinju kompetitif, rata-rata menjatuhkan korbannya dengan pukulan sebelum mencekik mereka—yang berarti bahwa tidak selalu ada tanda-tanda yang jelas pada tubuh korban, seperti luka tusukan atau tertembus peluru.

Sebaliknya, banyak kematian yang salah ditentukan sebagai overdosis dan tidak pernah diselidiki. Beberapa mayat tidak pernah ditemukan.

Tahun lalu, FBI mengatakan analisnya yakin semua pengakuan Little kredibel. (Baca juga: Massa di Pakistan Mengamuk dan Bakar Kuil Hindu Berumur Seabad )

Mereka juga merilis gambar korban yang dia gambar saat di penjara dalam upaya melacak orang-orang yang dia bunuh.

Little ditangkap pada 2012 atas tuduhan penyalahgunaan narkoba di Kentucky dan diekstradisi ke California, tempat petugas melakukan tes DNA padanya.

Dia sudah memiliki catatan kriminal yang luas, yang mana pelanggarannya dimulai dari perampokan bersenjata hingga pemerkosaan di seluruh AS.

Hasil DNA mengaitkannya dengan tiga pembunuhan yang belum terpecahkan dari tahun 1987 dan 1989 di Los Angeles County. Dia mengaku tidak bersalah di persidangan, tetapi akhirnya dihukum dan dijatuhi hukuman tiga hukuman seumur hidup, tanpa kemungkinan pembebasan bersyarat.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Tolak Pendapat...
Iran Tolak Pendapat Menlu AS Rubio tentang Kesepakatan Damai
Trump Ungkap Turki Siap...
Trump Ungkap Turki Siap Gabung Perang Bersama Iran tapi Dicegah AS
Venezuela Umumkan Keadaan...
Venezuela Umumkan Keadaan Darurat setelah Diguncang 2 Gempa Dahsyat, 32 Orang Tewas
Rugi Besar Akibat Kalah...
Rugi Besar Akibat Kalah Perang, Trump Minta Tambahan Dana Rp1.572 Triliun
Demi Lindungi Negara-negara...
Demi Lindungi Negara-negara Arab, AS Janjikan Perdamaian Abadi dengan Iran
Badan Intelijen AS Kehilangan...
Badan Intelijen AS Kehilangan Akses ke Alat AI Mythos 5, Apa Pemicunya?
Trump Peringatkan Iran,...
Trump Peringatkan Iran, Tarif Selat Hormuz Tak Dapat Diterima
Negosiator Iran dan...
Negosiator Iran dan AS Bertemu di Jenewa untuk Babak Baru Pembicaraan Demi Akhiri Perang
Iran Peringatkan Kapal-Kapal:...
Iran Peringatkan Kapal-Kapal: Selat Hormuz Masih Berbahaya!
Rekomendasi
Jumhur Bertemu Co-Chair...
Jumhur Bertemu Co-Chair IAPB, Dukung Indonesia Kembangkan Biodiversity Credit
KPK Belum Menahan Eks...
KPK Belum Menahan Eks Sekjen MPR Ma'ruf Cahyono usai Pemeriksaan, Ini Alasannya
KPK Ungkap Biro Jasa...
KPK Ungkap Biro Jasa Harus Setor Rp100 Ribu hingga Rp2,5 Juta untuk Pengurusan Izin Tinggal WNA di Bali
Berita Terkini
Negara NATO Ini Bakal...
Negara NATO Ini Bakal Melarang Kumandang Azan
Selat Hormuz Bergejolak...
Selat Hormuz Bergejolak Lagi, Iran Serang Kapal Berbendera Singapura
Iran Tolak Pendapat...
Iran Tolak Pendapat Menlu AS Rubio tentang Kesepakatan Damai
Trump Ungkap Turki Siap...
Trump Ungkap Turki Siap Gabung Perang Bersama Iran tapi Dicegah AS
Iran Peringatkan Kapal-kapal...
Iran Peringatkan Kapal-kapal Tidak Melintasi Selat Hormuz Tanpa Izin
Korban Gempa Venezuela...
Korban Gempa Venezuela Bertambah, 164 Orang Tewas, 971 Luka-luka
Infografis
Profil Letjen TNI (Purn)...
Profil Letjen TNI (Purn) Setyo Sularso yang Dikait-kaitkan dengan Tiyo UGM
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved