Raja Thailand Diduga Memerintah Negaranya dari Resor Jerman dengan Para Selir

Jum'at, 18 Desember 2020 - 01:20 WIB
loading...
A A A
Perpanjangan masa tinggal raja di Jerman saat menjalankan urusan kenegaraan dapat melanggar prinsip kedaulatan teritorial. Para kritikus dilaporkan mendesak pemerintah Jerman untuk menyatakan dia persona non grata di Jerman dan menghantamnya dengan tagihan pajak warisan €3 miliar (USD3,6 miliar).

Thailand kemungkinan akan berpendapat bahwa kepala pemerintahan lain telah mengatur urusan negara mereka selama perjalanan ke luar negeri, tetapi masa tinggal raja yang diperpanjang akan menguatkan kritik yang mengatakan bahwa pemerintahan dari Jerman melanggar hak Jerman sebagai negara yang berdaulat.

Tempat tinggal efektif Vajiralongkorn di Jerman terungkap pada awal pandemi, ketika hotel-hotel Jerman diperintahkan untuk ditutup oleh pemerintah. Grand Hotel Sonnenbichl, di resor Alpen di Garmisch-Partenkirchen, berhasil mengajukan banding atas keputusan tersebut, dengan alasan bahwa itu harus diizinkan untuk terus menjadi tuan rumah raja.

Kanselir Jerman Angela Merkel telah didesak oleh oposisi Thailand untuk mengusirnya, dan Heiko Maas, menteri luar negeri Jerman, telah memperingatkan raja bahwa dia akan menghadapi "konsekuensi langsung" jika dia ditemukan menjalankan urusan pemerintah secara tidak sah di tanah Jerman. (Baca juga: Terancam oleh Militer Indonesia, Benny Wenda 'Merengek' ke PBB )

Hati nurani Jerman telah ditusuk oleh laporan represi tangan yang semakin berat terhadap gerakan protes Thailand terhadap ekses monarki. Laporan tentang kehidupan seks raja, praktik eksentrik seperti menunjuk anjing pudel sebagai punggawa, dan foto dirinya di pusat perbelanjaan Jerman yang mengenakan tank top tidak membantu.

Raja telah lama dituduh melakukan pemborosan, dan The Daily Beast melaporkan awal tahun ini bahwa ia diduga telah membangun armada luar biasa yang terdiri dari 38 jet dan helikopter untuk digunakan. Dokumen yang dibagikan dengan Financial Times menunjukkan pemeliharaan, bahan bakar, dukungan darat, dan biaya lain dari armada berjumlah hampir USD64 juta untuk tahun fiskal mendatang.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Proyek Jet Tempur FCAS...
Proyek Jet Tempur FCAS Prancis-Jerman Gagal, Pukulan Telak bagi Macron
Negara Anggota NATO...
Negara Anggota NATO Ini Mengalami Kemandulan Kemampuan Militer Terburuk
Ironi Kekayaan Raja...
Ironi Kekayaan Raja Thailand Vajiralongkorn Rp778 Triliun: Hampir 3 Kali Anggaran MBG, tapi Pewarisnya Tak Jelas
AS Batal Kirim Rudal...
AS Batal Kirim Rudal Tomahawk ke Jerman Diduga Khawatir dengan Pembalasan Rusia
Jerman Gagal Peroleh...
Jerman Gagal Peroleh Kursi di Dewan Keamanan PBB untuk Pertama Kali
Jerman Gagal Rebut Kursi...
Jerman Gagal Rebut Kursi DK PBB untuk Pertama Kalinya
Cerita Bunda Corla Kehilangan...
Cerita Bunda Corla Kehilangan Pekerjaan di Jerman, Ketahuan Liburan saat Cuti Sakit
Tanggapi Surat Terbuka,...
Tanggapi Surat Terbuka, Putin Tolak Bertemu Empat Mata dengan Zelensky
Iran Gempur 22 Pangkalan...
Iran Gempur 22 Pangkalan AS di Timur Tengah termasuk Hanggar Jet Tempur F-35
Rekomendasi
Skenario Terburuk Pasar...
Skenario Terburuk Pasar Energi 2026: Exxon Peringatkan Harga Minyak Dunia Bakal Tembus USD160/Barel
Harga Emas Ambles Rp24...
Harga Emas Ambles Rp24 Ribu Jadi Rp2.689.000 per Gram, Buyback Terjun Bebas Rp92.000
KPK Periksa Bupati Muara...
KPK Periksa Bupati Muara Enim Edison setelah OTT ASN BPK
Berita Terkini
Pertama Kalinya, Taiwan...
Pertama Kalinya, Taiwan Tembakkan Puluhan Rudal HIMARS Amerika ke Arah China
Ini Bukti Biadabnya...
Ini Bukti Biadabnya Tentara Israel Tembak Mati Bayi Palestina di Tepi Barat
Trump: 49 Rudal Tomahawk...
Trump: 49 Rudal Tomahawk Gempur Iran, AS Akan Bombardir Habis-habisan
Iran Balas Bombardir...
Iran Balas Bombardir 18 Target Militer AS, Termasuk Sistem Rudal Patriot
Sistem Rudal Iran Tembaki...
Sistem Rudal Iran Tembaki Jet Tempur F-16 AS
AS Menyerang Lagi, Iran...
AS Menyerang Lagi, Iran Tutup Total Selat Hormuz
Infografis
Karier Militer Mayjen...
Karier Militer Mayjen Sineenat Wongvajirapakdi, Selir Istimewa Raja Thailand
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved