Trump Dipastikan Keluar dari Gedung Putih, Rouhani Semringah

Kamis, 17 Desember 2020 - 15:40 WIB
loading...
Trump Dipastikan Keluar...
Rouhani mengatakan, dia senang bukan karena Biden akan menjadi Presiden AS berikutnya, tapi, karena Trump dipastikan akan meninggalkan Gedung Putih. Foto/REUTERS
A A A
TEHERAN - Presiden Iran , Hassan Rouhani menyambut baik pengumuman resmi pemilihan Presiden Amerika Serikat (AS) , di mana Joe Biden dipastikan memenangkan pertarungan itu. Biden meraih sertifikasi 55 electoral votes negara bagian California, yang membuat perolehan suaranya melewati ambang batas 270 electoral votes.

Rouhani mengatakan, dia senang bukan karena Biden akan menjadi Presiden AS berikutnya. Tapi, karena Donald Trump dipastikan akan meninggalkan Gedung Putih pada Januari mendatang.

Berbicara saat pertemuan kabinet, Rouhani menyebut Trump sebagai Presiden AS yang paling tidak taat hukum dan seorang "teroris." ( Baca juga: Rouhani Tolak Negosiasi Program Rudal Iran )

"Kami tidak terlalu senang dengan kedatangan Tuan Biden, tapi kami senang Trump pergi," kata Rouhani saat membuka pertemuan kabinet, seperti dilansir Al Arabiya pada Kamis (17/12/2020).

Biden sendiri secara total meraih 306 electoral votes, melebihi 270 electoral votes yang dibutuhkan seorang calon presiden untuk menang pilpres AS. Biden dan pasangannya Kamala Harris akan menjabat pada 20 Januari 2021.

Di bawah sistem yang rumit sejak tahun 1780-an, seorang kandidat menjadi Presiden AS bukan dengan memenangkan mayoritas suara populer (popular votes) tetapi melalui sistem Electoral College, yang memberikan suara elektoral ke 50 negara bagian dan District of Columbia.

Trump mengatakan akhir bulan lalu bahwa dia akan meninggalkan Gedung Putih jika Electoral College memilih Biden, tetapi sejak itu terus menekan dengan kampanyenya yang belum pernah terjadi sebelumnya untuk membatalkan kekalahannya. Ia juga mengajukan sejumlah tuntutan hukum yang menentang penghitungan suara.

Namun, upaya Trump itu nihil. Meski kalah, Trump mengulangi serangkaian klaim palsu tentang kecurangan pemilu AS.( Baca juga: Electoral College Resmi Nyatakan Biden Menang Pilpres AS )
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Tegaskan Pengelolaan...
Iran Tegaskan Pengelolaan Selat Hormuz akan Disepakati Melalui Dialog Regional
Netanyahu dan Trump...
Netanyahu dan Trump Bahas Nota Kesepahaman Mendatang dengan Iran
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Ayatollah Khamenei Sudah...
Ayatollah Khamenei Sudah Lebih dari 100 Hari Meninggal, Iran Tunda Lagi Penguburannya
Elon Musk Triliuner...
Elon Musk Triliuner Pertama di Dunia, Kekayaannya Rp19.706,5 Triliun Setara 73 Kali Anggaran MBG
Piala Dunia 2026: Saat...
Piala Dunia 2026: Saat Sepak Bola Jadi Mesin Uang FIFA
Belfast Membara! Kerusuhan...
Belfast Membara! Kerusuhan Pecah, Sejumlah Bangunan dan Kendaraan Dibakar
Trump Ungkap Heli Tempur...
Trump Ungkap Heli Tempur Apache AS Ditembak Jatuh Iran Pakai Drone
Rekomendasi
Distributor di Kaltim...
Distributor di Kaltim Ikuti Factory Visit SIG untuk Perkuat Kemitraan
Pertamina Pangkas 124...
Pertamina Pangkas 124 Anak Usaha, Ada yang di Merger hingga Likuidasi
KPK Rincikan Penyitaan...
KPK Rincikan Penyitaan Uang dari Geledah Rumah Silmy Karim
Berita Terkini
Iran Tegaskan Pengelolaan...
Iran Tegaskan Pengelolaan Selat Hormuz akan Disepakati Melalui Dialog Regional
Netanyahu dan Trump...
Netanyahu dan Trump Bahas Nota Kesepahaman Mendatang dengan Iran
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
Israel Jadi Negara yang...
Israel Jadi Negara yang Paling Banyak Diboikot di Dunia
Infografis
Saat Sekutu Berhenti...
Saat Sekutu Berhenti Menuruti Donald Trump
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved