AS Pertimbangkan Beri Kekebalan Hukum pada Putra Mahkota Arab Saudi
Rabu, 23 Desember 2020 - 07:25 WIB
loading...
A
A
A
Presiden AS Donald Trump, yang hanya memiliki waktu kurang dari sebulan untuk berkuasa, telah menjadi pendukung kuat dan vokal Putra Mahkota MBS. (Baca juga: Imbas Bom Pemakaman Jeddah, MBS Bersumpah Terapkan 'Tangan Besi' )
Trump telah menghindari mengkritik terhadap MBS atas pelanggaran hak asasi manusia kerajaan, menghindar dari menyalahkan kerajaan atas pembunuhan Khashoggi, dan juga memblokir upaya Kongres Amerika untuk mengecam pemerintah Saudi.
Putra tertua al-Jabri, Khalid, mengatakan dukungan AS untuk permohonan Saudi dapat membuka jalan bagi kerajaan untuk mengejar upaya pembunuhan di masa depan di tanah asing.
"Jika (kekebalan hukum) diberikan, AS pada dasarnya akan memberikan kekebalan MBS atas tindakan yang berhasil membunuh Jamal Khashoggi dan gagal membunuh ayah saya," kata Khalid al-Jabri kepada Washington Post, Selasa (22/12/2020).
"Kurangnya akuntabilitas adalah satu hal, tetapi membiarkan impunitas melalui kekebalan adalah seperti mengeluarkan izin untuk membunuh."
Trump telah menghindari mengkritik terhadap MBS atas pelanggaran hak asasi manusia kerajaan, menghindar dari menyalahkan kerajaan atas pembunuhan Khashoggi, dan juga memblokir upaya Kongres Amerika untuk mengecam pemerintah Saudi.
Putra tertua al-Jabri, Khalid, mengatakan dukungan AS untuk permohonan Saudi dapat membuka jalan bagi kerajaan untuk mengejar upaya pembunuhan di masa depan di tanah asing.
"Jika (kekebalan hukum) diberikan, AS pada dasarnya akan memberikan kekebalan MBS atas tindakan yang berhasil membunuh Jamal Khashoggi dan gagal membunuh ayah saya," kata Khalid al-Jabri kepada Washington Post, Selasa (22/12/2020).
"Kurangnya akuntabilitas adalah satu hal, tetapi membiarkan impunitas melalui kekebalan adalah seperti mengeluarkan izin untuk membunuh."
Lihat Juga :