Pertama Dalam 15 Tahun, Menlu Turki Sambangi Jakarta

Selasa, 22 Desember 2020 - 14:24 WIB
loading...
Pertama Dalam 15 Tahun,...
Menlu RI, Retno Marsudi menyebut kunjungan Cavusoglu adalah kunjungan Menteri Luar Negeri Turki pertama, secara bilateral, dalam kurun waktu 15 tahun terakhir. Foto/Kemlu RI
A A A
JAKARTA - Menteri Luar Negeri Turki, Mevlut Cavusoglu melakukan kunjungan ke Jakarta. Menteri Luar Negeri Indonesia , Retno Marsudi menyebut ini adalah kunjungan Menteri Luar Negeri Turki pertama, secara bilateral, dalam kurun waktu 15 tahun terakhir.

"Ini merupakan kunjungan pertama oleh Menteri Luar Negeri Turki secara bilateral dalam kurun waktu 15 tahun terakhir dan bertepatan dengan peringatan 70 Tahun Hubungan Diplomatik Indonesia-Turki tahun ini," ucap Retno saat menggelar konferensi pers bersama dengan Cavusoglu pada Selasa (22/12/2020).

"Kunjungan kali ini menunjukan di tengah pandemi, kemitraan Indonesia – Turki terus berkembang tidak saja untuk kepentingan dua negara, namun juga bagi dunia," sambungnya. ( Baca juga: Pompeo: Sanksi pada Turki Bertujuan Cegah Pengaruh Rusia )

Retno menuturkan, dia dan Cavusoglu sepakat untuk melanjutkan perundingan Indonesia – Turkey Comprehensive Economic Partnership Agreement (IT–CEPA) dan harapan dapat selesai pada tahun 2021.

IT-CEPA, jelasnya, berpotensi meningkatkan perdagangan bilateral Indonesia-Turki. Retno menyebut, ini juga akan menunjukan komitmen kedu negara terhadap sistem perdagangan multilateral yang terbuka, adil dan bebas, dan upaya bersama untuk mendukung pemulihan ekonomi pasca pandemi.

"Terkait investasi, kami menyambut minat investor Turki yang semakin meningkat di Indonesia. Beberapa proyek yang saat ini sedang dibahas adalah di bidang perkapalan, pertanian dan infrastruktur," ungkapnya. ( Baca juga: Uni Eropa Bahas Ekspor Senjata ke Turki dengan NATO dan AS )

"Saya juga menyampaikan kepada Menteri Luar Negeri Turki mengenai UU Cipta Kerja yang baru saja diberlakukan, yang saya yakini dapat menciptakan iklim investasi yang semakin kondusif bagi investasi Turki di Indonesia. Saya juga secara khusus menyoroti pentingnya kerja sama Turki Indonesia, terutama dalam proyek-proyek infrastruktur di Indonesia dalam skema Public Private Partnership (PPP)," tukasnya.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Koridor Dagang Ankara...
Koridor Dagang Ankara dan Riyadh Buat Israel Ketar-ketir, Ini 3 Pemicunya
Mungkinkah Turki Serius...
Mungkinkah Turki Serius Hidupkan Kembali Kekuasaan Kekaisaran Ottoman untuk Membebaskan Yerusalem?
Turki Ingin Rebut dan...
Turki Ingin Rebut dan Bebaskan Yerusalem, Israel Beri Respons Sinis
Selat Hormuz Berkecamuk,...
Selat Hormuz Berkecamuk, Turki Tawarkan Jalur Kereta Api Hejaz Modern
Agen Mata-mata Israel...
Agen Mata-mata Israel Isyaratkan Mesir dan Turki sebagai Target Perang Berikutnya
Erdogan Dorong Negara...
Erdogan Dorong Negara Muslim Bersatu Beri Pelajaran ke Netanyahu
Prabowo Ungkap Indonesia...
Prabowo Ungkap Indonesia Ingin Perluas Peluang WNI Kerja di Jerman
AS Rilis 14 Poin Perjanjian...
AS Rilis 14 Poin Perjanjian yang Disepakati dengan Iran untuk Akhiri Perang
Pulau Antartika Australia...
Pulau Antartika Australia Diserang Flu Burung, Ribuan Anak Anjing Laut Mati!
Rekomendasi
Nyaris Telanjang, Ivana...
Nyaris Telanjang, Ivana Knoll Bikin Gempar Piala Dunia 2026
Di Hadapan Pimpinan...
Di Hadapan Pimpinan DPR, Mahasiswa Minta Pemerintah Tak Mainkan Isu Perut Rakyat
Indonesia Perkuat Regenerasi...
Indonesia Perkuat Regenerasi Atlet demi Kuasai Panggung MMA Asia
Berita Terkini
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
4 Tentara Israel Tewas,...
4 Tentara Israel Tewas, Menteri-menteri Ekstremis Ancam Bakar Seluruh Lebanon, Buka Gerbang Neraka
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Netanyahu Keras Kepala,...
Netanyahu Keras Kepala, Israel Tak akan Mundur dari Lebanon Selatan
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
Infografis
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Menggelar Car Free Day di Rasuna Said
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved