AS Pertimbangkan Beri Kekebalan Hukum pada Putra Mahkota Arab Saudi

Rabu, 23 Desember 2020 - 07:25 WIB
loading...
AS Pertimbangkan Beri...
Putra Mahkota Arab Saudi Mohammad bin Salman. Foto/REUTERS
A A A
WASHINGTON - Pemerintah Amerika Serikat (AS) sedang mempertimbangkan untuk memberikan kekebalan hukum kepada Putra Mahkota Arab Saudi Mohammad bin Salman (MBS) . Calon raja Saudi itu sedang digugat di Amerika atas tuduhan percobaan pembunuhan terhadap seorang perwira intelijen Saudi yang melarikan diri ke Kanada.

The Washington Post melaporkan pemerintah Saudi telah meminta agar MBS dilindungi oleh pemerintah AS dari tanggung jawab dalam gugatan kasus yang diajukan awal tahun ini oleh Saad al-Jabri, mantan perwira intelijen yang juga mantan pejabat kementerian dalam negeri Saudi. Al-Jabri sebelum melarikan diri adalah penasihat putra mahkota yang digulingkan; Mohammad bin Nayef. (Baca: MBS Bantah Kirim Tim Pembunuh untuk Habisi Mantan Mata-mata Saudi di Kanada )

Jabri, yang dicirikan dalam gugatan hukum sebagai "mitra tepercaya para pejabat intelijen AS", mengklaim bahwa MBS mengirim tim pembunuh 50 orang yang dijuluki "Pasukan Harimau" pada Oktober 2018—hanya dua minggu setelah pembunuhan jurnalis pembangkang Saudi Jamal Khashoggi.

Menurut Washington Post, Departemen Luar Negeri mengirim daftar pertanyaan kepada pengacara Jabri yang meminta pendapat hukum mereka tentang apakah AS harus mengabulkan permintaan Arab Saudi untuk memberikan kekebalan hukum kepada MBS.

Surat kabar itu melaporkan bahwa rekomendasi Departemen Luar Negeri juga dapat menyebabkan penghapusan status terdakwa MBS dalam kasus lain yang baru-baru ini diajukan di AS, termasuk gugatan atas pembunuhan Khashoggi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Marah, Tuding...
Trump Marah, Tuding Iran Bocorkan Detail Kesepakatan Damai
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
Iran Tegaskan Pengelolaan...
Iran Tegaskan Pengelolaan Selat Hormuz akan Disepakati Melalui Dialog Regional
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Ayatollah Khamenei Sudah...
Ayatollah Khamenei Sudah Lebih dari 100 Hari Meninggal, Iran Tunda Lagi Penguburannya
Piala Dunia 2026: Saat...
Piala Dunia 2026: Saat Sepak Bola Jadi Mesin Uang FIFA
Korban Tewas Gempa M7,8...
Korban Tewas Gempa M7,8 di Filipina Bertambah Menjadi 41 Orang
Brutal! Geng Narkoba...
Brutal! Geng Narkoba Tembak Mati 5 Polisi Jelang Pembukaan Piala Dunia di Meksiko
Rekomendasi
Perkuat Penetrasi Pasar,...
Perkuat Penetrasi Pasar, EVO Group Perbarui Kemasan Life Cat dan Ori Cat
BYD M6 DM Diklaim Irit...
BYD M6 DM Diklaim Irit 65 Km/Liter, Sudah Diuji 150 Km Nyaris Tanpa Minum Bensin
Perumda Dharma Jaya...
Perumda Dharma Jaya Edukasi Ketahanan Pangan ke Siswa SMPN 51 Jakarta
Berita Terkini
Trump Marah, Tuding...
Trump Marah, Tuding Iran Bocorkan Detail Kesepakatan Damai
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
Iran Tegaskan Pengelolaan...
Iran Tegaskan Pengelolaan Selat Hormuz akan Disepakati Melalui Dialog Regional
Netanyahu dan Trump...
Netanyahu dan Trump Bahas Nota Kesepahaman Mendatang dengan Iran
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Infografis
Head to Head Timnas...
Head to Head Timnas Indonesia vs Arab Saudi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved