Ayah Sewa 5 Pembunuh Bayaran untuk Habisi Anaknya yang Kelewat Nakal

Senin, 28 Desember 2020 - 08:31 WIB
loading...
A A A
Polisi mengatakan korban yang mengelola toko umum di kota Gopalganj terlibat dalam perdagangan sapi ilegal. Namun yang membuat Ayahnya jengkel adalah caranya mengambil uang dari banyak penduduk desa dengan cara menjual harta leluhurnya yang sempat menimbulkan ketegangan dalam keluarga.

“Shafique (Alam) telah mengambil uang dari beberapa penduduk desa atas nama menjual properti leluhurnya yang ditentang keras oleh Ayahnya. Pria itu (korban) juga seorang pecandu alkohol dan akan menyerang siapa pun di rumah dan karenanya Ayahnya memutuskan untuk menyingkirkannya," kata seorang pejabat polisi yang bertanggung jawab atas penyelidikan, Nirbhai Kumar Rai, kepada media setempat yang dikutip Gulf News, Senin (28/12/2020).

Pembunuh Bayaran

Meningkatnya insiden mempekerjakan pembunuh bayaran untuk membunuh anggota keluarga sendiri telah membingungkan polisi di negara bagian itu. Tahun lalu, seorang pemuda dari Patna menyewa seorang pembunuh bayaran untuk membunuh Ayahnya yang sudah pensiun hanya karena dia sering menegurnya lantaran tidak memberikan perhatian yang tepat pada studinya.

Pemuda itu telah memberikan Rs15.000 sebagai uang muka kepada pembunuh bayaran dan dirinya sendiri membawa penembak dengan sepedanya ke tempat di mana Ayahnya akan dibunuh ketika dia pergi berjalan-jalan pagi di daerah Kumhrar di Patna, Bihar. Korban, Dr Chandrashekhar Prasad, telah pensiun sebagai ahli bedah sipil hampir beberapa minggu sebelum dia dibunuh.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Penembakan Guncang Lingkungan...
Penembakan Guncang Lingkungan Yahudi Montreal, 3 Orang Tewas, Termasuk Pelaku
Tuntut Menteri Pendidikan...
Tuntut Menteri Pendidikan Mundur, Pendukung Partai Kecoa Berkemah di Jalanan
India Gempar, Seorang...
India Gempar, Seorang Ibu Diperkosa Beramai-ramai di Depan Anaknya
PM Kanada Akui G7 Tidak...
PM Kanada Akui G7 Tidak Lagi Kendalikan Dunia
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
4 Fakta Pembunuhan WNI...
4 Fakta Pembunuhan WNI di Hokkaido, Tersangka Sudah Berniat Habisi Korban
Film Maatrubhumi Jadi...
Film Maatrubhumi Jadi Sorotan karena Angkat Isu Geopolitik
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Dilaporkan Akan Mengundurkan Diri pada Senin
Rekor! Polisi Australia...
Rekor! Polisi Australia Sita 3 Ton Kokain Senilai Rp10,2 Triliun
Rekomendasi
Peserta Jumtek PMR-Relawan...
Peserta Jumtek PMR-Relawan Antusias Adu Tangkas Tandu Darurat hingga Belajar Bahasa Isyarat
Cristiano Ronaldo Mengamuk,...
Cristiano Ronaldo Mengamuk, Portugal Pulangkan Uzbekistan
Disambut Antusias! 86...
Disambut Antusias! 86 SD Ikuti Audisi Liga Bintang Juara GTV di Depok
Berita Terkini
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Awas, AI dalam Beberapa...
Awas, AI dalam Beberapa Bulan Lagi Bisa Lumpuhkan Pemerintahan di Berbagai Negara
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
Infografis
5 Pemain Paling Ikonik...
5 Pemain Paling Ikonik dalam Sejarah Piala Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved