Pemerintah Nigeria Kantongi Lokasi Ratusan Anak yang Diculik Boko Haram
Kamis, 17 Desember 2020 - 08:01 WIB
loading...
A
A
A
Beberapa saksi mengatakan kepada CNN bahwa mereka yang menargetkan sekolah tersebut adalah pria bersenjata Fulani, kelompok etnis yang terlibat dalam penculikan dan aktivitas kriminal di daerah tersebut.
Faksi Shekau dari Boko Haram berada di balik penculikan hampir 300 siswi di Chibok pada 2014. Penahanan mereka berlangsung bertahun-tahun dan banyak dari anak-anak itu tidak pernah dikembalikan setelah pembebasan yang dinegosiasikan.
Pada tahun 2018, kelompok Boko Haram yang memisahkan diri dari ISWAP menculik lebih dari 100 gadis di Dapchi. Semua kecuali satu dibebaskan beberapa minggu kemudian, setelah negosiasi.
Meskipun ini adalah contoh yang paling terkenal, Boko Haram telah menculik lebih dari 1.000 anak sejak 2013, menurut UNICEF.
"Kami sekarang bertanggung jawab dan akan memenuhi tanggung jawab kami untuk memastikan bahwa kami melakukan yang terbaik yang kami bisa untuk melindungi kehidupan rakyat kami dan sekarang prioritasnya adalah untuk memastikan bahwa anak-anak ini dengan selamat kembali ke keluarga mereka dan kembali ke sekolah," tutur Masari.
Amnesty International mengutuk serangan pada Rabu itu dan mengatakan itu adalah pelanggaran serius terhadap hukum humaniter internasional yang merongrong hak atas pendidikan bagi ribuan anak di Nigeria utara.
Faksi Shekau dari Boko Haram berada di balik penculikan hampir 300 siswi di Chibok pada 2014. Penahanan mereka berlangsung bertahun-tahun dan banyak dari anak-anak itu tidak pernah dikembalikan setelah pembebasan yang dinegosiasikan.
Pada tahun 2018, kelompok Boko Haram yang memisahkan diri dari ISWAP menculik lebih dari 100 gadis di Dapchi. Semua kecuali satu dibebaskan beberapa minggu kemudian, setelah negosiasi.
Meskipun ini adalah contoh yang paling terkenal, Boko Haram telah menculik lebih dari 1.000 anak sejak 2013, menurut UNICEF.
"Kami sekarang bertanggung jawab dan akan memenuhi tanggung jawab kami untuk memastikan bahwa kami melakukan yang terbaik yang kami bisa untuk melindungi kehidupan rakyat kami dan sekarang prioritasnya adalah untuk memastikan bahwa anak-anak ini dengan selamat kembali ke keluarga mereka dan kembali ke sekolah," tutur Masari.
Amnesty International mengutuk serangan pada Rabu itu dan mengatakan itu adalah pelanggaran serius terhadap hukum humaniter internasional yang merongrong hak atas pendidikan bagi ribuan anak di Nigeria utara.
(ber)
Lihat Juga :