Tiga Roket Katyusha Hujani Kedutaan AS di Zona Hijau Irak
Senin, 21 Desember 2020 - 07:07 WIB
loading...
A
A
A
Menurut militer Irak, roket-roket itu menghantam kompleks perumahan di dalam Zona Hijau, merusak gedung dan mobil tetapi tidak menimbulkan korban jiwa. (Baca juga: Kapal Induk China Mendekat, Taiwan Kerahkan 6 Kapal Perang dan 8 Pesawat )
Kedutaan Besar AS di Baghdad mengonfirmasi dalam sebuah pernyataan bahwa roket yang menargetkan Zona Hijau mengakibatkan keterlibatan sistem pertahanan kedutaan.
“Ada beberapa kerusakan ringan di kompleks Kedutaan tetapi tidak ada korban luka atau korban. Kami telah menerima laporan kerusakan pada daerah pemukiman di dekat Kedutaan Besar AS dan mungkin beberapa luka pada warga sipil Irak yang tidak bersalah," bunyi pernyataan kedutaan tersebut.
"Seperti yang telah kami katakan berkali-kali, serangan semacam ini terhadap fasilitas diplomatik merupakan pelanggaran hukum internasional dan merupakan serangan langsung terhadap kedaulatan pemerintah Irak. Kami menyerukan kepada semua pemimpin politik dan pemerintah Irak untuk mengambil langkah-langkah untuk mencegah serangan semacam itu dan meminta pertanggungjawaban mereka yang bertanggung jawab," imbuh kedutaan.
Kedutaan Besar AS di Baghdad mengonfirmasi dalam sebuah pernyataan bahwa roket yang menargetkan Zona Hijau mengakibatkan keterlibatan sistem pertahanan kedutaan.
“Ada beberapa kerusakan ringan di kompleks Kedutaan tetapi tidak ada korban luka atau korban. Kami telah menerima laporan kerusakan pada daerah pemukiman di dekat Kedutaan Besar AS dan mungkin beberapa luka pada warga sipil Irak yang tidak bersalah," bunyi pernyataan kedutaan tersebut.
"Seperti yang telah kami katakan berkali-kali, serangan semacam ini terhadap fasilitas diplomatik merupakan pelanggaran hukum internasional dan merupakan serangan langsung terhadap kedaulatan pemerintah Irak. Kami menyerukan kepada semua pemimpin politik dan pemerintah Irak untuk mengambil langkah-langkah untuk mencegah serangan semacam itu dan meminta pertanggungjawaban mereka yang bertanggung jawab," imbuh kedutaan.
(min)
Lihat Juga :