Rusia Ultimatum Navalny Si Pengkritik Putin: Segera Pulang atau Dipenjara!

Selasa, 29 Desember 2020 - 12:01 WIB
loading...
Rusia Ultimatum Navalny...
Alexei Navalny, tokoh oposisi Rusia yang mengklaim diracun dalam upaya untuk membunuhnya. Foto/YouTube vDud/REUTERS
A A A
MOSKOW - Layanan penjara Rusia memberi kritikus Kremlin; Alexei Navalny , ultimatum terakhir yakni segera terbang pulang dari Jerman dan lapor di kantor Moskow pagi ini (29/12/2020) atau dipenjara jika pulang setelah tenggat waktu yang diberikan.

Navalny, salah satu pengkritik utama Presiden Vladimir Putin, diterbangkan ke Jerman untuk perawatan pada Agustus lalu setelah pingsan di pesawat yang menurut Jerman dan negara-negara Barat lainnya sebagai upaya untuk membunuhnya dengan racun saraf Novichok. (Baca: Indonesia Disebut Akan Mundur dari Proyek Jet Tempur KF-X/IF-X Korsel )

Rusia mengatakan tidak melihat bukti bahwa dia diracun dan membantah terlibat dalam insiden itu.

Layanan Penjara Federal (FSIN) kemarin menuduh Navalny melanggar persyaratan hukuman penjara yang ditangguhkan yang masih dijalani atas hukuman yang berasal dari tahun 2014, dan menghindari pengawasan otoritas inspeksi kriminal Rusia.

Mengutip sebuah artikel di publikasi medis Inggris, The Lancet, tentang perawatannya, disebutkan bahwa Navalny telah keluar dari rumah sakit di Berlin pada 20 September dan bahwa semua gejala yang disebut penyakitnya telah lenyap pada 12 Oktober.

“Oleh karena itu terpidana tidak memenuhi semua kewajiban yang diberikan kepadanya oleh pengadilan, dan menghindari pengawasan dari Inspektorat Kriminal,” kata FSIN.

Navalny menjalani hukuman penjara tiga setengah tahun yang ditangguhkan atas kasus pencurian, yang menurutnya bermotif politik. Masa hukuman percobaannya berakhir pada 30 Desember.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ciptakan Krisis Energi...
Ciptakan Krisis Energi di Rusia, Drone Ukraina Serang Krimea dan Kilang Minyak Utama
Partai Pro-Barat Menang...
Partai Pro-Barat Menang Pemilu Armenia, Pukulan Telak bagi Rusia
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia, China dan Rusia Bersaing Ketat
Proyek Jet Tempur FCAS...
Proyek Jet Tempur FCAS Prancis-Jerman Gagal, Pukulan Telak bagi Macron
Perlombaan Senjata Nuklir...
Perlombaan Senjata Nuklir Baru Telah Tiba, AS dan China Paling Ugal-ugalan
Inggris Makin Tak Berdaya!...
Inggris Makin Tak Berdaya! Seluruh Armada Kapal Selam Serang Tak Bisa Beroperasi
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
Krisis Demografi China:...
Krisis Demografi China: Pemerintah Dorong Gerakan Lansia Merawat Lansia
Trump Ungkap Heli Tempur...
Trump Ungkap Heli Tempur Apache AS Ditembak Jatuh Iran Pakai Drone
Rekomendasi
FIFA Perketat Aturan,...
FIFA Perketat Aturan, Drama Mengulur Dihabisi
MNC Peduli dan Park...
MNC Peduli dan Park Hyatt Jakarta Bagikan Pangan Gratis untuk Warga Duri Kepa
MNC Peduli dan Park...
MNC Peduli dan Park Hyatt Jakarta Salurkan Makanan Bergizi, Warga Duri Kepa Mengaku Sangat Terbantu
Berita Terkini
Iran Tinjau Lagi Perundingan...
Iran Tinjau Lagi Perundingan dengan AS setelah Eskalasi Terbaru
Hamas Kutuk Otoritas...
Hamas Kutuk Otoritas Palestina karena Koordinasi Keamanan dengan Israel
Didanai Maroko, Nikah...
Didanai Maroko, Nikah Massal Digelar untuk 40 Warga Gaza Penyandang Disabilitas dan Cedera
Iran Ungkap Proyektil...
Iran Ungkap Proyektil AS Hantam Tongkang Kargo Iran di Lepas Pantai Oman
Iran Serang Pangkalan...
Iran Serang Pangkalan Yordania Markas Jet Tempur Siluman F-35, F-15, dan F-16 AS
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
Infografis
5 Kapal Selam Serang...
5 Kapal Selam Serang Terbaik, AS dan Rusia Mendominasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved