Trump Ancam Tak Tanda Tangani RUU COVID-19, Ingin BLT Lebih Besar

Rabu, 23 Desember 2020 - 23:01 WIB
loading...
A A A
Jika RUU diubah, melakukannya sebelum 28 Desember bisa sangat sulit. Butuh waktu berbulan-bulan bagi para pihak untuk menyetujui ribuan elemen, tidak hanya tentang bantuan virus corona, tetapi juga kesepakatan USD1,4 triliun untuk mendanai sebagian besar pemerintah AS.

Bahkan jika para pemimpin Kongres ingin mengubah RUU, itu masih harus divoting oleh DPR dan Senat. Juga, banyak anggota parlemen Partai Republik mungkin menolak BLT USD2.000 per orang karena itu akan meningkatkan biaya tagihan menjadi lebih dari USD1 triliun.

Dua tahun lalu, penutupan pemerintah selama 35 hari yang mencapai rekor terlama dipicu ketika Kongres mengirim Trump satu RUU pengeluaran pemerintah yang diduga akan dia dukung. Namun RUU itu ternyata ditolak Trump karena dianggap tidak cukup dana untuk membangun tembok perbatasan AS-Meksiko yang dibanggakannya.

Trump juga mengatakan keringanan pajak dua tahun untuk biaya makan perusahaan "tidak cukup" untuk membantu restoran-restoran yang kesulitan akibat pandemi.

Gedung Putih tidak menandakan keberatan apa pun terhadap undang-undang tersebut sebelum disahkan dan memberikan setiap harapan bahwa Trump akan menandatanganinya.

Menteri Keuangan Steven Mnuchin terlibat dalam negosiasi RUU tersebut dengan Kongres.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Tegaskan Tanpa...
Trump Tegaskan Tanpa AS, Tidak akan Ada Israel, Netanyahu Harus Lebih Tanggung Jawab
Menlu Iran Tegaskan...
Menlu Iran Tegaskan Akhir Perang Dideklarasikan Senin, Resmi Berlaku Jumat
Trump: AS Tidak akan...
Trump: AS Tidak akan Bayar Iran Rp5 Triliun, Itu Berita Palsu
Wapres AS Sebut Iran...
Wapres AS Sebut Iran Bisa Dapat Rp5.312 Triliun, tapi Trump Ragu
Zionis Israel Ratapi...
Zionis Israel Ratapi Kesepakatan Damai AS-Iran: Kami Ditinggalkan Sendirian!
Pesawat Pengebom Nuklir...
Pesawat Pengebom Nuklir B-52 AS Jatuh Tewaskan 8 Awak, Harganya Rp1,5 Triliun
Dukung Tambahan Anggaran...
Dukung Tambahan Anggaran Komnas HAM dan Komnas Perempuan, Marinus Gea: Penting untuk Pemenuhan Hak Asasi Manusia
Skandal Kerajaan, Putra...
Skandal Kerajaan, Putra dari Putri Mahkota Norwegia Divonis Penjara atas Tuduhan Pemerkosaan
Bukan Akhir dari Konflik,...
Bukan Akhir dari Konflik, MoU Perjanjian Damai AS-Iran Hanya Redakan Ketegangan
Rekomendasi
PLN EPI Dorong UMKM...
PLN EPI Dorong UMKM Naik Kelas lewat Budidaya Madu Kelulut
Kang Cucun Gelar Pasar...
Kang Cucun Gelar Pasar Murah di Desa Ciheulang Ciparay
Puasa Tasua, Keutamaan...
Puasa Tasua, Keutamaan dan Jadwal Pelaksanaannya
Berita Terkini
Trump Tegaskan Tanpa...
Trump Tegaskan Tanpa AS, Tidak akan Ada Israel, Netanyahu Harus Lebih Tanggung Jawab
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN...
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN dan Perundingan Bilateral di Sela-selanya
Pengaktifan Kembali...
Pengaktifan Kembali Transit Lewat Selat Hormuz Mungkin Perlu Waktu Beberapa Pekan
Menlu Iran Tegaskan...
Menlu Iran Tegaskan Akhir Perang Dideklarasikan Senin, Resmi Berlaku Jumat
Hamas Sambut Baik Kesepakatan...
Hamas Sambut Baik Kesepakatan AS-Iran, Serukan Penghentian Serangan di Gaza dan Lebanon
7 Fakta Unik Cape Verde,...
7 Fakta Unik Cape Verde, Negara Kecil yang Bikin Spanyol Frustrasi di Piala Dunia 2026
Infografis
Trump Ingin Relokasi...
Trump Ingin Relokasi Warga Gaza ke Indonesia, Kemlu: Tak Dapat Diterima!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved