Diculik saat Umur 4 Tahun, Pria Ini Bersatu Kembali dengan Orang Tua Kandung setelah 21 Tahun

Minggu, 28 Desember 2025 - 08:44 WIB
loading...
Diculik saat Umur 4...
Peng Congcong, pria China yang diculik saat berumur 4 tahun, telah bersatu kembali dengan orang tua kandung setelah terpisah 21 tahun. Foto/SCMP/Douyin
A A A
BEIJING - Seorang pria di China yang diculik saat berusia empat tahun telah bersatu kembali dengan orang tua kandungnya setelah terpisah 21 tahun. Dia pun memilih untuk memutuskan hubungan dengan keluarga angkat yang sudah membesarkannya.

Peng Congcong, yang kini berusia 26 tahun, berasal dari provinsi Jiangxi di China tenggara, membagikan unggahan daring pada 12 Desember yang merefleksikan tahun pertamanya setelah bersatu kembali dengan keluarga biologisnya.

Peng mengatakan keluarganya pindah ke Beijing ketika dia masih kecil dan dia diculik setelah dibujuk untuk pergi bermain di dekat pasar setempat.

Baca Juga: Tes DNA: Hitler Bukan Yahudi, Kemungkinan Mikropenis dan Memiliki 1 Testis

Orang tuanya segera melaporkannya hilang dan menghabiskan 21 tahun mencarinya, memasang poster dan mengikuti petunjuk di seluruh negeri.

Selama waktu itu, Peng dibesarkan oleh sebuah keluarga di provinsi Jiangsu di China timur dan diberi nama baru, Zhang Kun.
Beberapa laporan media China menggambarkan keluarga angkat asal Jiangsu tersebut sebagai pembeli dalam kasus perdagangan anak, meskipun Peng belum berkomentar secara terbuka tentang klaim tersebut.

Pada Desember tahun lalu, polisi memberi tahu Peng bahwa dia bukan berasal dari Jiangsu dan bahwa keluarga kandungnya telah menemukannya melalui tes DNA.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
China Tuduh Militer...
China Tuduh Militer Jepang Mengganggu Latihan Tempur Kapal Induk Liaoning
Viral, Robot China Ini...
Viral, Robot China Ini Mengemis di Jalan untuk Bayar Listrik
AS Kerahkan Sistem Rudal...
AS Kerahkan Sistem Rudal Canggih Typhon ke Jepang, Dapat Menargetkan China
Pertama Kalinya, China...
Pertama Kalinya, China Pamer Peluncuran Rudal Hipersonik Dongfeng-17 sebagai Pesan untuk AS
Studi: Surplus Ekspor...
Studi: Surplus Ekspor China Kian Tekan Peluang Industri Negara Berkembang
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
Standar Keselamatan...
Standar Keselamatan Kendaraan Listrik Baru China Lebih Ketat!
AS Rilis 14 Poin Perjanjian...
AS Rilis 14 Poin Perjanjian yang Disepakati dengan Iran untuk Akhiri Perang
Rekor! Polisi Australia...
Rekor! Polisi Australia Sita 3 Ton Kokain Senilai Rp10,2 Triliun
Rekomendasi
Sidang Putusan Perkara...
Sidang Putusan Perkara Chromebook Digelar 30 Juni, Nadiem: Saya Harap Keputusannya Bebas
PT MNC Vision Networks...
PT MNC Vision Networks Tbk Berpartisipasi dalam Jalan Sehat Hari Donor Darah Sedunia 2026 di Monas
Di Balik Karier Musiknya,...
Di Balik Karier Musiknya, Anneth Delliecia Ternyata Punya Mimpi Jadi Pembalap F1
Berita Terkini
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Awas, AI dalam Beberapa...
Awas, AI dalam Beberapa Bulan Lagi Bisa Lumpuhkan Pemerintahan di Berbagai Negara
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
AS Mediasi Perundingan...
AS Mediasi Perundingan Lebanon-Israel, Bahas Kemungkinan Penarikan Zionis dari Lebanon Selatan
Infografis
4 Orang Alami Kelumpuhan...
4 Orang Alami Kelumpuhan Wajah Setelah Disuntik Vaksin Pfizer
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved