Bunuh dan Potong-potong Tubuh Kekasih, 'Napoleon' Rusia Dibui 12,5 Tahun

Sabtu, 26 Desember 2020 - 06:58 WIB
loading...
Bunuh dan Potong-potong...
Oleg Sokolov, 64, pakar Napoleon Bonaparte asal Rusia yang membunuh dan memutilasi kekasihnya. Foto/REUTERS
A A A
MOSKOW - Pengadilan Rusia menjatuhkan hukuman penjara 12,5 tahun kepada seorang sejarawan terkemuka, Oleg Sokolov, atas pembunuhan mengerikan terhadap mahasiswi yang jadi kekasihnya. Sejarawan yang dijuluki "Napoleon dari Rusia" ini membunuh dan memotong-motong tubuh kekasihnya.

Julukan "Napoleon dari Rusia" melekat padanya karena dia menjadi pakar Napoleoan Bonaparte, tokoh yang pernah memimpin Prancis dalam perang di masa silam. (Baca: Bocor, Foto-foto Pribadi Selir Raja Thailand Menyebar ke Media Inggris )

Oleg Sokolov, 64, mantan profesor sejarah di St Petersburg State University, ditemukan di sungai pada November tahun lalu dengan tas berisi lengan terputus Anastasia Yeshchenko, seorang mahasiswi pascasarjana berusia 24 tahun.

Sokolov mengaku bersalah atas pembunuhannya, tetapi mengatakan kepada pengadilan bahwa itu tidak direncanakan. Menurutnya, sang kekasih telah mendorongnya ke "keadaan gila" dengan membuat komentar yang menghina tentang anak-anaknya dari hubungan lain.

Jaksa penuntut telah meminta pengadilan di St Petersburg untuk memenjarakannya selama 15 tahun. Sokolov mengatakan dia tersiksa oleh kejahatan itu dan meminta hukuman yang lebih ringan. (Baca juga: Aktivis Cantik dan Pemberani Afghanistan Ditembak Mati )

Saat menjatuhkan vonis, hakim mengatakan Sokolov telah menembak Yeshchenko empat kali dengan senapan sebelum memotong tubuh korban dengan pisau dan gergaji, dan mengeluarkan bagian tubuh korban dari tas serta membuangnya di Sungai Moyka St Petersburg.

Sokolov menyingkirkan ponselnya di sungai dekat rumahnya, tetapi tertangkap saat membuang bagian tubuh tersebut.

Menurut hakim, ketika lengan korban yang terputus gagal tenggelam, Sokolov masuk ke air sungai yang sangat dingin dan kemudian secara fisik tidak dapat keluar karena kedinginan. Sokolov kemudian ditangkap polisi.

Pengadilan juga memutuskan dia bersalah atas kepemilikan senjata dan itu diperhitungkan dalam penjatuhan hukuman 12,5 tahun.

Sokolov adalah pakar Napoleon Bonaparte dan dianugerahi penghargaan Legion of Honor order of merit oleh Prancis.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Langka, Putin Akui Rusia...
Langka, Putin Akui Rusia Krisis Bahan Bakar akibat Serangan Ukraina
Putin: Barat Coba Kacaukan...
Putin: Barat Coba Kacaukan Rusia karena Tak Mampu Mengalahkannya di Medan Perang
Inggris Sekarang Tanpa...
Inggris Sekarang Tanpa Kapal Selam Serang Nuklir Aktif, Jadi Tak Berdaya Melawan Rusia
6 Pesawat Pengebom Nuklir...
6 Pesawat Pengebom Nuklir China dan Rusia Manuver Gabungan Dekati Jepang
Finlandia Izinkan Wilayahnya...
Finlandia Izinkan Wilayahnya Jadi Lokasi Pengerahan Senjata Nuklir NATO, Rusia Terancam
Rudal Ukraina Hancurkan...
Rudal Ukraina Hancurkan Pabrik Senjata Rusia
Teken Kerja Sama Hukum,...
Teken Kerja Sama Hukum, Indonesia dan Rusia Perkuat Mutual Legal Assistance
Teken Perjanjian Damai...
Teken Perjanjian Damai dengan AS, Dubes Iran: InsyaAllah Kita Dapat Perdamaian Permanen di Kawasan
Pengadilan Kriminal...
Pengadilan Kriminal Internasional Bekukan Uang Eks Presiden Filipina Duterte
Rekomendasi
Awkarin Penuhi Panggilan...
Awkarin Penuhi Panggilan Polisi, Diperiksa Terkait Kasus Dugaan Penipuan Umrah Hanania Travel
JKF Fun Padel Competition...
JKF Fun Padel Competition 2026 Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor Instansi di Jakarta
Salat Mengarah Kiblat...
Salat Mengarah Kiblat Perintah Langsung dalam Al-Qur'an, Ini Ayat-ayatnya!
Berita Terkini
Bantah Militernya Melemah,...
Bantah Militernya Melemah, Iran Klaim Selalu Membuat Terobosan yang Tak Diprediksi Musuh
Setelah Saling Serang,...
Setelah Saling Serang, AS dan Iran Sepakat Menahan Diri, Ternyata Ini Pemicunya!
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Darat dan Udara ke Afghanistan, 29 Tentara Taliban Tewas
Israel Akui Genosida...
Israel Akui Genosida Armenia, Dikecam karena Juga Lakukan Genosida Gaza
1.300 Orang Tewas Akibat...
1.300 Orang Tewas Akibat Gelombang Panas di Eropa
10 Kali Amerika Serikat...
10 Kali Amerika Serikat dan Iran Duduk di Meja Perundingan, tapi Perang Terus Berlanjut, Ini Penyebabnya
Infografis
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved