Iran Buka Perundingan Tak Langsung dengan Presiden AS Terpilih Biden

Rabu, 23 Desember 2020 - 04:04 WIB
loading...
Iran Buka Perundingan...
Presiden AS terpilih Joe Biden. Foto/REUTERS
A A A
TEHERAN - Iran membuka saluran dialog tak langsung terkait kesepakatan nuklir dengan pemerintahan Presiden Amerika Serikat (AS) terpilih Joe Biden.

Perkembangan itu diumumkan media Israel, Walla. Mengutip pejabat keamanan Israel, situs berita Walla itu melaporkan, “Kepala Staf AS Mark Milley dan mitranya dari Israel, Aviv Kochavi, melakukan diskusi profesional yang panjang tentang kesepakatan Iran, dengan partisipasi sejumlah pemimpin militer Israel."

“Kochavi juga membahas perkembangan keamanan di wilayah tersebut, kehadiran Iran di Suriah, proyek rudal balistik, dan tantangan keamanan bersama yang akan dihadapi militer Israel dan Amerika pada tahun 2021," ungkap laporan Walla.

Pada Mei 2018, Presiden AS Donald Trump secara sepihak menarik diri dari kesepakatan nuklir Iran yang ditandatangani kekuatan dunia termasuk Jerman dan Inggris. (Baca Juga: Tak Hanya Kapal Selam AS, Kapal Selam Israel Juga Gertak Iran)

Trump kemudian menjatuhkan sanksi yang "belum pernah terjadi sebelumnya" pada Republik Islam Iran. (Lihat Infografis: Kini Ornamen Natal Dijual Secara Terbuka di Arab Saudi)

Sebagai tanggapan, Teheran mengakui telah melanggar banyak batasan kesepakatan pada aktivitas nuklirnya, mencatat pelanggarannya dapat dibatalkan jika langkah Washington juga dibatalkan. (Lihat Video: Jokowi Reshuffle Enam Menteri di Kabinet Indonesia Maju)



Biden yang menjabat pada 20 Januari, mengatakan dia akan membawa Amerika Serikat kembali ke dalam kesepakatan jika Iran kembali mematuhi sepenuhnya pembatasan nuklirnya.

Meski demikian, Iran menolak negosiasi ulang dalam kesepakatan nuklir tersebut.

AS di era pemerintahan Trump mendesak adanya kesepakatan baru dengan Iran terkait program rudal dan pengaruh politik Iran yang terus menguat di kawasan Timur Tengah.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Uni Emirat Arab Bayar...
Uni Emirat Arab Bayar Iran Rp355,5 Triliun agar Berhenti Menyerang
AS Habisi Bos Geng Tren...
AS Habisi Bos Geng Tren de Aragua, Markasnya di Venezuela Dibom hingga Berkeping-keping
Penasihat Mojtaba Khamenei:...
Penasihat Mojtaba Khamenei: Trump Setuju Cairkan Aset Iran Rp426,7 Triliun yang Dibekukan AS
Korea Utara Marah AS...
Korea Utara Marah AS Jual Rudal Canggih ke Korea Selatan, Menyebutnya Ekspor Perang
Profesor AS: Israel,...
Profesor AS: Israel, Bukan Iran, yang Jadi Ancaman Nuklir Utama di Timur Tengah
Trump: AS dan Iran Teken...
Trump: AS dan Iran Teken Kesepakatan Hari Ini, Selat Hormuz Akan Dibuka untuk Semua
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Korban Tewas Gempa Dahsyat...
Korban Tewas Gempa Dahsyat M 7,8 di Filipina Bertambah Jadi 53 Orang
Unik! Polisi Peru Nyamar...
Unik! Polisi Peru Nyamar Jadi Maskot Piala Dunia 2026 saat Tangkap Pengedar Narkoba
Rekomendasi
Gejala Usus Buntu yang...
Gejala Usus Buntu yang Sering Diabaikan, Dari Nyeri Perut hingga Demam Mendadak
Mahasiswa Soroti Pemborosan...
Mahasiswa Soroti Pemborosan APBN, Qodari: Prabowo Berhasil Hemat Rp300 Triliun
PB LEMKARI Gelar Kongres...
PB LEMKARI Gelar Kongres Luar Biasa 2026, Sempurnakan Nama dan Logo Organisasi
Berita Terkini
Uni Emirat Arab Bayar...
Uni Emirat Arab Bayar Iran Rp355,5 Triliun agar Berhenti Menyerang
Swedia: Konflik Rusia-NATO...
Swedia: Konflik Rusia-NATO Bisa Pecah dalam Waktu Dekat
AS Habisi Bos Geng Tren...
AS Habisi Bos Geng Tren de Aragua, Markasnya di Venezuela Dibom hingga Berkeping-keping
Penasihat Mojtaba Khamenei:...
Penasihat Mojtaba Khamenei: Trump Setuju Cairkan Aset Iran Rp426,7 Triliun yang Dibekukan AS
Korea Utara Marah AS...
Korea Utara Marah AS Jual Rudal Canggih ke Korea Selatan, Menyebutnya Ekspor Perang
Profesor AS: Israel,...
Profesor AS: Israel, Bukan Iran, yang Jadi Ancaman Nuklir Utama di Timur Tengah
Infografis
9 Keunggulan Kapal Selam...
9 Keunggulan Kapal Selam Mini Iran yang Membuat Kapal Induk AS Menjauh
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved