Bunuh dan Potong-potong Tubuh Kekasih, 'Napoleon' Rusia Dibui 12,5 Tahun
Sabtu, 26 Desember 2020 - 06:58 WIB
loading...
A
A
A
Saat menjatuhkan vonis, hakim mengatakan Sokolov telah menembak Yeshchenko empat kali dengan senapan sebelum memotong tubuh korban dengan pisau dan gergaji, dan mengeluarkan bagian tubuh korban dari tas serta membuangnya di Sungai Moyka St Petersburg.
Sokolov menyingkirkan ponselnya di sungai dekat rumahnya, tetapi tertangkap saat membuang bagian tubuh tersebut.
Menurut hakim, ketika lengan korban yang terputus gagal tenggelam, Sokolov masuk ke air sungai yang sangat dingin dan kemudian secara fisik tidak dapat keluar karena kedinginan. Sokolov kemudian ditangkap polisi.
Pengadilan juga memutuskan dia bersalah atas kepemilikan senjata dan itu diperhitungkan dalam penjatuhan hukuman 12,5 tahun.
Sokolov adalah pakar Napoleon Bonaparte dan dianugerahi penghargaan Legion of Honor order of merit oleh Prancis.
Sokolov menyingkirkan ponselnya di sungai dekat rumahnya, tetapi tertangkap saat membuang bagian tubuh tersebut.
Menurut hakim, ketika lengan korban yang terputus gagal tenggelam, Sokolov masuk ke air sungai yang sangat dingin dan kemudian secara fisik tidak dapat keluar karena kedinginan. Sokolov kemudian ditangkap polisi.
Pengadilan juga memutuskan dia bersalah atas kepemilikan senjata dan itu diperhitungkan dalam penjatuhan hukuman 12,5 tahun.
Sokolov adalah pakar Napoleon Bonaparte dan dianugerahi penghargaan Legion of Honor order of merit oleh Prancis.
(min)
Lihat Juga :