Sadis, Milisi Houthi Pukuli Ibu Hamil Hingga Tewas di Depan Anak-anaknya
Jum'at, 25 Desember 2020 - 23:27 WIB
loading...
A
A
A
Ayah korban, Ali Abdulkarim al-Ashari membenarkan kejadian sadis itu. Dalam pengaduan yang diterbitkan oleh aktivis di media sosial orang-orang bersenjata dari Departemen Keamanan al-Odain menyerbu rumah putrinya dan menyerang dia serta anak-anaknya, yang menyebabkan kematiannya.
Suami korban muncul dalam video dengan kesedihan dan mencari bantuan.
“Di mana mereka yang mengaku mendukung yang tertindas. Mereka membunuh ibu anak-anak saya. Anak-anak saya menjadi yatim piatu. Di mana 'tuan' yang mengklaim mendukung keadilan," kata sang suami, mengacu pada pemimpin Houthi Abdulmalik al-Houthi.
Tahun lalu, sebuah kelompok hak asasi mengatakan bahwa milisi Houthi di Yaman menahan puluhan wanita tanpa membawa mereka ke pengadilan atau menuntut mereka dengan kejahatan, seringkali menyiksa para tahanan dan memeras keluarga mereka.(Baca juga: Gunakan Rudal Iran, Houthi Serang Fasilitas Minyak Arab Saudi )
Investigasi Associated Press pada Desember lalu menunjukkan bahwa ribuan warga Yaman telah dipenjara oleh milisi Houthi selama lima tahun perang Yaman. Banyak dari mereka mengalami penyiksaan yang ekstrem - wajah mereka dipukul dengan tongkat, digantung dengan rantai di pergelangan tangan atau alat kelamin selama berminggu-minggu, dan dibakar dengan asam.
Suami korban muncul dalam video dengan kesedihan dan mencari bantuan.
“Di mana mereka yang mengaku mendukung yang tertindas. Mereka membunuh ibu anak-anak saya. Anak-anak saya menjadi yatim piatu. Di mana 'tuan' yang mengklaim mendukung keadilan," kata sang suami, mengacu pada pemimpin Houthi Abdulmalik al-Houthi.
Tahun lalu, sebuah kelompok hak asasi mengatakan bahwa milisi Houthi di Yaman menahan puluhan wanita tanpa membawa mereka ke pengadilan atau menuntut mereka dengan kejahatan, seringkali menyiksa para tahanan dan memeras keluarga mereka.(Baca juga: Gunakan Rudal Iran, Houthi Serang Fasilitas Minyak Arab Saudi )
Investigasi Associated Press pada Desember lalu menunjukkan bahwa ribuan warga Yaman telah dipenjara oleh milisi Houthi selama lima tahun perang Yaman. Banyak dari mereka mengalami penyiksaan yang ekstrem - wajah mereka dipukul dengan tongkat, digantung dengan rantai di pergelangan tangan atau alat kelamin selama berminggu-minggu, dan dibakar dengan asam.
(ber)
Lihat Juga :