Diduga Danai Hamas dan PIJ, Warga AS Gugat Qatar

Kamis, 17 Desember 2020 - 09:02 WIB
loading...
A A A
“Masraf al Rayan kemudian menggunakan rekening bank koresponden yang berlokasi di New York untuk melakukan transaksi yang melibatkan dolar AS ("USD") dan untuk mentransfer dana dari Doha, melalui New York, ke rekening Qatar Charity di Wilayah Palestina di salah satu Bank Palestina atau Bank Islam di Ramallah,” menurut gugatan tersebut.

Gugatan baru yang diajukan pada hari Selasa ini menyusul pengaduan sebelumnya yang diajukan secara terpisah pada bulan Juni oleh pengacara AS Steven Perles, yang telah menuntut kasus-kasus penting yang melibatkan terorisme dan pendanaan teror atas nama keluarga serta korban yang mencari kompensasi atas serangan teror di masa lalu.

Gugatan itu juga menuduh Qatar diam-diam mendanai Hamas dan kelompok PIJ dengan jutaan dolar yang melakukan serangan teror yang menewaskan warga AS. Perles secara khusus menuduh bahwa uang yang digunakan oleh Hamas dan PIJ digunakan untuk melakukan setidaknya enam serangan antara 2014 dan 2016.

Gugatan bulan Juni itu mengatakan bahwa antara Maret dan September 2015, Qatar Charity memberikan USD28 juta kepada kelompok-kelompok di wilayah Palestina yang mungkin memiliki kemudian dipindahkan ke Hamas dan PIJ.(Baca juga: Hamas: UEA Mainkan Peran Mencurigakan dalam Mendukung Pemukim Israel )
(ber)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon Selatan Meski Ada Kesepakatan AS-Iran
Hamas Sambut Baik Kesepakatan...
Hamas Sambut Baik Kesepakatan AS-Iran, Serukan Penghentian Serangan di Gaza dan Lebanon
Posisi Iran Jadi Pemenang,...
Posisi Iran Jadi Pemenang, Israel Tetap Berstatus Pecundang
Zionis Israel Ratapi...
Zionis Israel Ratapi Kesepakatan Damai AS-Iran: Kami Ditinggalkan Sendirian!
Presiden Mahmoud Abbas:...
Presiden Mahmoud Abbas: Pilpres Palestina Digelar Awal 2027
AS dan Iran Sepakat...
AS dan Iran Sepakat Damai, Netanyahu Jadi Sasaran Kemarahan Warga Israel
Dokumen Rahasia Bocor!...
Dokumen Rahasia Bocor! Qatar Diam-diam Tawarkan Kesepakatan Gelap ke Iran
Suami Divonis 4 Tahun...
Suami Divonis 4 Tahun Penjara karena Paksa Istri Berhubungan Seks dengan 120 Pria
Wapres AS Sebut Iran...
Wapres AS Sebut Iran Bisa Dapat Banyak Manfaat jika Mau Berdamai, tapi...
Rekomendasi
KPK Telusuri Dugaan...
KPK Telusuri Dugaan Aliran Uang Kasus Kuota Haji dari Kemenag ke Pansus DPR
Mutasi TNI: Marsdya...
Mutasi TNI: Marsdya M. Khairil Lubis Jabat Dansesko TNI, Marsda Muzafar Jadi Pangkogabwilhan II
Indonesia-Australia...
Indonesia-Australia Kolaborasi Cetak Tenaga Ahli Butchery dan Food Safety
Berita Terkini
Serangan Israel ke Lebanon...
Serangan Israel ke Lebanon Bisa Gagalkan Perdamaian AS dan Iran, Ini 3 Alasannya
4 Alasan Iran Mampu...
4 Alasan Iran Mampu Memberikan Pukulan Telak ke Amerika Serikat dan Israel
Mengapa Kekejaman Israel...
Mengapa Kekejaman Israel di Lebanon Bisa Picu Pembalasan dari Iran?
Ini Keunggulan Pesawat...
Ini Keunggulan Pesawat Pengebom B-52 vs Tu-22M3 yang Jatuh pada Hari yang Sama
IRGC Seharusnya Jadi...
IRGC Seharusnya Jadi Teladan bagi Negara Muslim di Seluruh Dunia
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved