Moskow Perluas Daftar Pejabat Inggris yang Dilarang Masuk Rusia

Kamis, 31 Desember 2020 - 01:18 WIB
loading...
Moskow Perluas Daftar...
Moskow perluas daftar pejabat Inggris yang dilarang masuk Rusia. Foto/Ilustrasi
A A A
MOSKOW - Rusia menambah daftar pejabat Inggris yang dilarang memasuki negara itu. Kebijakan ini sebagai respon balasan atas sanksi Inggris yang dikenakan atas peracunan pemimpin oposisi Alexei Navalny .

"Sebagai tanggapan atas hukuman Inggris yang tidak membangun dan tidak ramah, kami telah memutuskan untuk menambah jumlah warga Inggris yang ditolak masuk ke negara kami," kata Kementerian Luar Negeri Rusia dalam sebuah pernyataan seperti dilansir dari Al Arabiya, Kamis (31/12/2020).

Rusia juga menghantam pejabat Jerman dengan larangan masuk setelah UE dan Inggris memberi sanksi kepada beberapa perwira intelijen Rusia atas peretasan di jaringan komputer parlemen Jerman pada 2015.



Pada bulan Oktober lalu, pemerintah Inggris mengumumkan akan mengikuti Uni Eropa (UE) dalam mengadopsi sanksi yang menargetkan pejabat Rusia atas serangan terhadap Navalny dengan racun saraf Novichok .

Sanksi Inggris termasuk larangan masuk dan pembekuan aset pada enam pejabat Rusia, termasuk kepala Badan Keamanan Federal (FSB).(Baca juga: Rusia Buka Kasus Kriminal Baru pada Pengkritik Kremlin Navalny )

Moskow awal bulan ini menghantam negara-negara UE dengan sanksi timbal balik sebagai tanggapan atas tindakan blok tersebut.

Sanksi UE untuk peracunan Navalny datang sebagai bagian dari paket yang juga menghukum Rusia atas apa yang menurut Brussel sebagai peran mendestabilisasi Libya.

Navalny diracuni pada Agustus dalam perjalanan ke Siberia menjelang pemilihan lokal. Dia dipindahkan ke Jerman dan ahli medis dari beberapa negara Barat menyimpulkan dia diracuni dengan racun yang dirancang pada era Soviet.(Baca juga: Rusia Ultimatum Navalny Si Pengkritik Putin: Segera Pulang atau Dipenjara! )
(ber)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kapal Fregat Rusia Lepaskan...
Kapal Fregat Rusia Lepaskan Tembakan Peringatan di Selat Inggris
Inggris, Prancis, Jerman,...
Inggris, Prancis, Jerman, dan Italia Siap Cabut Sanksi Teheran setelah Kesepakatan Damai AS-Iran
Inggris Akan Pasok Uranium...
Inggris Akan Pasok Uranium ke Ukraina dan Jatuhkan Sanksi Baru terhadap Rusia
Jenderal Jerman Ancam...
Jenderal Jerman Ancam Serang Dahsyat Rusia: Kami Siap Bertempur Malam Ini
Presiden Belarusia:...
Presiden Belarusia: Lobi Yahudi Menipu Putin
Pesawat Pengebom Strategis...
Pesawat Pengebom Strategis Tu-22M3 Rusia Jatuh saat Latihan Penerbangan, Apakah Ada Sabotase?
Prabowo Batal Hadiri...
Prabowo Batal Hadiri KTT ASEAN-Rusia, Istana Ungkap Alasannya
Serangan Rusia Tewaskan...
Serangan Rusia Tewaskan 9 Orang di Ukraina, Katedral Bersejarah Kyiv Terbakar
Tak Hanya Elon Musk,...
Tak Hanya Elon Musk, Kekayaan Pangeran Saudi Ikut Melonjak Berkat IPO SpaceX
Rekomendasi
Momen Menarik Presiden...
Momen Menarik Presiden FIFA Masuk Kamar Ganti Timnas Iran di Piala Dunia 2026
Rahasia Kelam di Balik...
Rahasia Kelam di Balik Vila Terpencil dalam Microdrama The Villa Girl's Secret V+Short
Cornelio Sunny Ungkap...
Cornelio Sunny Ungkap Alasan Somasi Keluarga Ratu Sofya, Singgung Pelanggaran Privasi
Berita Terkini
Ini Teks Resmi 14 Poin...
Ini Teks Resmi 14 Poin Kesepakatan Damai AS dan Iran
Kesepakatan Iran Mencakup...
Kesepakatan Iran Mencakup Dana Rp5.327 Triliun, Setengahnya Sudah Jadi Komitmen
PM Kanada Akui G7 Tidak...
PM Kanada Akui G7 Tidak Lagi Kendalikan Dunia
Israel Danai Pemukim...
Israel Danai Pemukim Ekstremis, Bayar Rp34 Miliar Per Bulan
Kapal Tanker Ketiga...
Kapal Tanker Ketiga Pembawa Minyak Iran Keluar dari Garis Blokade AS
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon Selatan Meski Ada Kesepakatan AS-Iran
Infografis
Daftar 26 Jalan Tol...
Daftar 26 Jalan Tol yang Diskon hingga 20% saat Nataru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved