Massa di Pakistan Mengamuk dan Bakar Kuil Hindu Berumur Seabad

Kamis, 31 Desember 2020 - 07:12 WIB
loading...
Massa di Pakistan Mengamuk...
Massa di Pakistan mengamuk dan membakar kuil Hindu berumur seabad. Foto/The Top10 News
A A A
ISLAMABAD - Massa di barat laut Pakistan mengamuk dan membakar kuil Hindu berusia seabad, kemarin (30/12/2020). Serangan ini memicu kecaman dari komunitas Hindu di negara mayoritas Muslim tersebut.

(Baca juga : Ulama Muslim Pakistan Ikut Ditangkap dalam Pembakaran Kuil Hindu Berumur Seabad )

Umat Hindu merupakan komunitas terbesar kedua setelah umat Islam di negara yang memperoleh kemerdekaan dari kekuasaan Inggris pada tahun 1947 tersebut. (Baca: FPI Organisasi Terlarang di Indonesia Jadi Sorotan Dunia )

Video yang direkam oleh penduduk setempat di tempat kejadian dan dibagikan kepada Reuters menunjukkan kerumunan orang membongkar balok-balok dinding struktur kuil menggunakan batu dan palu godam, saat asap hitam dari api besar mengepul ke langit.

(Baca Juga : Pakistan Tangkap 31 Orang yang Bakar Kuil Hindu Berumur Seabad )

Rahmatullah Wazir, seorang petugas polisi di distrik Karak, barat laut Provinsi Khyber Pakhtunkhwa, mengatakan kepada Reuters bahwa para ulama Muslim setempat telah mengatur apa yang mereka katakan kepada polisi akan menjadi protes damai terhadap dugaan perluasan kuil.

(Baca juga : Anthony Joshua Bekuk Tyson Fury KO Ronde Terakhir! )

Dia menambahkan bahwa para ulama yang memimpin protes memulai "pidato provokatif", setelah itu massa menyerang kuil tersebut.

“Itu adalah massa dan kemudian tidak ada orang di sana yang menghentikan mereka untuk merusak kuil,” kata Wazir. Menurutnya, sebagian besar bangunan telah rusak. (Baca: Trump Ancam Iran, Dua Pembom B-52 AS Berkeliaran di Teluk )

Kepala polisi distrik setempat, Irfanullah Khan, mengatakan kepada Reuters bahwa sembilan orang telah ditangkap karena dicurigai terlibat dalam serangan itu.

Kuil ini pertama kali dibangun pada awal 1900-an sebagai tempat pemujaan, tetapi komunitas Hindu setempat meninggalkannya pada tahun 1947 dan pada 1997 situs tersebut telah diambil alih oleh Muslim setempat.

(Baca juga : Kalahkan Dustin Poirier, Conor McGregor Lawan Khabib Nurmagomedov )

Pada 2015, Mahkamah Agung Pakistan memerintahkan agar kuil tersebut dikembalikan kepada komunitas Hindu dan tempat suci dibangun kembali, dengan syarat tidak akan diperluas di masa depan.

Seorang juru bicara pemerintah provinsi setempat tidak menanggapi permintaan komentar Reuters.

“Ini adalah cara yang biadab untuk menghadapi minoritas. Kami terkejut dan terluka... dan (insiden itu) mengirimkan gelombang ketidakamanan dalam komunitas Hindu," kata Haroon Sarbdyal, seorang pemimpin lokal komunitas Hindu.

(Baca juga : Belanja Infrastruktur PUPR di 2020 Capai Rp87,5 Triliun, Ini Rinciannya )

Sarbdyal mengatakan meski umat Hindu setempat telah pindah dari desa, sebagian dari mereka masih melakukan perjalanan ke sana setiap Kamis untuk mengunjungi tempat suci tersebut.

Menteri Hak Asasi Manusia Pakistan Shireen Mazari mengutuk insiden itu di Twitter.

Awal tahun ini, kelompok hak asasi manusia Amnesty International meminta pihak berwenang Pakistan untuk melindungi hak atas kebebasan beragama dan berkeyakinan bagi komunitas Hindu yang terkepung di negara itu, termasuk pembangunan kuil untuk melaksanakan hak tersebut.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Permainan Lincah Pakistan...
Permainan Lincah Pakistan dalam Mendamaikan AS dan Iran, Ini 4 Rahasianya
Dari Infrastruktur ke...
Dari Infrastruktur ke AI, China Terus Perkuat Pengaruh di Pakistan
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Udara di Afghanistan, 13 Orang Tewas
Mendagri Pakistan Sampaikan...
Mendagri Pakistan Sampaikan Surat Khusus untuk Mojtaba Khamenei
Mayoritas Penduduk di...
Mayoritas Penduduk di 36 Negara Anggap Israel Tidak Baik
Jadi Satu-satunya Negara...
Jadi Satu-satunya Negara Islam Berbom Nuklir, Mengapa Pakistan Tolak Akui Israel?
4 Amalan Hari Jumat...
4 Amalan Hari Jumat yang Jarang Diketahui, Pahalanya Dahsyat!
AS: Selat Hormuz Terbuka...
AS: Selat Hormuz Terbuka untuk Dilalui Semua Kapal Tanpa Biaya Tol
Gedung Pusat Animasi...
Gedung Pusat Animasi Terbakar Tewaskan 15 Orang, Sebagian Besar Pelajar
Rekomendasi
Kasus Wanita Disekap...
Kasus Wanita Disekap 3 Tahun di Bandung, Uya Kuya Desak Polisi Tangkap Pelaku
Gunduli Irak, Prancis...
Gunduli Irak, Prancis Segel Tiket 32 Besar Piala Dunia 2026
Bangun SDM Unggul, Pertamina...
Bangun SDM Unggul, Pertamina Gandeng Kemnaker Perkuat Kompetensi dan Budaya K3
Berita Terkini
Viral, Robot China Ini...
Viral, Robot China Ini Mengemis di Jalan untuk Bayar Listrik
Trump Ancam Tak Tolong...
Trump Ancam Tak Tolong Negara-negara NATO karena Tolak Bantu AS Melawan Iran
Keir Starmer, PM yang...
Keir Starmer, PM yang Baik, tapi Kenapa Dibenci?
Aktivis Zionis: 15 Tahun...
Aktivis Zionis: 15 Tahun Lagi, Israel Akan Perang dengan Mesir
Tuduh AS Biang Kisruh,...
Tuduh AS Biang Kisruh, Kim Jong-un: Korut Akan Jalankan Posisinya sebagai Negara Nuklir
5 Poin Penting Perundingan...
5 Poin Penting Perundingan Damai Iran-AS Putaran Pertama, dari Pencairan Aset hingga Lebanon
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved